Rabu, 25 Februari 2026

PLTS Atap Dorong Ekosistem Energi Bersih Berkelanjutan Nasional

PLTS Atap Dorong Ekosistem Energi Bersih Berkelanjutan Nasional
PLTS Atap Dorong Ekosistem Energi Bersih Berkelanjutan Nasional

JAKARTA - Upaya mencapai target bauran energi terbarukan nasional terus diperkuat melalui berbagai langkah konkret, salah satunya dengan mendorong pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap. 

Di tengah komitmen pemerintah untuk meningkatkan porsi energi baru terbarukan hingga 23 persen pada 2025 sesuai Rencana Umum Energi Nasional Kementerian ESDM, solusi energi berbasis surya semakin dipandang sebagai pilihan strategis.

Pemanfaatan PLTS Atap kini tidak lagi terbatas pada segmen tertentu. Rumah tangga, pelaku usaha, hingga sektor industri mulai melirik teknologi ini sebagai bagian dari transformasi menuju energi bersih. 

Baca Juga

Blok Masela Jadi Solusi Harga Gas Murah untuk Industri

Dalam konteks tersebut, PLN Icon Plus, sebagai bagian dari subholding PT PLN (Persero), menghadirkan solusi PLTS Atap yang dirancang andal, efisien, serta ramah lingkungan.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menegaskan bahwa kehadiran PLTS Atap bukan sekadar alternatif untuk menekan biaya listrik. Lebih dari itu, teknologi ini merupakan bagian dari langkah nyata mendukung agenda transisi energi nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

“ Kami memastikan layanan PLTS Atap terintegrasi penuh, mulai dari desain sistem, instalasi, pemeliharaan, hingga monitoring berbasis digital,” kata Chipta.

Menurut dia, seluruh proses dirancang agar pelanggan memperoleh pengalaman yang lebih cepat, transparan, dan terukur. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan solusi energi bersih yang mudah diakses berbagai kalangan.

PLTS Atap sebagai Pilar Transisi Energi

Transisi energi nasional membutuhkan partisipasi luas dari berbagai sektor. PLTS Atap dinilai mampu menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pergeseran dari energi fosil menuju energi terbarukan. 

Dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi utama, pengguna dapat menghasilkan listrik secara mandiri, terutama pada siang hari saat intensitas matahari optimal.

Pemanfaatan energi surya juga membantu mengurangi ketergantungan pada sumber energi berbasis fosil yang selama ini mendominasi bauran energi nasional. Dengan semakin banyaknya instalasi PLTS Atap, kontribusi energi terbarukan terhadap sistem kelistrikan nasional dapat meningkat secara bertahap.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional yang menargetkan bauran energi terbarukan sebesar 23 persen pada 2025. PLTS Atap menjadi solusi yang relatif fleksibel karena dapat dipasang di berbagai jenis bangunan, baik skala kecil maupun besar.

Solusi Terintegrasi dan Berbasis Digital

Salah satu keunggulan layanan yang ditawarkan adalah pendekatan terintegrasi dari hulu ke hilir. Prosesnya mencakup perencanaan desain sistem sesuai kebutuhan pelanggan, instalasi perangkat, pemeliharaan rutin, hingga pemantauan berbasis digital.

Teknologi pemantauan real-time memungkinkan pengguna mengetahui jumlah energi yang dihasilkan setiap hari, konsumsi listrik, serta potensi penghematan biaya. Informasi tersebut dapat diakses secara transparan sehingga pelanggan dapat mengukur efektivitas penggunaan PLTS Atap.

Menurut Chipta, pendekatan ini bertujuan memberikan kepastian layanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap teknologi energi surya. Dengan sistem yang terdigitalisasi, pengawasan kinerja pembangkit menjadi lebih mudah dan akurat.

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan

PLTS Atap tidak hanya menawarkan manfaat dari sisi lingkungan, tetapi juga aspek ekonomi jangka panjang. Dengan menghasilkan listrik sendiri pada siang hari, pelanggan berpotensi menekan biaya tagihan listrik bulanan.

Selain itu, penggunaan energi terbarukan turut meningkatkan nilai properti serta citra ramah lingkungan bagi perusahaan maupun institusi yang mengadopsinya. Dalam konteks bisnis, komitmen terhadap energi bersih dapat menjadi nilai tambah di mata mitra dan konsumen.

“Solusi ini bukan hanya investasi jangka panjang yang meningkatkan nilai properti dan citra ramah lingkungan perusahaan, tetapi juga langkah nyata menuju masa depan yang berkelanjutan, inklusif, dan hijau,” ucapnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemanfaatan PLTS Atap tidak hanya dilihat dari sisi teknis kelistrikan, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan.

Ajakan Kolaborasi untuk Energi Bersih

Dalam mendukung percepatan transisi energi, kolaborasi menjadi faktor penting. PLN Icon Plus mengajak masyarakat, pelaku usaha, dan instansi pemerintah untuk bersama-sama membangun ekosistem energi bersih melalui pemanfaatan PLTS Atap.

Partisipasi berbagai pihak diyakini akan mempercepat pencapaian target energi terbarukan nasional. Dengan semakin luasnya adopsi teknologi surya, dampak positif terhadap pengurangan emisi dan ketahanan energi nasional dapat semakin terasa.

PLTS Atap menjadi simbol perubahan cara pandang terhadap energi, dari sekadar konsumsi menjadi produksi mandiri yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dukungan infrastruktur, regulasi, serta inovasi teknologi menjadi kunci agar pemanfaatannya terus berkembang.

Melalui solusi yang terintegrasi, pemantauan digital, serta komitmen terhadap keberlanjutan, PLTS Atap semakin menegaskan perannya sebagai pilihan strategis dalam mendukung transisi energi nasional. 

Dengan langkah kolaboratif, target bauran energi terbarukan 23 persen pada 2025 bukan sekadar angka, melainkan tujuan yang dapat diwujudkan bersama.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Solusi Hemat Bright Gas untuk Ramadan dan UMKM Jatim

Solusi Hemat Bright Gas untuk Ramadan dan UMKM Jatim

Pertamina Geothermal Energy Ekspansi Pasar Internasional dengan Teknologi

Pertamina Geothermal Energy Ekspansi Pasar Internasional dengan Teknologi

Pemerintah Jamin Suplai Batu Bara untuk PLTU, ESDM Fokus Pada Ketersediaan

Pemerintah Jamin Suplai Batu Bara untuk PLTU, ESDM Fokus Pada Ketersediaan

Harga BBM Stabil pada 25 Februari, Pertamina, Shell, BP dan Vivo

Harga BBM Stabil pada 25 Februari, Pertamina, Shell, BP dan Vivo

Kawasan Industri Nikel Perkuat Keamanan Kerja Sesuai Arahan Kemnaker

Kawasan Industri Nikel Perkuat Keamanan Kerja Sesuai Arahan Kemnaker