PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascabencana Purbalingga Demi Aktivitas Warga Kembali Normal Cepat
- Kamis, 29 Januari 2026
JAKARTA - Upaya pemulihan pasokan listrik menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak setelah bencana banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
Listrik tidak hanya dibutuhkan untuk penerangan, tetapi juga menopang aktivitas ekonomi, komunikasi, dan layanan dasar masyarakat. Dalam kondisi tersebut, PLN bergerak cepat memastikan layanan kelistrikan kembali pulih secara bertahap.
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Purwokerto mempercepat penormalan jaringan listrik di wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan seiring dengan mulai membaiknya kondisi lapangan, meski masih terdapat sejumlah tantangan akses akibat material longsor dan dampak banjir yang cukup signifikan.
Baca JugaTOTL Tetap Optimistis Capai Target Pendapatan Rp 3,80 Triliun 2026
Kondisi pemulihan jaringan listrik terkini
General Manajer PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi, menyampaikan bahwa hingga Selasa (27/1) proses pemulihan telah menunjukkan hasil positif. Sekitar 80 persen sistem kelistrikan di beberapa dusun terdampak berhasil dinormalkan secara bertahap sehingga pelanggan kembali menikmati aliran listrik.
“Hingga Selasa (27/1), PLN berhasil memulihkan sekitar 80 persen sistem kelistrikan di wilayah Dusun Blambangan, Dusun Gunung Malang, Dusun Kaliurip, dan Dusun Serang Bawah (Desa Serang, Kecamatan Karangreja), sehingga sebagian besar pelanggan dapat kembali menikmati aliran listrik secara bertahap,” kata Bramantyo di Semarang.
Meski demikian, PLN masih terus mengupayakan penormalan pasokan bagi sekitar 150 pelanggan yang berada di Dusun Gunung Malang dan sebagian Dusun Kaliurip. Proses ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan serta kondisi geografis yang masih memerlukan penanganan lanjutan.
Dampak banjir dan longsor terhadap infrastruktur
Bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Jumat (23/1) malam memberikan dampak cukup serius terhadap infrastruktur kelistrikan. Sejumlah jaringan dan peralatan PLN mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor maupun terseret arus banjir yang cukup deras.
Menurut Bramantyo, terdapat 10 jaringan tegangan menengah yang mengalami kerusakan, dua jaringan tegangan rendah yang ambrol, serta 10 tiang listrik yang tertimbun material longsor. Selain itu, sebanyak 15 gardu distribusi dan sekitar 750 pelanggan turut terdampak dalam peristiwa tersebut.
Kerusakan ini membuat proses pemulihan tidak bisa dilakukan secara instan. PLN harus memastikan setiap tahapan perbaikan dilakukan dengan aman dan sesuai standar agar tidak menimbulkan risiko lanjutan bagi masyarakat maupun petugas di lapangan.
Personel gabungan dikerahkan ke lokasi
Untuk mempercepat proses pemulihan, PLN mengerahkan total 37 personel gabungan ke wilayah terdampak. Tim tersebut terdiri atas petugas Pelayanan Teknik ketenagalistrikan, tim teknik dari Unit Layanan Pelanggan dan UP3, serta mitra preventif korektif yang berpengalaman dalam penanganan kondisi darurat.
“Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan 37 personel gabungan yang terdiri atas tim Pelayanan Teknik (Yantek) ketenagalistrikan, tim teknik Unit Layanan Pelanggan (ULP) dan UP3, serta mitra preventif korektif,” katanya.
Seluruh personel ditempatkan di titik-titik prioritas untuk melakukan pengamanan jaringan, penanganan kondisi darurat, serta perbaikan infrastruktur yang rusak. Penempatan ini disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan di lapangan agar hasilnya lebih optimal.
Tahapan kerja utamakan keselamatan
Dalam setiap proses pemulihan, PLN menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama. Tahapan pekerjaan dilakukan secara sistematis dan terukur, mulai dari pengamanan lokasi, pemeriksaan jaringan, hingga perbaikan dan penormalan aliran listrik ke rumah warga.
Menurut Bramantyo, langkah ini penting untuk memastikan sistem kembali andal tanpa mengabaikan keamanan masyarakat sekitar. Petugas juga dibekali perlengkapan keselamatan lengkap untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja di area terdampak bencana.
“Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan pasokan listrik agar sistem kembali andal dan aktivitas warga dapat segera pulih,” katanya.
Koordinasi lintas sektor terus diperkuat
Selain upaya teknis, PLN juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak. Kerja sama dijalin dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purbalingga, serta pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam penanganan bencana.
Ia mengatakan sinergi lintas sektor tersebut bertujuan mempercepat isolasi titik gangguan, memperlancar akses pekerjaan, serta memastikan seluruh proses pemulihan berjalan aman dan terkendali. Dengan koordinasi yang baik, hambatan di lapangan dapat diminimalkan sehingga proses perbaikan berjalan lebih cepat.
Bramantyo menegaskan kehadiran PLN dalam situasi darurat merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kontinuitas layanan kepada masyarakat. Penanganan dilakukan secara terintegrasi agar pasokan listrik dapat segera pulih dan kehidupan warga kembali normal.
Imbauan kewaspadaan bagi masyarakat
Hingga kini, proses pemulihan di wilayah terdampak masih terus dilanjutkan secara bertahap. PLN memastikan seluruh pekerjaan instalasi dan perbaikan konstruksi dilakukan sesuai standar keselamatan dan kualitas yang berlaku, meski kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kelistrikan di wilayah terdampak banjir dan longsor selama cuaca ekstrem masih berlangsung. Pelaporan gangguan dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal resmi PLN lainnya,” kata Bramantyo.
Dengan langkah cepat dan koordinasi yang solid, PLN berharap pemulihan pasokan listrik di Purbalingga dapat segera rampung. Kehadiran listrik yang kembali normal diharapkan mampu mendukung pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Penegasan BI soal Debt Switching 2026 Dinilai Aman dan Tak Guncang Pasar Keuangan
- Kamis, 29 Januari 2026
BEI Pastikan Aktivitas IPO di Indonesia Tetap Stabil Meski Isu MSCI Mencuat
- Kamis, 29 Januari 2026
Panduan Lengkap Mengurus Perpanjangan SIM Keliling di Kota Bekasi 2026
- Kamis, 29 Januari 2026
BMKG Imbau Masyarakat Bekasi dan Karawang Siap-siap Hadapi Hujan Ringan Pagi Hari
- Kamis, 29 Januari 2026
Berita Lainnya
Dyandra Optimistis Event Organizer Jadi Kontributor Pendapatan Terbesar 2026
- Kamis, 29 Januari 2026
Dishub Babel Pastikan Kesiapan Armada Damri Hadapi Imlek Idulfitri 2026
- Kamis, 29 Januari 2026
DAMRI Hadirkan Promo Twindate Februari Diskon Tiket AKAP Spesial Awal 2026
- Kamis, 29 Januari 2026












.jpg)
