Investasi Energi: Pertamina Bidik Tambahan Produksi 100.000 Barel dari Optimalisasi Ladang Tua
- Jumat, 06 Februari 2026
JAKARTA - Di tengah dinamika harga komoditas global, PT Pertamina (Persero) menetapkan target ambisius untuk meningkatkan produksi minyak mentah nasional.
Fokus utama tahun ini adalah melakukan optimalisasi pada sumur-sumur minyak tua melalui penerapan teknologi mutakhir, dengan target tambahan produksi mencapai 100.000 barel per hari (bph).
Langkah ini dipandang sebagai investasi strategis untuk mengurangi ketergantungan pada impor minyak mentah dan menjaga stabilitas pasokan energi dalam negeri.
Baca JugaIndustri Pengolahan Dominasi Ekonomi Indonesia 2025, Jadi Pilar PDB Terbesar
Strategi Reaktivasi dan Teknologi EOR
Untuk mencapai target tersebut, Pertamina mengandalkan beberapa pendekatan teknis:
Enhanced Oil Recovery (EOR): Penggunaan teknologi injeksi kimia, uap, atau gas untuk mengangkat sisa cadangan minyak yang sulit dijangkau dengan metode konvensional di ladang-ladang tua.
Reaktivasi Sumur Idle: Menghidupkan kembali sumur-sumur yang sebelumnya tidak beroperasi namun masih memiliki potensi cadangan ekonomis.
Digitalization of Fields: Penggunaan sensor dan analisis data real-time untuk memantau kinerja sumur secara presisi, sejalan dengan tren digitalisasi industri global.
Dampak Ekonomi dan Ketahanan Energi
Peningkatan produksi ini memiliki korelasi langsung terhadap kesehatan fiskal negara dan iklim investasi:
Menekan Defisit Dagang: Tambahan 100.000 barel secara signifikan dapat mengurangi devisa yang keluar untuk belanja minyak mentah dari luar negeri.
Efisiensi Biaya: Memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada di ladang tua jauh lebih efisien secara modal dibandingkan membuka lapangan migas baru (greenfield) dari nol.
Multiplier Effect: Aktivitas di ladang-ladang minyak ini akan menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan ekonomi di sekitar wilayah operasi.
Relevansi dengan Pasar Modal
Berita ini memberikan sentimen positif bagi ekosistem investasi sektor energi di Indonesia:
Kepercayaan Investor: Langkah progresif Pertamina menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan bisnis energi fosil di masa transisi energi.
Sentimen Sektoral: Fokus pada produksi domestik ini juga memberikan angin segar bagi perusahaan-perusahaan jasa penunjang migas yang melantai di bursa saham.
Regan
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Perbankan Gencar Akselerasi Digitalisasi UMKM
- Jumat, 06 Februari 2026
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Menekraf Dorong Ekonomi Kreatif Sebagai Mesin Baru Pertumbuhan Nasional Berbasis Komunitas
- Jumat, 06 Februari 2026
Menekraf Fokus Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah Hingga Level Internasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Batam Catat Rekor Wisatawan Mancanegara 2025 dan Jadi Pintu Masuk Utama Kepri
- Jumat, 06 Februari 2026
Investasi & Geopolitik: India Pangkas Pembelian Minyak Rusia, AS Siap Ambil Alih Pasar?
- Jumat, 06 Februari 2026
Pencegahan Gratifikasi Diperkuat Menaker demi Jaga Kepercayaan Publik dan Keadilan
- Jumat, 06 Februari 2026












