Kamis, 22 Januari 2026

Atalanta Tumbang Di Bergamo, Athletic Bilbao Bangkit Dramatis Lewat Tiga Gol

Atalanta Tumbang Di Bergamo, Athletic Bilbao Bangkit Dramatis Lewat Tiga Gol
Atalanta Tumbang Di Bergamo, Athletic Bilbao Bangkit Dramatis Lewat Tiga Gol

JAKARTA - Atmosfer Gewiss Stadium semula berpihak penuh kepada Atalanta yang tampil agresif sejak awal laga. 

Dukungan publik tuan rumah mengiringi langkah La Dea dalam upaya mengamankan posisi di fase liga Liga Champions 2025/2026. Namun, dinamika pertandingan berubah drastis selepas jeda, ketika Athletic Club menunjukkan respons luar biasa dan membalikkan keadaan melalui performa efektif di babak kedua.

Pertandingan matchday ketujuh Liga Champions yang digelar Kamis dini hari WIB ini menjadi salah satu laga paling menegangkan. Atalanta yang sempat unggul harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 2-3. Kekalahan ini berdampak langsung pada posisi klasemen, sementara Athletic menjaga asa untuk melaju ke fase play-off.

Baca Juga

Apakah Diabetes Penyakit Keturunan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Tekanan Awal Atalanta Berbuah Keunggulan

Sejak kick-off pukul 03.00 WIB, Atalanta langsung mengambil kendali permainan. Serangan-serangan cepat dibangun dari sisi sayap, dengan Davide Zappacosta menjadi salah satu motor utama. Tusukan-tusukan agresifnya kerap memaksa lini belakang Athletic bekerja ekstra keras untuk mengamankan wilayah pertahanan.

Upaya Atalanta akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-16. Gianluca Scamacca memecah kebuntuan lewat sundulan tajam setelah menerima umpan silang dari Nicola Zalewski. Dalam posisi tanpa kawalan ketat, Scamacca mengarahkan bola ke sudut gawang yang tidak mampu dijangkau kiper Athletic, Unai Simon.

Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri Atalanta. Penguasaan bola tetap berada di kaki tuan rumah, sementara Athletic lebih banyak bertahan dan menunggu celah untuk melakukan serangan balik.

Dominasi La Dea Dan Peluang Terbuang

Setelah unggul, Atalanta tidak mengendurkan tekanan. Charles De Ketelaere nyaris menggandakan keunggulan melalui peluang jarak dekat yang memaksa Unai Simon melakukan dua penyelamatan beruntun. Namun, situasi tersebut akhirnya dianulir karena posisi offside dalam proses serangan.

Tak lama berselang, Scamacca kembali mencetak gol yang membuat stadion bergemuruh. Sayangnya, selebrasi tersebut kembali harus tertunda karena gol dianulir wasit akibat offside. Athletic seakan mendapat peringatan keras, namun mereka tetap kesulitan keluar dari tekanan.

Menjelang akhir babak pertama, Atalanta kembali memperoleh peluang emas. Sundulan De Ketelaere mengenai tiang gawang pada menit ke-43. Momen ini menjadi sinyal bahwa Atalanta seharusnya bisa memperlebar jarak skor. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan tipis 1-0 bagi tuan rumah.

Perubahan Strategi Athletic Di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Athletic Club tampil dengan pendekatan yang berbeda. Intensitas permainan mereka meningkat, pressing dilakukan lebih tinggi, dan transisi serangan berlangsung lebih cepat. Perubahan strategi ini perlahan mulai merepotkan Atalanta yang sebelumnya tampil dominan.

Tekanan Athletic akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58. Gorka Guruzeta mencetak gol penyeimbang yang mengubah momentum pertandingan. Gol ini membuat kepercayaan diri tim tamu meningkat signifikan, sekaligus mengguncang konsentrasi Atalanta.

Setelah gol tersebut, pertandingan berjalan lebih terbuka. Atalanta berusaha merespons dengan kembali meningkatkan tempo serangan, namun Athletic tampil lebih disiplin dalam bertahan dan efektif saat menguasai bola.

Kebangkitan Athletic Lewat Gol Beruntun

Momentum sepenuhnya beralih ke pihak Athletic. Pada fase krusial babak kedua, Nico Serrano membawa tim tamu berbalik unggul. Gol tersebut lahir dari skema serangan cepat yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Atalanta.

Tidak berhenti di situ, Athletic semakin percaya diri dan terus menekan. Robert Navarro kemudian menambah keunggulan, memastikan tim tamu unggul dua gol dalam rentang waktu yang relatif singkat. Stadion yang semula bergemuruh mendukung Atalanta mendadak terdiam melihat kebangkitan impresif Athletic.

Atalanta sempat berupaya mengejar ketertinggalan dan mencetak gol tambahan untuk memperkecil selisih. Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir pertandingan.

Dampak Hasil Terhadap Klasemen Liga Champions

Kekalahan ini memberikan konsekuensi langsung bagi Atalanta di klasemen sementara fase liga. La Dea harus turun ke peringkat ke-13 dengan koleksi 13 poin. Posisi tersebut membuat mereka berada dalam tekanan untuk meraih hasil positif di laga-laga selanjutnya.

Di sisi lain, Athletic Club meraih tambahan poin penting yang mengangkat mereka ke peringkat ke-23 dengan raihan delapan poin. Kemenangan ini menjaga peluang Athletic untuk lolos ke babak play-off tetap terbuka, meski persaingan masih sangat ketat.

Hasil di Bergamo ini menjadi bukti bahwa konsistensi sepanjang 90 menit sangat menentukan di Liga Champions. Atalanta yang dominan di babak pertama gagal mempertahankan keunggulan, sementara Athletic menunjukkan efektivitas dan mentalitas kuat di babak kedua.

Pertandingan ini juga menegaskan bahwa perubahan strategi dan respons cepat terhadap situasi di lapangan dapat menjadi pembeda. Athletic Club berhasil memaksimalkan momentum, sementara Atalanta harus mengevaluasi performa agar tidak kembali kehilangan poin krusial di fase penentuan.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Mana yang Lebih Sehat: Daging Kambing atau Daging Sapi?

Mana yang Lebih Sehat: Daging Kambing atau Daging Sapi?

Jadwal Awal Puasa Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah dan NU

Jadwal Awal Puasa Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah dan NU

Update Terbaru Kondisi Layanan Internet Telkomsel dan Indihome

Update Terbaru Kondisi Layanan Internet Telkomsel dan Indihome

5 Cara Alami Memanjangkan Rambut Lebih Cepat dan Sehat

5 Cara Alami Memanjangkan Rambut Lebih Cepat dan Sehat

Dampak Tersembunyi Konsumsi Gula Berlebih pada Berbagai Organ Tubuh

Dampak Tersembunyi Konsumsi Gula Berlebih pada Berbagai Organ Tubuh