Kamis, 29 Januari 2026

Menko Polkam dan Mendagri Australia Sepakati Kolaborasi Keamanan Intensif

Menko Polkam dan Mendagri Australia Sepakati Kolaborasi Keamanan Intensif
Menko Polkam dan Mendagri Australia Sepakati Kolaborasi Keamanan Intensif

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago, bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke MP.

Pertemuan berlangsung di kantor Kedutaan Besar Australia di Jakarta dan membahas berbagai aspek kerja sama di bidang keamanan. Djamari menegaskan pentingnya kolaborasi yang berdampak positif terhadap stabilitas regional.

Djamari menyatakan, “Kerja sama ini merupakan kepentingan bersama Indonesia dan Australia dan berdampak bagi stabilitas regional. Karena itu, penguatan kerja sama harus terus ditingkatkan.” Pernyataan tersebut menegaskan komitmen kuat kedua negara dalam menjaga keamanan kawasan.

Baca Juga

Strategi Indonesia Menjadi Pemain Global Melalui Penguatan Industri Halal Terstruktur dan Berkelanjutan

Diskusi yang berlangsung menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan bilateral yang telah lama terjalin. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan diplomatik tetapi juga memberikan dampak nyata bagi keamanan masyarakat kedua negara. Keterlibatan kedua pejabat tinggi ini mencerminkan prioritas strategis yang diberikan terhadap isu keamanan.

Fokus Utama Kerja Sama Keamanan

Dalam pertemuan tersebut, Djamari dan Tony membahas sejumlah isu strategis yang meliputi keamanan domestik dan regional. 

Mereka menyoroti kebutuhan penanganan kontra-terorisme yang semakin mendesak di tengah meningkatnya ancaman global. Selain itu, keamanan maritim menjadi perhatian khusus mengingat potensi pelanggaran di wilayah perairan bersama.

Isu migrasi ilegal juga menjadi bahasan penting, mengingat pergerakan manusia tanpa dokumen resmi bisa menimbulkan berbagai persoalan keamanan dan sosial.

Keamanan siber serta perlindungan infrastruktur kritikal turut menjadi agenda pembahasan guna menghadapi ancaman siber yang makin kompleks. Djamari menegaskan bahwa kerja sama dalam penanganan berbagai bentuk kejahatan transnasional juga perlu diperkuat.

Peredaran gelap narkoba, sebagai bagian dari kejahatan lintas batas negara, menjadi perhatian bersama. Kerja sama antara Indonesia dan Australia diharapkan dapat menekan aktivitas ilegal tersebut melalui koordinasi yang lebih efektif. 

Sinergi dalam bidang ini menunjukkan keseriusan kedua negara dalam menjaga keamanan nasional dan regional secara menyeluruh.

Komitmen Penanganan Isu Maritim dan Siber

Lebih jauh, Djamari menegaskan bahwa kedua negara berkomitmen memperkuat kerja sama dalam penanganan isu pelayaran dan penangkapan ikan ilegal. 

Aktivitas ilegal di laut tidak hanya merugikan secara ekonomi tetapi juga mengancam kedaulatan wilayah masing-masing negara. Penindakan bersama terhadap praktik penyelundupan manusia dan narkoba juga menjadi fokus penting.

Pelanggaran di ruang siber, yang meliputi serangan dan kejahatan berbasis teknologi, menjadi tantangan baru yang membutuhkan perhatian serius. Indonesia dan Australia sepakat untuk saling berbagi informasi serta meningkatkan kemampuan pertahanan siber. Komitmen ini menunjukkan adaptasi kedua negara terhadap perkembangan ancaman keamanan di era digital.

Peningkatan kerja sama di bidang ini juga diharapkan mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat. Penegakan hukum dan perlindungan infrastruktur kritikal menjadi bagian penting dari upaya tersebut. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi yang kuat untuk mengantisipasi berbagai tantangan keamanan modern.

Tanggapan Mendagri Australia Tony Burke MP

Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke menyatakan bahwa kerja sama antara kedua negara perlu terus ditingkatkan. Menurutnya, ancaman keamanan global yang meningkat menuntut langkah konkret dari kedua negara. 

Tony mengatakan, “Apa yang telah kita lakukan sejauh ini sudah baik, namun belum cukup. Kita perlu melakukan lebih banyak langkah konkret untuk memastikan keamanan masyarakat di kedua negara.”

Pernyataan tersebut menunjukkan keseriusan Australia dalam memperdalam kolaborasi keamanan bilateral. Tony menekankan pentingnya aksi nyata dan koordinasi yang berkelanjutan. Pandangan ini mencerminkan kesiapan Australia untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas regional melalui kerja sama bersama.

Kerja sama yang kuat dianggap sebagai fondasi penting dalam menghadapi ancaman bersama. Kesepakatan tersebut menjadi pijakan bagi langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh kedua negara. Diharapkan kerja sama ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah Indonesia dan Australia.

Pertemuan antara Menko Polkam RI dan Mendagri Australia ditutup dengan adopsi Joint Communique. Dokumen ini berisi hasil pembahasan dan langkah tindak lanjut untuk memperkuat kerja sama keamanan ke depan. Kedua pihak berharap hubungan bilateral semakin solid dan berdampak positif pada stabilitas keamanan nasional maupun regional.

Djamari dan Tony sepakat bahwa kolaborasi di berbagai bidang keamanan harus terus diperkuat. Mereka menyadari bahwa tantangan keamanan yang ada memerlukan sinergi yang erat dan berkelanjutan. 

Melalui kerja sama ini, Indonesia dan Australia berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan stabil bagi masyarakat masing-masing.

Harapan keduanya adalah agar kolaborasi ini dapat menjadi contoh kemitraan strategis yang bermanfaat bagi kawasan. Dengan langkah konkret yang diambil, diharapkan keamanan di wilayah Asia-Pasifik dapat lebih terjaga. Pertemuan ini menegaskan posisi penting Indonesia dan Australia sebagai mitra keamanan utama.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BMKG Imbau Masyarakat Bekasi dan Karawang Siap-siap Hadapi Hujan Ringan Pagi Hari

BMKG Imbau Masyarakat Bekasi dan Karawang Siap-siap Hadapi Hujan Ringan Pagi Hari

Proyek Jalan Tol Kediri-Tulungagung Dikebut Mendukung Bandara Dhoho Kediri

Proyek Jalan Tol Kediri-Tulungagung Dikebut Mendukung Bandara Dhoho Kediri

PT KAI Resmi Buka Pemesanan Tiket Mudik Lebaran 2026 dengan Sistem H-45

PT KAI Resmi Buka Pemesanan Tiket Mudik Lebaran 2026 dengan Sistem H-45

Kemdiktisaintek dan BPOM Perkuat Inovasi di Sektor Pangan

Kemdiktisaintek dan BPOM Perkuat Inovasi di Sektor Pangan

Layanan Samsat Keliling Tersedia di 14 Titik Jadetabek

Layanan Samsat Keliling Tersedia di 14 Titik Jadetabek