JAKARTA - Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat, camilan berbahan alami kini semakin diminati. Tidak sedikit orang mulai mencari alternatif kudapan yang tetap lezat namun lebih ramah bagi tubuh.
Salah satu pilihan yang banyak dilirik adalah kue kering gandum oat madu, camilan yang memadukan cita rasa manis alami dengan kandungan nutrisi yang mendukung gaya hidup sehat.
Berbeda dengan kue kering pada umumnya yang tinggi gula dan lemak olahan, kue kering ini menggunakan bahan-bahan yang lebih seimbang. Perpaduan tepung gandum utuh, oat, dan madu menghasilkan tekstur renyah sekaligus sedikit kenyal, dengan rasa manis yang tidak berlebihan. Kue ini cocok dinikmati kapan saja, baik sebagai teman minum teh, bekal ringan, maupun camilan di sela aktivitas padat.
Baca Juga
Perpaduan Bahan Alami Bernilai Gizi
Kue kering gandum oat madu bukan sekadar kudapan pengganjal lapar. Kandungan nutrisinya berasal dari bahan utama yang dikenal kaya manfaat. Tepung gandum utuh mengandung karbohidrat kompleks, serat, protein, serta vitamin dan mineral penting. Konsumsi gandum utuh secara rutin diketahui dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol kadar gula darah, serta menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.
Oat atau havermut juga berperan penting dalam memberikan nilai gizi pada kue kering ini. Kandungan serat beta-glukan pada oat membantu menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan jantung. Selain itu, oat memberi rasa kenyang lebih lama sehingga cocok untuk mendukung pengelolaan berat badan.
Madu sebagai pemanis alami tidak hanya memberikan rasa manis, tetapi juga membantu menjaga kelembapan kue, memperkaya aroma, serta memberikan warna keemasan yang menggugah selera. Indeks glikemik madu yang lebih rendah dibandingkan gula putih membuatnya kerap dipilih sebagai alternatif pemanis yang lebih baik.
Resep Kue Kering Gandum Oat Madu Praktis
Berikut resep kue kering gandum oat madu yang dapat dibuat di rumah dengan bahan sederhana dan langkah yang mudah diikuti.
Bahan-bahan:
Tepung gandum utuh 180 gram
(alternatif: 160 gram terigu protein rendah + 10 gram fine wheat bran)
Havermut atau oat flake 100 gram
Gula cokelat halus 90 gram (sesuai selera)
Madu 60 gram atau sekitar 80 ml
Mentega atau margarin 150 gram
Telur 1 butir
Susu bubuk 20 gram
Soda kue 3 gram atau sekitar setengah sendok teh
Garam laut halus sekitar setengah sendok teh
Vanili bubuk seperempat sendok teh atau vanili cair setengah sendok teh
Susu cair 90 ml (opsional)
Sari lemon secukupnya (opsional)
Bahan tambahan opsional seperti almond slice, kismis, choco chips, atau kayu manis bubuk
Cara membuat:
Panaskan oven hingga suhu 200 derajat Celsius dan siapkan loyang yang dialasi kertas roti
Campurkan tepung gandum, oat, gula, garam, dan soda kue dalam satu wadah, lalu aduk hingga rata
Di wadah terpisah, kocok mentega atau margarin bersama madu, telur, dan vanili hingga tercampur lembut
Tuangkan campuran bahan basah ke dalam bahan kering, lalu aduk hingga membentuk adonan yang bisa dipulung
Masukkan bahan tambahan seperti kacang, kismis, atau choco chips jika digunakan, kemudian aduk rata
Giling adonan hingga ketebalan sekitar lima hingga tujuh milimeter, lalu cetak sesuai selera
Susun adonan di atas loyang dan panggang selama dua belas hingga lima belas menit hingga berwarna keemasan
Angkat kue dan dinginkan di rak hingga benar-benar dingin sebelum disimpan
Tips Variasi Agar Hasil Lebih Maksimal
Penggunaan madu dalam adonan akan menghasilkan tekstur kue yang cenderung lebih lembut dan sedikit kenyal. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan suhu dan waktu pemanggangan agar kue tidak mudah gosong. Jika seluruh gula diganti dengan madu, jumlah cairan lain dalam resep sebaiknya dikurangi agar adonan tetap seimbang.
Untuk menambah variasi rasa, Anda bisa menambahkan kayu manis bubuk, parutan kulit jeruk, atau campuran biji-bijian. Selain meningkatkan cita rasa, tambahan tersebut juga memberi nilai gizi ekstra. Kacang-kacangan dan buah kering dapat memperkaya tekstur sekaligus membuat kue terasa lebih istimewa.
Penyimpanan Dan Penyajian Yang Tepat
Setelah kue benar-benar dingin, simpan dalam wadah kedap udara agar kerenyahannya tetap terjaga. Jika disimpan dengan baik, kue kering gandum oat madu dapat bertahan hingga dua atau tiga minggu. Hindari menyimpan di tempat lembap karena dapat memengaruhi tekstur kue.
Kue ini cocok disajikan sebagai camilan keluarga, bekal praktis, hingga sajian tamu. Dengan kemasan yang menarik, kue kering gandum oat madu juga berpotensi menjadi produk usaha rumahan berbasis camilan sehat.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Danantara Jamin Insinerator Proyek PSEL Pakai Teknologi Terbaru dan Ramah Lingkungan
- Kamis, 22 Januari 2026
Bujangan dengan Penghasilan Terbatas Bisa Miliki Rumah Subsidi di Meikarta
- Kamis, 22 Januari 2026
Asuransi Digital Bersama (YOII) Siapkan Rights Issue Untuk Memperkuat Modal Kerja
- Kamis, 22 Januari 2026
Berita Lainnya
Nikmati Sensasi Bebek Gurih dan Sambal Lezat di Bebek Rakyat Kuningan
- Kamis, 22 Januari 2026
Cara Membuat Manisan Kolang-Kaling Segar Kenyal dan Tahan Lama di Rumah
- Kamis, 22 Januari 2026
Resep Pancake Oat Pisang Tanpa Tepung yang Praktis dan Lezat Untuk Sarapan Sehat
- Kamis, 22 Januari 2026
Resep Keripik Daging Rumahan yang Renyah Gurih Cocok Untuk Semua Usia
- Kamis, 22 Januari 2026







_siapkan_rights_issue_untuk_memperkuat_modal_kerja.jpg)





