JAKARTA - Peningkatan konsumsi listrik nasional per kapita pada 2025 menjadi indikasi positif atas perkembangan sektor kelistrikan Indonesia, terutama dengan semakin meluasnya akses ke daerah-daerah yang sebelumnya belum teraliri listrik.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa konsumsi listrik per kapita di Indonesia meningkat dari 1.411 kWh pada 2024 menjadi 1.584 kWh per kapita pada 2025. Peningkatan ini, menurut Bahlil, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat elektrifikasi daerah, khususnya di wilayah pedesaan yang belum memiliki akses listrik.
"Konsumsi listrik per kapita itu naik dari 2024 sebesar 1.411, 2025 jadi 1.584 kWh per kapita," ujar Bahlil.
Baca JugaBahlil Instruksikan Penambahan Kuota BBM Subsidi Demi Kelancaran Distribusi Papua dan Aceh
Angka ini menunjukkan bahwa pemerintah berhasil memperluas jaringan listrik ke daerah-daerah yang sebelumnya terisolasi, serta mencerminkan dampak positif dari program listrik desa yang sedang berjalan.
Program Listrik Desa Menjadi Pilar Utama Elektrifikasi Nasional
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian ESDM, telah menetapkan program listrik desa sebagai prioritas utama dalam agenda pemerataan akses energi. Meskipun masih terdapat sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum menikmati listrik, program ini telah mencapai kemajuan signifikan pada 2025.
Dengan alokasi anggaran sekitar Rp 4 triliun, program listrik desa mampu menyelesaikan elektrifikasi di 1.516 lokasi, termasuk membantu pemasangan listrik untuk lebih dari 200.000 rumah tangga.
"Di program 2025 kami juga menyampaikan bahwa kita dapat alokasi anggaran sekitar Rp 4 triliun untuk masuk dalam program listrik desa," kata Bahlil.
Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mewujudkan pemerataan energi yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama yang tinggal di daerah terpencil. Dengan akses listrik yang lebih merata, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan teknologi yang berbasis energi, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas ekonomi.
Langkah PLN Dukung Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh
Salah satu contoh konkret dari upaya memperluas akses listrik adalah kebijakan yang diambil oleh PT PLN (Persero), yang memberikan dukungan pasca-bencana di Aceh Tamiang. PLN memutuskan untuk menggratiskan biaya listrik selama enam bulan bagi penghuni hunian sementara (huntara) yang dibangun di daerah tersebut.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemulihan wilayah yang terdampak bencana, dengan tujuan untuk memastikan masyarakat yang sedang mengalami masa pemulihan dapat terus menjalani kehidupan dengan fasilitas dasar yang memadai.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya mencakup penggratisan biaya listrik, tetapi juga pemasangan instalasi listrik dan pemasangan kWh meter secara gratis. "
Selama 6 bulan listrik di huntara kami gratiskan dan juga pemasangan instalasi listrik dan kWh meternya juga menjadi bagian dari tanggung jawab PLN," ujar Darmawan.
Selain itu, PLN juga menyediakan penerangan jalan umum (PJU) serta fasilitas umum di kawasan hunian tersebut, yang semakin mempertegas komitmen PLN dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pasokan energi untuk kelangsungan hidup mereka.
Peran PLN dalam Menjaga Kestabilan Sistem Kelistrikan
Di samping program-program pemulihan pasca-bencana, PLN juga terus berupaya menjaga kestabilan sistem kelistrikan nasional. Salah satunya dengan melakukan perbaikan rutin pada infrastruktur kelistrikan, termasuk menara saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) yang menjadi salah satu elemen penting dalam distribusi listrik ke berbagai wilayah. Pekerja di lapangan bekerja dengan standar keselamatan yang ketat karena tugas mereka sangat berisiko tinggi.
Perbaikan dan pemeliharaan rutin terhadap jaringan listrik, terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap bencana, menjadi salah satu fokus utama PLN.
Hal ini memastikan bahwa pasokan listrik tetap stabil dan dapat diandalkan, bahkan ketika terjadi gangguan atau bencana alam yang dapat merusak infrastruktur kelistrikan. PLN juga berperan dalam mempercepat pemulihan kelistrikan di berbagai daerah, seperti yang terlihat di wilayah Aceh yang telah dilanda bencana.
Hunian Sementara dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal
Dalam konteks pemulihan pasca-bencana, BUMN Danantara juga turut berkontribusi dengan membangun 600 unit hunian sementara (huntara) untuk masyarakat yang terdampak. Selain itu, Danantara memberikan perhatian terhadap aspek pemulihan sosial dan ekonomi.
Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, Rohan Hafas, mengungkapkan bahwa pemulihan tidak hanya terfokus pada aspek fisik, tetapi juga bagaimana hunian yang layak dapat memberikan kenyamanan dan kesempatan bagi keluarga yang terdampak bencana untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari.
"Pembangunan fisik saja tidak cukup. Hunian yang layak harus memberikan ruang bagi keluarga untuk kembali melanjutkan kehidupan mereka dengan baik," jelas Rohan.
Selain itu, dalam proses pembangunan hunian sementara ini, Danantara juga melibatkan masyarakat lokal dalam berbagai kegiatan operasional, sehingga turut menciptakan peluang kerja dan mendukung pemberdayaan ekonomi lokal.
Masa Depan Kelistrikan Indonesia: Dari Elektrifikasi Desa hingga Pemulihan Pasca-Bencana
Dengan langkah-langkah yang telah dilakukan, Indonesia semakin menunjukkan komitmennya dalam mencapai pemerataan akses energi bagi seluruh lapisan masyarakat. Program listrik desa, yang merupakan prioritas utama pemerintah, diharapkan dapat terus diperluas, menyasar daerah-daerah yang belum teraliri listrik.
Selain itu, dukungan untuk masyarakat yang terdampak bencana, seperti yang dilakukan oleh PLN di Aceh, memberikan contoh nyata bagaimana sektor kelistrikan turut berperan dalam pemulihan sosial dan ekonomi.
Peningkatan konsumsi listrik per kapita yang tercatat pada 2025 menandakan bahwa sektor kelistrikan Indonesia terus berkembang seiring dengan meluasnya akses energi di berbagai daerah. Ke depannya, diharapkan seluruh masyarakat Indonesia, dari kota besar hingga pedesaan, dapat merasakan manfaat dari penyediaan energi yang stabil dan terjangkau.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
BPBD Jakarta Peringatkan Hujan Lebat Potensial Guyur Ibu Kota Hingga 24 Januari
- Jumat, 23 Januari 2026
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Masih Dibuka di 14 Lokasi Jadetabek
- Jumat, 23 Januari 2026
Wamenag Tekankan Kualitas Layanan KUA Harus Meningkat dan Tidak Lambat
- Jumat, 23 Januari 2026
Berita Lainnya
Harga Minyak Dunia Tergelincir Setelah Ketegangan Global Mulai Mereda 2026
- Jumat, 23 Januari 2026
Konsumsi Listrik Nasional Naik, Program Listrik Desa Dorong Akses Merata 2025
- Jumat, 23 Januari 2026
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Update Lengkap Seluruh SPBU Indonesia
- Jumat, 23 Januari 2026
Terpopuler
1.
Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat yang Efektif
- 23 Januari 2026
2.
Pakar Hati-Hati! Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump
- 23 Januari 2026













