Jumat, 06 Februari 2026

Rekomendasi 5 Rumah Subsidi Terjangkau di Buleleng Bali Tahun Ini

Rekomendasi 5 Rumah Subsidi Terjangkau di Buleleng Bali Tahun Ini
Rekomendasi 5 Rumah Subsidi Terjangkau di Buleleng Bali Tahun Ini

JAKARTA - Kabupaten Buleleng yang berada di wilayah utara Provinsi Bali kini semakin menarik perhatian sebagai lokasi hunian terjangkau. 

Berbeda dengan kawasan Bali selatan yang cenderung padat dan mahal, Buleleng menawarkan lingkungan yang lebih tenang dengan harga properti yang relatif ramah di kantong, khususnya untuk rumah subsidi.

Dengan ibu kota Singaraja, Kabupaten Buleleng memiliki posisi geografis strategis. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Laut Jawa di sebelah utara serta Selat Bali di bagian barat. 

Baca Juga

Industri Pengolahan Dominasi Ekonomi Indonesia 2025, Jadi Pilar PDB Terbesar

Sementara itu, di sisi timur dan selatan, Buleleng berbatasan dengan Kabupaten Karangasem, Bangli, Tabanan, Badung, dan Jembrana. Kondisi ini membuat Buleleng tetap terhubung dengan berbagai wilayah penting di Pulau Bali.

Selain faktor geografis, Buleleng juga dikenal memiliki kekayaan alam yang melimpah. Daerah ini merupakan sentra perkebunan cengkeh, kopi, aren, hingga durian yang menjadi komoditas unggulan. Lanskap perbukitan dan kawasan alam terbuka juga menjadikan Buleleng cocok untuk berbagai aktivitas wisata alam seperti trekking, bersepeda, hingga olahraga ekstrem. Dengan kombinasi tersebut, Buleleng dinilai ideal sebagai kawasan hunian sekaligus investasi jangka panjang.

Data Rumah Subsidi Resmi dari Sistem Pemerintah

Berdasarkan data Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), terdapat sejumlah proyek rumah subsidi di Kabupaten Buleleng Bali.

Data tersebut menjadi rujukan resmi bagi masyarakat yang ingin mencari rumah subsidi sesuai ketentuan pemerintah. Rumah-rumah yang terdaftar telah memenuhi standar harga, spesifikasi bangunan, dan kelayakan huni. Berikut beberapa rekomendasi rumah subsidi di Kabupaten Buleleng.

Perumahan Anugraha Tama Bulian

Perumahan ini terletak di Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng yang dikembangkan oleh PT Anugraha Tama Propertindo. Total unit yang tersedia sebanyak 210 unit dengan harga Rp168 juta untuk setiap unit.

Hunian yang ditawarkan merupakan rumah tipe 36 dengan luas bangunan 36 meter persegi di atas lahan seluas 85 meter persegi. Setiap unit dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi, sehingga cocok untuk keluarga kecil.

Dari sisi spesifikasi teknis, rumah ini menggunakan genteng lokal sebagai penutup atap, dinding plester, lantai rabatan, serta pondasi batu kali. Harga yang terjangkau dan jumlah unit yang cukup banyak menjadikan perumahan ini salah satu pilihan favorit rumah subsidi di Buleleng.

Puri Agung Permata 3

Perumahan ini berlokasi di Desa Petemon, Kecamatan Seririt yang dikembangkan oleh Agung Permata Abadi. Perumahan ini menawarkan 156 unit rumah subsidi dengan harga Rp185 juta per unit.

Puri Agung Permata 3 menawarkan rumah tipe 36/70 dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 70 meter persegi. Setiap unit telah dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Spesifikasi teknis bangunan meliputi rangka atap baja ringan dengan penutup genteng, dinding batako yang diplester dan diaci, lantai keramik, serta pondasi batu kali dengan cor pertulangan. Dengan spesifikasi tersebut, perumahan ini menawarkan hunian subsidi yang relatif lebih modern.

Wilwa Grha Nusantara

Perumahan ini berlokasi di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan yang dikembangkan oleh PT Wilwatikta Grha Nusantara. Total ketersediaan rumah subsidi mencapai 149 unit dengan harga Rp168 juta.

Unit yang tersedia merupakan rumah tipe 36 dengan luas bangunan 36 meter persegi di atas lahan seluas 90 meter persegi. Setiap unit dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Spesifikasi teknis bangunan mencakup kerangka atap baja ringan dengan genteng lokal, dinding batako, lantai rabatan, serta pondasi batu kali. Luas lahan yang lebih besar dibanding tipe standar menjadi nilai tambah bagi calon penghuni.

Perumahan Taman Selat Tahap 2

Terletak di Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Perumahan Taman Selat Tahap 2 yang dikembangkan oleh CV Tri Karya Graha menawarkan total 109 unit rumah subsidi.

Perumahan ini menyediakan dua pilihan tipe rumah. Tipe 36/80 ditawarkan dengan harga Rp168 juta, memiliki luas bangunan 36 meter persegi di atas lahan 80 meter persegi, dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Spesifikasi bangunan mencakup atap genteng, dinding batako diplester, lantai keramik, serta pondasi batu kali.

Selain itu, tersedia tipe 30/80 dengan harga Rp158 juta. Tipe ini memiliki luas bangunan 30 meter persegi di atas lahan 80 meter persegi, dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi, dengan spesifikasi teknis serupa.

Lotus Hill Lovina

Berlokasi di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, proyek dari PT Krisna Agung ini menawarkan total 83 unit rumah subsidi dengan dua pilihan tipe.

Tipe pertama adalah 30/70 SF dengan harga Rp181 juta. Rumah ini memiliki luas bangunan 30 meter persegi di atas lahan 70 meter persegi, dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Spesifikasi teknisnya mencakup rangka atap baja ringan, plafon gypsum setinggi tiga meter, penutup atap genteng kodok, serta dinding batako diplester dan dicat.

Tipe kedua memiliki spesifikasi teknis serupa, namun ditawarkan dengan harga Rp168 juta. Variasi tipe dan harga ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah subsidi di kawasan Lovina dan sekitarnya.

Hunian Subsidi Jadi Pilihan Rasional di Buleleng

Dengan berbagai pilihan rumah subsidi yang tersedia, Kabupaten Buleleng memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk memiliki hunian layak di Bali dengan harga terjangkau. 

Dukungan data resmi pemerintah serta beragam pilihan lokasi dan spesifikasi menjadikan Buleleng sebagai salah satu kawasan potensial untuk pengembangan hunian subsidi di Bali utara.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Menekraf Dorong Ekonomi Kreatif Sebagai Mesin Baru Pertumbuhan Nasional Berbasis Komunitas

Menekraf Dorong Ekonomi Kreatif Sebagai Mesin Baru Pertumbuhan Nasional Berbasis Komunitas

Menekraf Fokus Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah Hingga Level Internasional

Menekraf Fokus Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah Hingga Level Internasional

Batam Catat Rekor Wisatawan Mancanegara 2025 dan Jadi Pintu Masuk Utama Kepri

Batam Catat Rekor Wisatawan Mancanegara 2025 dan Jadi Pintu Masuk Utama Kepri

Investasi Energi: Pertamina Bidik Tambahan Produksi 100.000 Barel dari Optimalisasi Ladang Tua

Investasi Energi: Pertamina Bidik Tambahan Produksi 100.000 Barel dari Optimalisasi Ladang Tua

Investasi & Geopolitik: India Pangkas Pembelian Minyak Rusia, AS Siap Ambil Alih Pasar?

Investasi & Geopolitik: India Pangkas Pembelian Minyak Rusia, AS Siap Ambil Alih Pasar?