Kamis, 22 Januari 2026

Harga Sembako Jawa Timur Rabu 21 Januari 2026, Cabai Merah dan Beras Stabil

Harga Sembako Jawa Timur Rabu 21 Januari 2026, Cabai Merah dan Beras Stabil
Harga Sembako Jawa Timur Rabu 21 Januari 2026, Cabai Merah dan Beras Stabil

JAKARTA - Harga sembako di Jawa Timur pada 21 Januari 2026 menunjukkan tren stabil dengan sedikit perubahan dibandingkan hari sebelumnya. 

Pemerintah terus memantau perkembangan harga bahan pokok untuk menjaga kestabilan ekonomi rumah tangga, mengingat peran penting sembako dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pemantauan harga secara berkala, masyarakat bisa mengatur anggaran belanja mereka agar tidak terbebani oleh fluktuasi harga yang terkadang tak terduga.

Baca Juga

Dorong Pelindungan Paten Inovasi Teknologi Kelistrikan di PLTU Paiton

Meski dalam beberapa waktu terakhir harga sembako di Jawa Timur mengalami kenaikan, untuk hari ini harga cenderung stabil, dengan beberapa bahan pokok utama tidak menunjukkan perubahan signifikan.

Sembako, yang merupakan akronim dari sembilan bahan pokok, mencakup bahan-bahan penting yang diperlukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan dan rumah tangga, seperti beras, minyak goreng, gula, daging, dan telur. 

Selain sembako utama tersebut, harga cabai, sebagai salah satu komoditas penting di dapur, juga terus dipantau.

Daftar Harga Sembako Terbaru di Jawa Timur

Berikut adalah harga sembako terbaru di Jawa Timur yang terpantau pada pukul 11.17 WIB, 21 Januari 2026. Data ini dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo):

Beras Premium: Rp 14.844/kg

Beras Medium: Rp 12.888/kg

Gula Kristal Putih: Rp 16.538/kg

Minyak Goreng Curah: Rp 18.606/kg

Minyak Goreng Kemasan Premium: Rp 20.281/liter

Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp 17.475/liter

Minyak Goreng Minyakita: Rp 16.950/liter

Daging Sapi Paha Belakang: Rp 119.635/kg

Daging Ayam Ras: Rp 35.285/kg

Daging Ayam Kampung: Rp 69.111/kg

Telur Ayam Ras: Rp 27.470/kg

Telur Ayam Kampung: Rp 45.811/kg

Susu Kental Manis Bendera: Rp 12.523 (370 gr/kl)

Susu Kental Manis Indomilk: Rp 12.468 (370 gr/kl)

Susu Bubuk Bendera: Rp 41.634 (400 gr/dos)

Susu Bubuk Indomilk: Rp 40.673 (400 gr/dos)

Garam Bata: Rp 1.721

Garam Halus: Rp 9.247/kg

Cabai Merah Keriting: Rp 26.197/kg

Cabai Merah Besar: Rp 24.157/kg

Cabai Rawit Merah: Rp 38.336/kg

Bawang Merah: Rp 33.860/kg

Bawang Putih: Rp 32.568/kg

Gas Elpiji: Rp 19.683

Harga cabai merah keriting, salah satu bahan penting dalam masakan sehari-hari, tercatat berada pada angka Rp 26.197 per kilogram, sementara cabai rawit merah masih cukup tinggi di Rp 38.336 per kilogram. 

Untuk bahan pokok lainnya, sebagian besar menunjukkan kestabilan dengan sedikit pergerakan harga, seperti harga beras premium yang tercatat Rp 14.844 per kilogram.

Faktor Penyebab Fluktuasi Harga Sembako

Perubahan harga sembako sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa penyebab utama fluktuasi harga yang harus diperhatikan oleh masyarakat dan pemerintah:

Permintaan dan Penawaran: Jika permintaan meningkat namun pasokan terbatas, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika pasokan melimpah namun permintaan stabil, harga bisa turun.

Cuaca dan Bencana Alam: Faktor cuaca yang ekstrem, seperti kekeringan atau hujan berlebihan, dapat memengaruhi hasil pertanian. Misalnya, kekurangan pasokan cabai atau bawang merah akibat cuaca buruk dapat memicu lonjakan harga.

Kebijakan Pemerintah: Kebijakan impor, subsidi, atau perubahan pajak dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan tarif pajak atas barang-barang tertentu bisa mengakibatkan kenaikan harga di pasaran.

Kenaikan Biaya Produksi: Harga bahan baku, pupuk, dan biaya transportasi yang meningkat akan meningkatkan biaya produksi barang-barang sembako. Hal ini bisa mendorong kenaikan harga jual barang-barang tersebut.

Inflasi dan Nilai Tukar Mata Uang: Kenaikan tingkat inflasi dan fluktuasi nilai tukar mata uang juga mempengaruhi harga sembako, terutama jika bahan pokok banyak yang diimpor dari luar negeri.

Masalah Rantai Pasokan: Gangguan dalam rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan pekerja, atau kerusakan infrastruktur dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman barang, yang pada gilirannya menyebabkan kenaikan harga akibat kekurangan pasokan.

Pentingnya Memantau Harga Sembako

Fluktuasi harga sembako di Jawa Timur menunjukkan bahwa harga bahan pokok dapat berubah dengan cepat, tergantung pada kondisi pasar dan faktor eksternal lainnya. 

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memantau harga sembako secara rutin agar dapat mengatur pengeluaran dengan bijak dan menghindari pemborosan.

Bagi pedagang dan produsen, memantau harga sembako juga menjadi hal yang penting, karena perubahan harga bahan baku dapat mempengaruhi harga jual di pasar.

Pemerintah, melalui berbagai lembaga terkait, juga berupaya untuk menjaga stabilitas harga dan memberikan intervensi yang diperlukan untuk memastikan harga sembako tetap terjangkau bagi masyarakat luas.

Harga sembako di Jawa Timur pada 21 Januari 2026 terpantau stabil, dengan beberapa bahan pokok tidak mengalami perubahan signifikan. Namun, fluktuasi harga tetap perlu diwaspadai, mengingat sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi kestabilannya. 

Masyarakat diimbau untuk terus memantau harga sembako agar dapat mengelola pengeluaran rumah tangga dengan lebih bijak, sementara pemerintah juga diharapkan dapat menjaga kestabilan harga melalui kebijakan yang tepat.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Layanan Samsat Keliling Jakarta dan Sekitarnya Tersedia di 14 Lokasi

Layanan Samsat Keliling Jakarta dan Sekitarnya Tersedia di 14 Lokasi

Kemenhaj Tegaskan Petugas Haji Wajib Fokus Melayani Jemaah Haji

Kemenhaj Tegaskan Petugas Haji Wajib Fokus Melayani Jemaah Haji

DPR Tekankan Pentingnya Undang-Undang untuk Keberlanjutan Program MBG

DPR Tekankan Pentingnya Undang-Undang untuk Keberlanjutan Program MBG

Dari Kairo, Menag Ajak Umat Jadikan Ekoteologi Dasar Menjaga Alam

Dari Kairo, Menag Ajak Umat Jadikan Ekoteologi Dasar Menjaga Alam

Indonesia dan Qatar Sepakati Perjanjian Pertahanan Senilai Rp 37,95 Triliun

Indonesia dan Qatar Sepakati Perjanjian Pertahanan Senilai Rp 37,95 Triliun