JAKARTA - Aktivitas masyarakat Jabodetabek pada Selasa, 20 Januari 2026, perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca yang diprakirakan cenderung basah sepanjang hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan akan turun di hampir seluruh wilayah Jakarta dan daerah penyangganya. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna jalan.
Cuaca hujan yang merata di wilayah metropolitan tidak hanya berpotensi mengganggu mobilitas, tetapi juga meningkatkan risiko genangan air di sejumlah titik rawan.
Baca JugaDorong Pelindungan Paten Inovasi Teknologi Kelistrikan di PLTU Paiton
Oleh karena itu, BMKG mengingatkan masyarakat untuk memantau perkembangan cuaca terkini dan mengambil langkah antisipatif sejak dini.
Hujan Ringan Diprakirakan Guyur Jakarta
Berdasarkan informasi resmi BMKG, seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan. Kondisi ini mencakup Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Utara. Meski tergolong ringan, hujan yang turun secara merata tetap berpotensi memengaruhi aktivitas harian warga ibu kota.
Suhu udara di Jakarta diperkirakan berada pada kisaran 22 hingga 29 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara relatif tinggi, yakni antara 69 hingga 97 persen. Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut dapat membuat udara terasa lebih lembap dan kurang nyaman, terutama pada jam-jam tertentu.
BMKG mengimbau warga Jakarta untuk tetap membawa perlengkapan pelindung hujan saat bepergian. Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk mengantisipasi kemungkinan genangan air, khususnya di wilayah yang kerap terdampak banjir lokal saat hujan turun meski dengan intensitas ringan.
Kondisi Cuaca Wilayah Tangerang dan Sekitarnya
Wilayah Tangerang dan sekitarnya juga diperkirakan mengalami kondisi cuaca yang serupa dengan Jakarta. BMKG memprakirakan hujan ringan akan mengguyur kawasan ini sepanjang hari. Wilayah penyangga ibu kota tersebut memiliki karakter cuaca yang cukup dinamis, sehingga potensi hujan tetap perlu diwaspadai.
Suhu udara di Tangerang diperkirakan berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius. Adapun tingkat kelembapan udara berada pada rentang 68 hingga 99 persen. Angka kelembapan yang tinggi ini dapat memicu rasa gerah meskipun hujan turun dengan intensitas ringan.
Bagi masyarakat Tangerang yang beraktivitas di luar ruangan, BMKG menyarankan untuk menyesuaikan jadwal kegiatan dengan kondisi cuaca. Pengendara juga diminta meningkatkan kehati-hatian karena jalanan licin berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Sedang
Berbeda dengan Jakarta dan Tangerang, wilayah Bogor dan Depok diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang. Kondisi ini membuat kedua daerah tersebut perlu meningkatkan kewaspadaan, mengingat Bogor dikenal sebagai wilayah dengan curah hujan relatif tinggi.
Suhu udara di Bogor dan Depok diperkirakan berada pada kisaran 22 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 68 hingga 99 persen. Curah hujan dengan intensitas sedang dapat memicu peningkatan debit air sungai serta potensi genangan di wilayah dataran rendah.
BMKG mengingatkan masyarakat di Bogor dan Depok untuk mewaspadai dampak lanjutan dari hujan, seperti genangan air dan hambatan lalu lintas. Warga yang tinggal di daerah rawan longsor juga disarankan untuk lebih waspada terhadap perubahan kondisi lingkungan sekitar.
Imbauan Kewaspadaan Bagi Masyarakat Jabodetabek
Sementara itu, wilayah Bekasi diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan. Meski demikian, kondisi cuaca di Bekasi tetap perlu diperhatikan mengingat tingginya tingkat kelembapan udara yang mencapai 68 hingga 99 persen. Suhu udara di wilayah ini berkisar antara 22 hingga 30 derajat Celsius.
BMKG secara umum mengimbau masyarakat Jabodetabek untuk tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca, terutama genangan air yang dapat muncul secara tiba-tiba. Aktivitas luar ruangan sebaiknya direncanakan dengan mempertimbangkan prakiraan cuaca agar tidak terganggu.
Selain itu, masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi terbaru dari BMKG melalui kanal resmi. Perubahan kondisi atmosfer dapat terjadi dengan cepat, sehingga pembaruan informasi cuaca menjadi penting untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan aktivitas harian.
Dengan meningkatnya intensitas hujan di awal tahun, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci. Masyarakat Jabodetabek diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas, menjaga keselamatan, serta mengantisipasi dampak cuaca demi kelancaran kegiatan sehari-hari.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
ICEX Resmi Berizin OJK, Menandai Era Baru Bursa Kripto Kompetitif di Indonesia
- Rabu, 21 Januari 2026
PNM Tingkatkan Daya Saing UMKM Melalui Pendampingan, Inovasi, dan Kolaborasi
- Rabu, 21 Januari 2026
Pegadaian Catatkan Lonjakan Harga Emas, Beberapa Produk Tembus Rp2,82 Juta
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
DPR Tekankan Pentingnya Undang-Undang untuk Keberlanjutan Program MBG
- Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia dan Qatar Sepakati Perjanjian Pertahanan Senilai Rp 37,95 Triliun
- Rabu, 21 Januari 2026
Terpopuler
1.
JMA Syariah Targetkan Pendapatan Kontribusi Tumbuh 20 Persen
- 21 Januari 2026
2.
Amankah Merendam Teh dalam Susu Semalaman? Ini Penjelasannya
- 21 Januari 2026
3.
4.
Tarif Listrik PLN Januari 2026 Tetap Stabil, Simak Informasinya
- 21 Januari 2026











