Surplus APBN Tembus 153 Triliun
- Senin, 11 September 2023
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan kinerja keuangan negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Juli 2023 membukukan kinerja positif dengan surplus sebesar Rp153,5 triliun. Nilai tersebut terpantau naik tipis dari surplus sepanjang Januari-Juni atau semester I/2023 yang mencapai Rp152,3 triliun. “Posisi APBN secara keseluruhan masih dalam posisi surplus sebesar Rp153,5 triliun atau kalau diukur pendapatan domestik bruto [PDB] atau nilai ekonomi kita, yaitu 0,72 persen dari total PDB nasional kita,” ujarnya dalam konferensi pers APBN Kita, Jumat (11/8/2023). Sebelumnya, tren posisi surplus APBN Juni 2023 tersebut terpantau menurun jika dibandingkan capaian Mei 2023 yang senilai Rp204,3 triliun dan April sebesar Rp234,7 triliun. Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan bahwa kondisi APBN hingga Juli 2023 cukup baik dan sangat kuat dengan pendapatan negara yang mencapai Rp1.614,8 triliun, tumbuh 4,1 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Adapun, kinerja penerimaan negara tersebut telah mencapai 65,6 persen dari target APBN 2023. Sementara belanja negara telah terbelanjakan sebesar Rp1.461,2 triliun atau 47,7 persen dari target APBN tahun ini, tumbuh 1,2 persen (yoy). Melihati sisi keseimbangan primer tercatat surplus berada pada posisi Rp394,5 triliun, naik tipis dari capaian Juni 2023 yang sebesar Rp368,2 triliun.
Redaksi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
ICEX Resmi Berizin OJK, Menandai Era Baru Bursa Kripto Kompetitif di Indonesia
- Rabu, 21 Januari 2026
PNM Tingkatkan Daya Saing UMKM Melalui Pendampingan, Inovasi, dan Kolaborasi
- Rabu, 21 Januari 2026
Pegadaian Catatkan Lonjakan Harga Emas, Beberapa Produk Tembus Rp2,82 Juta
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
DPR Tekankan Pentingnya Undang-Undang untuk Keberlanjutan Program MBG
- Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia dan Qatar Sepakati Perjanjian Pertahanan Senilai Rp 37,95 Triliun
- Rabu, 21 Januari 2026
Terpopuler
1.
JMA Syariah Targetkan Pendapatan Kontribusi Tumbuh 20 Persen
- 21 Januari 2026
2.
Amankah Merendam Teh dalam Susu Semalaman? Ini Penjelasannya
- 21 Januari 2026
3.
4.
Tarif Listrik PLN Januari 2026 Tetap Stabil, Simak Informasinya
- 21 Januari 2026











