Kamis, 29 Januari 2026

Proyek Jalan Tol Kediri-Tulungagung Dikebut Mendukung Bandara Dhoho Kediri

Proyek Jalan Tol Kediri-Tulungagung Dikebut Mendukung Bandara Dhoho Kediri
Proyek Jalan Tol Kediri-Tulungagung Dikebut Mendukung Bandara Dhoho Kediri

JAKARTA - Proyek Jalan Tol Kediri-Tulungagung yang dibangun PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) saat ini berada pada tahap pembebasan lahan. Proyek ini menjadi fokus utama guna mendukung operasional Bandara Dhoho di Kediri, Jawa Timur.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyebutkan, ruas tol ini akan terkoneksi langsung dengan jalan akses menuju Bandara Dhoho. Kehadiran tol tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan Jawa Timur bagian Selatan.

BPJT menegaskan bahwa proyek ini merupakan kelanjutan dari Jalan Tol Kertosono-Kediri. Jalan tol ini akan berfungsi sebagai jalur alternatif yang menghubungkan berbagai kawasan di Jawa Timur dan memperkuat konektivitas regional.

Baca Juga

Strategi Indonesia Menjadi Pemain Global Melalui Penguatan Industri Halal Terstruktur dan Berkelanjutan

Selain menjadi akses ke Bandara Dhoho, Tol Kediri-Tulungagung diharapkan mempermudah masyarakat menuju kawasan pariwisata di Jawa Timur. Proyek ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor ekonomi lokal melalui kemudahan transportasi dan logistik.

Detail Ruas Tol dan Progres Konstruksi

Tol Kediri-Tulungagung memiliki panjang total 44,17 kilometer. Dari jumlah tersebut, 37,35 kilometer merupakan main road ruas tol, sementara 6,82 kilometer sisanya menjadi akses penghubung langsung menuju Bandara Dhoho, Kediri.

Hingga Januari 2026, konstruksi main road Tol Kediri-Tulungagung masih pada tahap pembebasan lahan. Sementara itu, pembangunan Tol Akses Bandara Dhoho telah memasuki tahap konstruksi dengan progres berbeda pada tiap seksi.

Progres Seksi 1 Tol Akses Bandara Dhoho telah mencapai 57,25 persen. Sedangkan Seksi 2 menyentuh progres 42,62 persen, menunjukkan pembangunan akses bandara berjalan signifikan.

BPJT menambahkan bahwa pembangunan jalan tol ini akan membuka akses dan mempercepat konektivitas kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan. Selain itu, tol ini juga menghubungkan kawasan Bromo-Tengger-Semeru, lingkar Wilis, serta jalur Lintas Selatan.

Peran PT Gudang Garam dan Bandara Dhoho

Bandara Dhoho Kediri merupakan bandara baru yang dikembangkan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) milik taipan Susilo Wonowidjojo. GGRM mengendalikan bandara melalui anak usaha PT Surya Dhoho Investama (SDHI) untuk memastikan pengelolaan operasional yang efisien.

Pada awal 2024, GGRM menyuntikkan modal sebesar Rp15 triliun ke SDHI untuk pengembangan Bandara Dhoho. Emiten dengan kode saham GGRM ini tercatat memiliki 13,99 juta saham senilai Rp13,99 triliun, sementara kepemilikan PT Surya Duta Investama sebanyak 1 saham atau Rp1 juta.

SDHI melakukan kerja sama operasi (KSO) dengan Angkasa Pura I untuk proyek pembangunan Bandara Baru Kediri. Kedua pihak ditetapkan sebagai pemenang KSO dengan durasi kerja sama 50 tahun sejak bandara mulai dioperasikan.

Manfaat Tol dan Bandara untuk Masyarakat dan Pariwisata

Kehadiran Tol Kediri-Tulungagung akan mempermudah akses masyarakat dari berbagai daerah menuju Bandara Dhoho. Hal ini diharapkan memperlancar perjalanan penumpang serta mendukung perkembangan bisnis dan pariwisata di wilayah Kediri dan sekitarnya.

Tol dan bandara baru juga diproyeksikan mendorong investasi di sektor logistik dan transportasi. Konektivitas yang lebih baik diharapkan menurunkan biaya transportasi barang serta mempercepat distribusi produk dari dan ke kawasan Jawa Timur.

Dengan adanya jalan tol dan bandara, masyarakat kini dapat menikmati waktu tempuh yang lebih singkat untuk perjalanan udara maupun darat. Tol Kediri-Tulungagung dan Bandara Dhoho diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian regional.

Proyek ini juga menjadi simbol kolaborasi antara perusahaan swasta dan pemerintah. Hal ini menunjukkan komitmen pengembangan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat yang lebih baik.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BMKG Imbau Masyarakat Bekasi dan Karawang Siap-siap Hadapi Hujan Ringan Pagi Hari

BMKG Imbau Masyarakat Bekasi dan Karawang Siap-siap Hadapi Hujan Ringan Pagi Hari

PT KAI Resmi Buka Pemesanan Tiket Mudik Lebaran 2026 dengan Sistem H-45

PT KAI Resmi Buka Pemesanan Tiket Mudik Lebaran 2026 dengan Sistem H-45

Kemdiktisaintek dan BPOM Perkuat Inovasi di Sektor Pangan

Kemdiktisaintek dan BPOM Perkuat Inovasi di Sektor Pangan

Layanan Samsat Keliling Tersedia di 14 Titik Jadetabek

Layanan Samsat Keliling Tersedia di 14 Titik Jadetabek

Kolaborasi Antar-Perguruan Tinggi Jadi Kunci Keunggulan Pendidikan

Kolaborasi Antar-Perguruan Tinggi Jadi Kunci Keunggulan Pendidikan