Minggu, 22 Februari 2026

Pemerintahan Pramono-Rano Fokus Perkuat Infrastruktur, Transportasi dan Ruang Hijau Jakarta

Pemerintahan Pramono-Rano Fokus Perkuat Infrastruktur, Transportasi dan Ruang Hijau Jakarta
Pemerintahan Pramono-Rano Fokus Perkuat Infrastruktur, Transportasi dan Ruang Hijau Jakarta

JAKARTA - Pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno menegaskan bahwa pada tahun pertama kepemimpinan mereka, prioritas utama terletak pada penguatan aspek infrastruktur, layanan transportasi publik, serta penataan ruang terbuka kota. Pernyataan ini disampaikan dalam rangkaian evaluasi capaian satu tahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025, di tengah berbagai tantangan klasik ibu kota seperti banjir, kemacetan, dan kebutuhan ruang publik yang memadai.

Prioritas Awal: Penguatan Infrastruktur Dasar

Dalam acara “Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah”, Pramono dan Rano menyampaikan evaluasi terkait arah kebijakan serta hasil yang telah dijalankan sejak awal masa jabatan mereka. Fokus utama pada infrastruktur antara lain mencakup perbaikan jaringan transportasi dan pengendalian banjir, yang memang merupakan pekerjaan besar bagi pemerintah daerah.

Baca Juga

Pemerataan PAUD di Desa Jadi Kunci Membangun SDM Unggul dan Berdaya Saing

Pada bidang transportasi, Pemprov DKI melakukan perluasan layanan Transjabodetabek dan penambahan rute serta armada baru. Strategi ini dimaksudkan untuk menghadirkan mobilitas yang lebih terintegrasi antara Jakarta dengan wilayah penyangga seperti Bogor, Bekasi, Depok, dan Tangerang. Rute tambahan yang akan dibuka, termasuk jalur dari Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta dengan tarif terjangkau, turut menjadi bagian dari upaya ini.

Transportasi Publik dan Penataan Ruang Kota

Selain perluasan rute, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya integrasi antarmoda transportasi, seperti Transjakarta, MRT, dan LRT, untuk memberikan alternatif mobilitas yang efisien dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Hal ini sejalan dengan dorongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang menilai perluasan layanan harus disertai kualitas layanan, kenyamanan, keterjangkauan tarif, dan konektivitas yang baik.

Penataan ruang juga termasuk dalam target prioritas. Program pembangunan ruang terbuka hijau baru diperkenalkan sebagai bagian dari strategi menciptakan lingkungan kota yang ramah dan teratur. Taman-taman kota dan jalur pejalan kaki dirancang untuk menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi warga ibu kota.

Masalah Klasik: Banjir dan Kemacetan Masih Diakui Sebagai PR Besar

Meskipun program prioritas telah berjalan, Pramono dan Rano mengakui bahwa sejumlah permasalahan klasik Jakarta belum sepenuhnya teratasi dalam tahun pertama kepemimpinan mereka. Dalam keterangannya, keduanya menyebutkan bahwa persoalan seperti banjir dan kemacetan masih terjadi, walaupun telah dilakukan berbagai tindakan strategis.

Sebagai contoh, banjir menjadi salah satu persoalan yang terus menjadi sorotan. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta melaporkan puluhan wilayah RT dan ruas jalan sempat tergenang akibat curah hujan tinggi, menunjukkan bahwa upaya mitigasi banjir masih harus diperkuat secara menyeluruh.

Refleksi DPRD dan Harapan Ke Depan

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menilai langkah satu tahun terakhir menunjukkan arah kebijakan yang mulai jelas, terutama dalam penguatan pelayanan dasar seperti transportasi dan pengendalian banjir. Namun, ia juga menekankan perlunya percepatan eksekusi program agar hasil pembangunan benar-benar terlihat nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, transparansi anggaran, percepatan realisasi pembangunan, serta pengawasan lapangan menjadi faktor penting agar rencana yang sudah disusun dapat berjalan efektif, akuntabel, dan berkelanjutan. Hal ini juga diharapkan dapat semakin mendorong perbaikan kualitas hidup warga Jakarta di tahun-tahun mendatang.

Program Sosial dan Dampak Langsung pada Warga

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga terus mempertahankan program-program bantuan sosial seperti Kartu Jakarta Pintar, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, serta berbagai subsidi untuk kelompok masyarakat rentan. Program-program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Sejumlah warga juga menyatakan apresiasi terhadap beberapa program prioritas yang dirasakan manfaatnya secara langsung, seperti pemutihan ijazah dan akses pelayanan dasar lainnya yang kini lebih mudah dijangkau.

Fery

Fery

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kementerian ESDM Tetapkan Harga Bioetanol Februari 2026 Rp 8.019 per Liter

Kementerian ESDM Tetapkan Harga Bioetanol Februari 2026 Rp 8.019 per Liter

Pemerintah Brebes Tekankan Dampak Nyata Pembangunan Infrastruktur dan Layanan Dasar Bagi Warga

Pemerintah Brebes Tekankan Dampak Nyata Pembangunan Infrastruktur dan Layanan Dasar Bagi Warga

Kemenag Tegaskan Skema Penyaluran Zakat Fokus kepada Delapan Penerima, Tidak Dialihkan ke MBG

Kemenag Tegaskan Skema Penyaluran Zakat Fokus kepada Delapan Penerima, Tidak Dialihkan ke MBG

Pelabuhan Ketapang Disiapkan Kemenhub Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran & Nyepi 2026

Pelabuhan Ketapang Disiapkan Kemenhub Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran & Nyepi 2026

BKI dan Kemenhub Uji Petik Kapal Sambut Mudik Lebaran 2026 Aman

BKI dan Kemenhub Uji Petik Kapal Sambut Mudik Lebaran 2026 Aman