Rabu, 20 Mei 2026

Prudential Syariah Rilis PRUTahapan Cemerlang untuk Dana Pendidikan

Prudential Syariah Rilis PRUTahapan Cemerlang untuk Dana Pendidikan
Iskandar Ezzahuddin, Presiden Direktur Prudential Syariah. (Foto: babelinsight.id)

JAKARTA – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) secara resmi meluncurkan PRUTahapan Cemerlang. Produk terbaru ini hadir sebagai asuransi jiwa tradisional dwiguna syariah yang menyediakan Manfaat Dana Tahapan hingga mencapai 160% dari Target Dana.

Inovasi teranyar ini disajikan untuk menyokong perencanaan finansial keluarga, seperti halnya tabungan pendidikan, hari tua, serta kebutuhan keuangan lainnya, dengan nilai kontribusi mulai dari Rp200.000 per bulan.

Langkah perilisan produk ini menjadi perwujudan komitmen nyata dari Prudential Syariah dalam menghadirkan perlindungan inovatif bagi keluarga di Indonesia, khususnya guna mendukung kesiapan finansial untuk pendidikan anak.

Baca Juga

Danantara: Yield Dividen Saham BUMN Sangat Atraktif di Atas 11 Persen

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata biaya untuk pendidikan di tingkat SD melonjak hingga 90% dari Rp 2,4 juta pada 2018 menjadi Rp 4,56 juta pada 2024.

Di samping itu, ongkos pendidikan untuk bangku perguruan tinggi juga meningkat sebesar 31,38% hingga menyentuh angka Rp 19,01 juta per tahun ajaran pada 2024.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin mengutarakan bahwa kenaikan biaya pendidikan yang posisinya berada di atas nilai inflasi membuat perencanaan keuangan menjadi hal yang semakin krusial.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Iskandar menyatakan, “PRUTahapan Cemerlang hadir untuk membantu memastikan dana tersedia tepat waktu di setiap jenjang pendidikan. Jika terjadi risiko pada pencari nafkah, rencana pendidikan anak tetap dapat berjalan,” dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (19/5/2026).

PRUTahapan Cemerlang sengaja dirancang lewat sistem pencairan dana secara bertahap guna menyesuaikan kebutuhan keluarga, mulai alokasi biaya pendidikan hingga modal usaha.

Bukan hanya itu, produk ini pun dipersiapkan untuk membantu keluarga dalam menyusun rencana keuangan jangka panjang, termasuk untuk masa tua.

Prudential Syariah menyediakan dua opsi jenis rencana (plan), yaitu Plan PRO yang menawarkan proteksi jiwa hingga usia 55 tahun, serta Plan MAX yang dilengkapi dengan keuntungan bebas kontribusi jika peserta didiagnosis kondisi kritis tahap akhir.

Kedua pilihan plan tersebut sama-sama menawarkan Manfaat Dana Tahapan hingga 160% dari Target Dana dengan besaran kontribusi mulai Rp 200.000 per bulan.

Adapun proteksi perlindungan yang diberikan meliputi santunan wafat sebesar 200% uang pertanggungan, ekstra santunan meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar 200%, manfaat atas cacat total dan tetap sejumlah 200%, hingga fasilitas bebas kontribusi andaikata peserta meninggal dunia, mengalami cacat total tetap, atau menderita kondisi kritis tahap akhir khusus untuk Plan MAX.

Iskandar menjelaskan, produk ini didesain sedemikian rupa supaya keluarga dapat mengamankan dana pendidikan anak sekaligus mengelola rencana keuangan jangka panjang dalam satu paket perlindungan yang utuh.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Iskandar menuturkan, “PRUTahapan Cemerlang dirancang agar keluarga tidak perlu memilih antara menyiapkan pendidikan anak dan mempersiapkan masa depan finansial mereka sendiri,”

Kehadiran produk baru ini melengkapi deretan portofolio solusi perlindungan dari Prudential Syariah yang sebelumnya telah mencakup proteksi kesehatan, penyakit kritis, perencanaan warisan, hingga proteksi untuk ibadah haji.

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PTPP Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris Melalui RUPS Tahunan

PTPP Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris Melalui RUPS Tahunan

Resmi Merger, Aset BPR Kredit Mandiri Indonesia Capai Rp1,04 Triliun

Resmi Merger, Aset BPR Kredit Mandiri Indonesia Capai Rp1,04 Triliun

Strategi Bank SMBC Indonesia Antisipasi Potensi Kenaikan BI Rate

Strategi Bank SMBC Indonesia Antisipasi Potensi Kenaikan BI Rate

Integrasi Danamon dan MUFG Jakarta Targetkan Gabungan Aset Rp477 Triliun

Integrasi Danamon dan MUFG Jakarta Targetkan Gabungan Aset Rp477 Triliun

 OJK Catat Premi Unitlink Naik Jadi Rp 11,37 Triliun per Maret 2026

OJK Catat Premi Unitlink Naik Jadi Rp 11,37 Triliun per Maret 2026