Kamis, 29 Januari 2026

Sinergi Strategis Bappenas dan ADB Dorong Proyek Pembangunan Berkualitas

Sinergi Strategis Bappenas dan ADB Dorong Proyek Pembangunan Berkualitas
Sinergi Strategis Bappenas dan ADB Dorong Proyek Pembangunan Berkualitas

JAKARTA - Di tengah ketidakpastian global dan tantangan pembangunan yang semakin kompleks, pemerintah Indonesia menilai bahwa pola kerja sama pembangunan perlu berevolusi. 

Lembaga pembiayaan internasional tidak lagi cukup hadir sebagai penyedia dana semata, melainkan dituntut berperan lebih awal dalam proses perencanaan. 

Perspektif inilah yang mendorong Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memperkuat kemitraan strategis dengan Asian Development Bank (ADB), khususnya dalam merancang arah pembangunan jangka menengah dan panjang.

Baca Juga

Peran Petani Muda Menggiring Pupuk Organik Jadi Primadona

Pendekatan tersebut menjadi penting mengingat perencanaan pembangunan kini harus adaptif terhadap perubahan situasi global, risiko geopolitik, serta tekanan ekonomi dan lingkungan. 

Dengan melibatkan mitra internasional sejak tahap perencanaan, pemerintah berharap kualitas proyek dapat meningkat, kesiapan pelaksanaan lebih matang, dan dampak pembangunan menjadi lebih berkelanjutan.

Bappenas ingin ADB jadi mitra dalam perencanaan pembangunan

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menginginkan Asian Development Bank (ADB) turut menjadi mitra strategis dalam perencanaan pembangunan.

“Kami ingin ADB tidak hanya menjadi lembaga pembiayaan, tetapi juga mitra strategis dalam perencanaan pembangunan. Akan sangat baik jika ADB dapat bekerja bersama kami dalam merancang perencanaan di tengah ketidakpastian, bukan hanya membiayai dalam situasi yang sudah pasti,” kata Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard saat bertemu perwakilan ADB di Gedung Bappenas.

Febrian mengatakan pada pertemuan itu Bappenas dan ADB memperkuat kemitraan kemitraan strategis dalam perencanaan dan pembiayaan pembangunan, sekaligus mendorong peningkatan kesiapan proyek, penguatan kapasitas kelembagaan, serta percepatan implementasi di tingkat kementerian teknis.

Penguatan perencanaan di tengah ketidakpastian

Febrian menilai bahwa tantangan pembangunan saat ini menuntut perencanaan yang tidak hanya teknokratis, tetapi juga responsif terhadap dinamika yang cepat berubah. Ketidakpastian global, baik dari sisi ekonomi, politik, maupun lingkungan, membuat perencanaan yang matang menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan.

Dalam konteks tersebut, kehadiran ADB sebagai mitra strategis dinilai dapat memberikan nilai tambah, khususnya dalam hal pengalaman global, praktik terbaik internasional, serta pendekatan pembiayaan yang inovatif. Bappenas melihat bahwa kolaborasi sejak tahap perencanaan akan membantu memastikan proyek-proyek pembangunan tidak hanya layak secara finansial, tetapi juga siap dari sisi kelembagaan dan pelaksanaan.

Fokus pada efektivitas dan dampak jangka panjang

Febrian juga menegaskan bahwa proyek-proyek pembangunan yang didukung mitra internasional harus mampu berjalan secara efektif, tepat waktu, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. 

Menurutnya, tantangan utama sering kali bukan terletak pada kinerja mitra pembangunan, melainkan pada kesiapan internal kementerian teknis sebagai pelaksana proyek.

“Persoalan utamanya bukan pada kinerja ADB, melainkan pada kebutuhan kementerian teknis kita untuk memperkuat fondasi dan kapasitas pelaksanaan. Tentu, beban utamanya ada pada kita, dan kita harus memastikan bahwa proyek-proyek ini benar-benar dikembangkan dan dijalankan,” ujar dia.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan di dalam negeri agar kerja sama internasional dapat berjalan optimal. Tanpa fondasi yang kuat, dukungan pembiayaan dan teknis dari mitra global berisiko tidak memberikan hasil maksimal.

Tata kelola dan evaluasi proyek

Selain kesiapan kelembagaan, Wamen PPN juga menekankan urgensi penerapan tata kelola proyek yang disiplin dan berorientasi pada hasil. Menurutnya, setiap proyek pembangunan harus memiliki mekanisme pengawasan dan evaluasi yang jelas agar alokasi sumber daya dapat digunakan secara efektif.

Evaluasi berkala menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa proyek tetap berada pada jalur yang benar, sekaligus memungkinkan penyesuaian kebijakan jika ditemukan kendala di lapangan. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap proyek-proyek pembangunan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata.

Kondisi portofolio kerja sama Indonesia–ADB

Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Putut Hari Satyaka, turut memaparkan kondisi terkini portofolio kerja sama antara Indonesia dan ADB. Ia menegaskan bahwa ADB merupakan salah satu mitra pembangunan terpenting bagi Indonesia.

“ADB tetap menjadi salah satu mitra pembangunan terpenting bagi Indonesia. Saat ini, kami memiliki 12 proyek aktif bersama ADB, di mana sebagian berjalan sesuai rencana, sementara sebagian lainnya mengalami keterlambatan atau menghadapi risiko. Kami percaya bahwa kolaborasi yang lebih erat sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan tersebut,” ujar Putut.

Paparan ini menunjukkan bahwa meskipun kerja sama telah berjalan cukup lama, masih terdapat ruang perbaikan, khususnya dalam hal koordinasi, kesiapan proyek, dan mitigasi risiko.

Green Book sebagai arah pembangunan

Sebagai bagian dari upaya memperkuat perencanaan, Bappenas telah meluncurkan Green Book 2025–2029 yang mencakup 113 proyek dengan kebutuhan pinjaman sekitar 28,4 miliar dolar AS. Dokumen ini menjadi panduan penting dalam mengarahkan pembiayaan pembangunan, sekaligus memastikan keselarasan antara prioritas nasional dan dukungan mitra internasional.

Selanjutnya, Green Book 2026 dijadwalkan akan diluncurkan pada April mendatang. Dokumen tersebut akan memberikan penekanan lebih kuat pada penguatan koordinasi sejak tahap awal perencanaan, sehingga proyek-proyek yang diusulkan memiliki kesiapan yang lebih baik sebelum memasuki tahap implementasi.

Respons ADB terhadap penguatan implementasi

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wakil Presiden ADB Scott Morris menyampaikan bahwa pihaknya kini semakin menaruh perhatian pada kualitas implementasi proyek. Menurutnya, pendekatan ADB tidak lagi berhenti pada tahap persiapan semata.

“Tidak hanya pada tahap persiapan, tetapi menyoroti transformasi pendekatan pembiayaan ADB yang kini semakin beragam,” kata Scott Morris.

Pernyataan ini mencerminkan komitmen ADB untuk menyesuaikan strategi pembiayaan dan pendampingan proyek agar lebih relevan dengan kebutuhan negara mitra, termasuk Indonesia.

Menuju kemitraan yang lebih strategis

Ke depan, Bappenas berharap kerja sama dengan ADB dapat berkembang menjadi kemitraan yang lebih strategis dan komprehensif. Dengan keterlibatan sejak tahap perencanaan, diharapkan setiap proyek pembangunan dapat dirancang secara lebih matang, memiliki risiko yang terkelola, serta mampu memberikan dampak pembangunan yang berkelanjutan.

Pendekatan ini sekaligus menegaskan arah baru kerja sama pembangunan Indonesia dengan mitra internasional, yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga pada kualitas perencanaan, implementasi, dan hasil pembangunan.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Bupati Batang Hari Dukung Pembangunan Jalan Khusus Batubara oleh Investor

Bupati Batang Hari Dukung Pembangunan Jalan Khusus Batubara oleh Investor

Pemprov Jambi Percepat Jalan Khusus Batubara Demi Ekonomi Daerah

Pemprov Jambi Percepat Jalan Khusus Batubara Demi Ekonomi Daerah

Menko Pangan Sebut Program MBG Tembus 60 Juta Penerima Nasional Kini

Menko Pangan Sebut Program MBG Tembus 60 Juta Penerima Nasional Kini

Menko Pangan Tinjau OPF PGN Saka Dukung Ketahanan Energi

Menko Pangan Tinjau OPF PGN Saka Dukung Ketahanan Energi

Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Turun Hari Ini

Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Turun Hari Ini