Jumat, 23 Januari 2026

Dorongan Kemsos untuk Keluarga Penerima Manfaat Bergabung Koperasi Desa

Dorongan Kemsos untuk Keluarga Penerima Manfaat Bergabung Koperasi Desa
Dorongan Kemsos untuk Keluarga Penerima Manfaat Bergabung Koperasi Desa

JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan pentingnya peran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka melalui koperasi. 

Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, Gus Ipul mengungkapkan bahwa Pemerintah mendorong KPM untuk bergabung dalam Koperasi Desa serta Koperasi Kelurahan Merah Putih. 

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan pada Jumat, 23 Januari 2026, di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta Selatan. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara kementerian terkait guna mendorong pemberdayaan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Baca Juga

Layanan SIM Keliling Jakarta Siap Bantu Perpanjang SIM Di Lima Lokasi

Gus Ipul mengungkapkan bahwa, melalui MoU ini, KPM yang menerima bantuan dari Kementerian Sosial dapat lebih mudah berpartisipasi dalam koperasi. Tujuannya adalah agar mereka bisa menikmati manfaat dari koperasi, baik sebagai anggota maupun sebagai konsumen yang membeli produk di koperasi.

 Menurutnya, hal ini juga sejalan dengan program pengentasan kemiskinan ekstrem yang dicanangkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 dan 9 yang berfokus pada penguatan ekonomi di pedesaan.

Kolaborasi Pemerintah untuk Mendorong Pemberdayaan Ekonomi Pedesaan

Lebih lanjut, Gus Ipul menekankan bahwa kolaborasi antara Kementerian Sosial dan Kementerian Koperasi bertujuan untuk mendorong setiap KPM untuk menjadi bagian dari ekosistem koperasi desa. 

MoU ini mengacu pada pengentasan kemiskinan ekstrem dengan memberdayakan masyarakat melalui koperasi yang ada di desa dan kelurahan. Inpres Nomor 9, khususnya, menyoroti pentingnya koperasi dalam menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat, dengan sasaran agar mereka memiliki akses lebih besar ke sumber daya ekonomi.

Pemerintah melalui kementerian terkait akan bergerak secara bertahap untuk memastikan koperasi desa dan kelurahan sudah siap menerima anggota baru. 

KPM yang bergabung di koperasi akan memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari unit usaha, yang tidak hanya menguntungkan dari segi sosial tetapi juga ekonomi. Gus Ipul berharap hal ini dapat mempercepat upaya pengentasan kemiskinan dengan melibatkan KPM lebih aktif dalam perekonomian lokal.

Manfaat Bergabung di Koperasi Desa bagi Keluarga Penerima Manfaat

Bergabung dengan Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih, menurut Gus Ipul, memiliki berbagai manfaat bagi KPM. Selain menjadi anggota koperasi yang memiliki hak atas Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dibagikan di akhir tahun, KPM juga berperan sebagai konsumen yang memiliki suara dalam pengelolaan koperasi. 

Hal ini memberikan rasa kepemilikan terhadap usaha yang dijalankan, sekaligus menciptakan insentif ekonomi bagi keluarga penerima manfaat.

Selain itu, Gus Ipul juga mengajak KPM untuk memanfaatkan koperasi sebagai tempat untuk membeli bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. 

Dengan menjadi anggota, mereka tidak hanya mendapatkan manfaat dari pembelian barang di koperasi, tetapi juga berpartisipasi dalam perputaran ekonomi yang lebih besar. 

Di sini, koperasi bukan hanya menjadi tempat jual beli produk, tetapi juga sebagai tempat bagi KPM untuk berkembang secara ekonomi.

Implementasi di Lapangan untuk Memastikan Kesiapan Koperasi

Setelah penandatanganan MoU, langkah selanjutnya adalah memastikan kesiapan koperasi desa untuk menerima anggota baru, khususnya KPM. Gus Ipul mengungkapkan bahwa pemerintah akan memonitor kesiapan koperasi di lapangan, mulai dari kesiapan bangunan, pengelolaannya, hingga usaha yang dijalankan. 

Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa koperasi dapat berfungsi secara optimal dalam memberikan manfaat bagi anggotanya, termasuk KPM yang terlibat.

Menanggapi hal ini, Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Dengan adanya program ini, masyarakat yang sebelumnya hanya bergantung pada bantuan sosial dapat mulai bertransformasi menjadi bagian dari jaringan koperasi yang lebih mandiri secara ekonomi.

Potensi Besar Pemberdayaan Ekonomi Lewat Koperasi

Program ini diharapkan dapat mendorong KPM untuk lebih mandiri dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi. Tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas melalui koperasi. 

Dengan prinsip gotong royong yang menjadi dasar koperasi, diharapkan ekonomi pedesaan bisa berkembang lebih pesat, sekaligus mengurangi kesenjangan sosial.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat desa. Dengan langkah-langkah konkret yang diambil melalui MoU ini, diharapkan KPM bisa lebih siap untuk menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang lebih besar, tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga sebagai produsen dan pemilik dari usaha koperasi yang ada.

Dengan begitu, koperasi desa dan kelurahan bukan hanya menjadi alat untuk distribusi barang kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi wadah yang memperkuat ekonomi lokal dan mendorong kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Celo

Celo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Samsat Keliling Polda Metro Jaya Masih Dibuka di 14 Lokasi Jadetabek

Samsat Keliling Polda Metro Jaya Masih Dibuka di 14 Lokasi Jadetabek

Wamenag Tekankan Kualitas Layanan KUA Harus Meningkat dan Tidak Lambat

Wamenag Tekankan Kualitas Layanan KUA Harus Meningkat dan Tidak Lambat

Persiapan Ramadhan 2026: Bulog Tingkatkan Stok Pangan di Sumbagut

Persiapan Ramadhan 2026: Bulog Tingkatkan Stok Pangan di Sumbagut

BRIN Perkuat Kapal Riset Maritim melalui Kolaborasi dengan OceanX

BRIN Perkuat Kapal Riset Maritim melalui Kolaborasi dengan OceanX

Pakar Hati-Hati! Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump

Pakar Hati-Hati! Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump