Kamis, 22 Januari 2026

Asuransi Digital Bersama (YOII) Siapkan Rights Issue Untuk Memperkuat Modal Kerja

Asuransi Digital Bersama (YOII) Siapkan Rights Issue Untuk Memperkuat Modal Kerja
Asuransi Digital Bersama (YOII) Siapkan Rights Issue Untuk Memperkuat Modal Kerja

JAKARTA - PT Asuransi Digital Bersama Tbk. (YOII) berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I), atau rights issue, untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan. 

Aksi korporasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas perusahaan dalam menghadapi tantangan dan memperluas operasionalnya.Aksi ini akan melibatkan penerbitan maksimal 684,93 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. 

Rencana ini bertujuan untuk memperkuat modal kerja YOII, yang saat ini tengah berusaha memperbesar kapasitas dan daya saingnya dalam industri asuransi digital yang semakin berkembang pesat.

Baca Juga

DAMRI Resmi Layani Rute Jogja YIA Tarif Terjangkau Penumpang Bandara

Melalui pengumuman yang dikeluarkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), YOII menjelaskan bahwa rencana penerbitan saham baru ini akan disertai dengan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 3 Maret 2026. 

Dalam rapat tersebut, pemegang saham akan diminta untuk memberikan persetujuan terkait dengan pelaksanaan rights issue serta perubahan Anggaran Dasar perusahaan. 

Setelah persetujuan dari pemegang saham diterima, perusahaan kemudian akan melanjutkan prosesnya dengan pernyataan pendaftaran yang dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pelaksanaan Rights Issue dan Dampaknya pada Pemegang Saham

YOII telah merencanakan untuk menerbitkan sebanyak 684.937.500 saham baru. Namun, jumlah pasti dari saham yang akan diterbitkan masih tergantung pada kebutuhan dana yang dihitung berdasarkan harga pelaksanaan saham. 

Oleh karena itu, jika terjadi perubahan jumlah saham yang akan diterbitkan, pengumuman resmi mengenai hal tersebut akan dilakukan bersamaan dengan pemanggilan RUPSLB pada 6 Februari 2026.

Aksi rights issue ini juga akan memengaruhi struktur kepemilikan saham perusahaan. Pemegang saham yang tidak ikut serta dalam rights issue ini akan menghadapi potensi dilusi saham hingga maksimal 16,67%. 

Dilusi ini berarti bahwa pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru akan melihat persentase kepemilikan mereka berkurang.

Meskipun demikian, rights issue ini menjadi langkah strategis bagi YOII untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan dengan harapan dapat mempercepat pertumbuhan dan ekspansi di pasar asuransi digital.

Tujuan Penggunaan Dana Rights Issue

Dana yang diperoleh dari rights issue ini akan sepenuhnya digunakan oleh YOII untuk modal kerja. Salah satu tujuan utama dari penambahan modal ini adalah untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan, yang diperlukan untuk mendukung berbagai kegiatan operasional dan ekspansi bisnis YOII. 

Peningkatan modal kerja ini diharapkan akan memberikan perusahaan fleksibilitas yang lebih besar dalam menjalankan operasional sehari-hari dan dalam menghadapi berbagai tantangan di pasar yang semakin kompetitif.

Selain itu, YOII juga berharap melalui aksi korporasi ini, mereka dapat memenuhi ketentuan ekuitas minimum yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 23 Tahun 2023.

Dengan memenuhi ketentuan tersebut, YOII akan semakin siap menghadapi berbagai regulasi yang berlaku dalam industri asuransi. Dalam jangka panjang, penambahan modal ini diharapkan dapat memperkuat daya saing YOII di pasar asuransi digital yang semakin berkembang.

Dukungan dari Pemegang Saham dan Regulasi

Salah satu aspek penting dari rights issue ini adalah persetujuan yang harus diperoleh dari para pemegang saham. Oleh karena itu, YOII merencanakan untuk menggelar RUPSLB pada 3 Maret 2026, untuk memperoleh persetujuan tersebut. 

RUPSLB ini akan membahas tidak hanya pelaksanaan rights issue, tetapi juga perubahan Anggaran Dasar perusahaan seiring dengan perubahan struktur permodalan yang terjadi setelah penerbitan saham baru.

YOII juga berharap bahwa proses persetujuan yang melibatkan pemegang saham dan regulator dapat berjalan lancar, sehingga aksi korporasi ini dapat segera direalisasikan. 

Setelah memperoleh persetujuan dari pemegang saham dan OJK, pelaksanaan rights issue ini diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun 2026, dengan waktu pelaksanaan yang ditargetkan paling lama dalam 12 bulan setelah persetujuan RUPSLB.

Strategi Jangka Panjang dan Peningkatan Kinerja Perusahaan

Aksi rights issue ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang YOII untuk memperkuat fondasi perusahaan. Dengan modal yang lebih besar, YOII akan dapat mengembangkan lebih banyak produk inovatif dalam industri asuransi digital, yang saat ini tengah berkembang pesat. 

Industri asuransi digital sendiri telah menarik perhatian banyak pelaku bisnis, mengingat semakin tingginya permintaan terhadap layanan yang praktis dan berbasis teknologi.

YOII berencana untuk memanfaatkan dana yang terkumpul dari rights issue ini untuk mengembangkan lebih banyak produk asuransi digital yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar. 

Dengan didorong oleh permodalan yang lebih kuat, perusahaan juga berharap dapat meningkatkan kapasitas pelayanan kepada nasabah dan memperluas jangkauan pasar di berbagai wilayah.

Selain itu, YOII juga memandang aksi rights issue ini sebagai peluang untuk mengoptimalkan keuangan perusahaan dan memperbaiki struktur permodalan. Keputusan untuk melaksanakan rights issue dianggap penting agar perusahaan dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar yang semakin dinamis. 

Dengan langkah ini, YOII berharap dapat menghadapi tantangan industri yang semakin ketat dan berkompetisi dengan perusahaan asuransi lainnya yang sudah lebih dulu besar.

Transparansi dan Akuntabilitas dalam Proses Rights Issue

Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, seluruh proses rights issue ini akan dilakukan dengan mematuhi ketentuan yang berlaku dan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. 

YOII akan memastikan bahwa seluruh informasi terkait dengan penerbitan saham baru ini diumumkan secara terbuka kepada publik. Hal ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan investor dan memastikan bahwa proses ini berjalan dengan lancar serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dengan menjaga transparansi dalam seluruh proses, YOII berharap dapat memperkuat hubungan dengan investor dan memberikan kepercayaan kepada pemegang saham mengenai langkah strategis yang diambil oleh perusahaan. 

YOII juga berkomitmen untuk memastikan bahwa semua keputusan yang diambil akan selalu berpihak pada kepentingan terbaik pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.

Secara keseluruhan, rencana rights issue yang dilakukan oleh PT Asuransi Digital Bersama Tbk. (YOII) adalah langkah strategis yang dirancang untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan dan memastikan kelangsungan operasionalnya dalam jangka panjang. 

Dengan penerbitan 684,93 juta saham baru, YOII berharap dapat memperoleh dana yang cukup untuk memperkuat modal kerja dan mendukung ekspansi bisnis. Meskipun demikian, pemegang saham yang tidak ikut serta dalam rights issue ini akan mengalami dilusi saham yang signifikan. 

Meskipun demikian, dengan mengutamakan transparansi dan akuntabilitas, YOII berusaha untuk menjalankan aksi korporasi ini dengan mematuhi regulasi yang berlaku dan menjaga kepercayaan investor.

Diharapkan, melalui aksi rights issue ini, YOII dapat terus berkembang dan menjadi pemain utama dalam industri asuransi digital yang semakin kompetitif. 

Aksi ini juga menjadi peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas operasionalnya dan meluncurkan lebih banyak produk yang relevan dengan kebutuhan pasar. 

Dengan demikian, YOII akan semakin siap menghadapi tantangan industri dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jadwal Kapal Pelni KM Ciremai Januari Februari 2026 Rute Lengkap

Jadwal Kapal Pelni KM Ciremai Januari Februari 2026 Rute Lengkap

KA BIAS Layani 847.701 Penumpang 2025 Meningkat 183 Persen Tahun Lalu

KA BIAS Layani 847.701 Penumpang 2025 Meningkat 183 Persen Tahun Lalu

DAMRI Resmi Buka Layanan Jogja Semarang Pulang Pergi Tarif Terjangkau

DAMRI Resmi Buka Layanan Jogja Semarang Pulang Pergi Tarif Terjangkau

Jadwal KA Prameks Yogyakarta Kutoarjo Januari 2026 Tarif Murah Terbaru

Jadwal KA Prameks Yogyakarta Kutoarjo Januari 2026 Tarif Murah Terbaru

Jadwal KA Prameks Tugu Kutoarjo Januari 2026 Tarif Murah Terbaru

Jadwal KA Prameks Tugu Kutoarjo Januari 2026 Tarif Murah Terbaru