Kamis, 29 Januari 2026

Program G-to-G Korea Selatan 2026 Resmi Dibuka Pemerintah

Program G-to-G Korea Selatan 2026 Resmi Dibuka Pemerintah
Program G-to-G Korea Selatan 2026 Resmi Dibuka Pemerintah

JAKARTA - Kesempatan bekerja di luar negeri secara legal kembali terbuka bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia secara resmi mengumumkan pembukaan Program Government-to-Government atau G-to-G Korea Selatan Tahun 2026. 

Program ini menjadi salah satu jalur penempatan kerja luar negeri yang paling diminati karena menawarkan sistem seleksi transparan, perlindungan hukum, serta kepastian kerja bagi para peserta yang lolos.

Skema G-to-G Korea Selatan dijalankan melalui kerja sama resmi antar pemerintah dengan menggunakan Employment Permit System atau EPS. 

Baca Juga

BMKG Prediksi Hujan Masih Dominasi Cuaca Jabodetabek Akhir Januari

Sistem ini dirancang untuk memastikan bahwa proses rekrutmen tenaga kerja dilakukan secara adil, berbasis kompetensi, serta mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia. Tidak heran jika setiap tahunnya program ini selalu menarik perhatian ribuan calon peserta dari berbagai daerah.

Pada tahun 2026, pemerintah Korea Selatan kembali membuka kuota penempatan bagi pekerja migran Indonesia di sektor-sektor strategis. Dengan total kuota mencapai ribuan orang, program ini menjadi peluang emas bagi mereka yang ingin meningkatkan taraf hidup melalui pekerjaan yang legal dan terlindungi di luar negeri.

Mengenal Skema Program G-to-G Korea Selatan

Program G-to-G Korea merupakan mekanisme penempatan kerja resmi ke Korea Selatan yang dilakukan melalui kesepakatan langsung antar pemerintah. Dalam pelaksanaannya, sistem Employment Permit System digunakan sebagai dasar seleksi dengan pendekatan sistem poin dan penilaian kompetensi.

Melalui skema ini, calon pekerja migran Indonesia akan dinilai berdasarkan kemampuan bahasa Korea, keterampilan kerja, kondisi fisik, serta kelayakan administrasi. Sistem tersebut bertujuan memastikan bahwa tenaga kerja yang dikirim benar-benar siap dan sesuai dengan kebutuhan industri di Korea Selatan.

Keunggulan utama dari Program G-to-G adalah jaminan proses yang legal dan transparan. Peserta tidak perlu melalui jalur perantara tidak resmi, sehingga risiko penipuan, perdagangan orang, maupun pelanggaran kontrak kerja dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, pemerintah juga memastikan adanya perlindungan selama masa kerja di luar negeri.

Sektor Penempatan Dan Kuota Tahun 2026

Mengacu pada informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi @kemenp2mi, pada tahun 2026 tersedia total 2.000 kuota penempatan kerja ke Korea Selatan. Kuota tersebut dibagi ke dalam dua sektor utama yang memiliki karakteristik dan mekanisme seleksi berbeda.

Sektor manufaktur menyediakan kuota sebanyak 1.000 orang. Seleksi peserta di sektor ini dilakukan berdasarkan nilai gabungan dari Ujian Tahap Pertama dan Tahap Kedua. Penilaian ini mencakup kemampuan bahasa, kompetensi dasar, serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri manufaktur di Korea Selatan.

Sementara itu, sektor perikanan juga menyediakan kuota sebanyak 1.000 orang. Berbeda dengan manufaktur, seleksi di sektor ini dilakukan berdasarkan nilai Ujian Tahap Kedua. Terdapat catatan penting bagi calon peserta sektor perikanan, yakni kewajiban memiliki sertifikat BST STCW atau STCW-F sebagai syarat utama sebelum mengikuti seleksi lanjutan.

Persyaratan Dan Tahapan Seleksi Program

Bagi calon peserta yang berminat mengikuti Program G-to-G Korea Selatan 2026, terdapat sejumlah persyaratan utama yang harus dipenuhi. Berikut persyaratan peserta yang disajikan dalam poin angka agar mudah disalin:

1. Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 39 tahun

2. Memiliki pendidikan minimal SLTP atau sederajat

3. Sehat jasmani dan tidak buta warna

4. Tidak pernah bekerja di Korea Selatan lebih dari lima tahun

5. Tidak sedang dicekal dan tidak memiliki catatan deportasi

Selain memenuhi persyaratan, peserta juga harus mengikuti seluruh tahapan seleksi yang diselenggarakan menggunakan sistem poin. Tahapan seleksi Program G-to-G Korea Selatan meliputi:

1. Ujian EPS-TOPIK yang mencakup kemampuan membaca dan mendengar bahasa Korea

2. Tes buta warna sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan dasar

3. Skill test dan competency test sesuai sektor yang dilamar

4. Tes kekuatan fisik

5. Wawancara

6. Tes kemampuan dasar

Seluruh tahapan ini dirancang untuk menilai kesiapan peserta secara menyeluruh, baik dari sisi kemampuan bahasa, keterampilan kerja, maupun kondisi fisik.

Adapun jadwal penting pelaksanaan seleksi Program G-to-G Korea Selatan 2026 bersifat tentatif. Pendaftaran online dijadwalkan berlangsung pada 10 Februari 2026 pukul 09.00 WIB hingga 12 Februari 2026 pukul 13.00 WIB. Selanjutnya, perekaman sidik jari dan foto akan dilakukan pada 19 hingga 27 Februari 2026, sementara verifikasi dokumen online dijadwalkan berlangsung pada 19 Februari hingga 3 Maret 2026.

Bagi calon pekerja migran Indonesia yang ingin mengikuti program ini, sangat penting untuk memastikan seluruh persyaratan terpenuhi serta mengikuti jadwal seleksi secara tertib agar peluang lolos semakin besar.

Celo

Celo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemenhaj Tegaskan Diklat Calon Petugas Haji Bagian Seleksi

Kemenhaj Tegaskan Diklat Calon Petugas Haji Bagian Seleksi

SIM Keliling Jakarta Hari Ini Hadir Lima Titik Layanan

SIM Keliling Jakarta Hari Ini Hadir Lima Titik Layanan

DPR Nilai Pariwisata Mampu Lampaui Kontribusi Ekonomi Tambang

DPR Nilai Pariwisata Mampu Lampaui Kontribusi Ekonomi Tambang

PBNU Gelar Harlah 100 Tahun NU Istora Senayan

PBNU Gelar Harlah 100 Tahun NU Istora Senayan

Pemkot Surabaya Tetapkan Arah Pembangunan Ekonomi Sosial 2026

Pemkot Surabaya Tetapkan Arah Pembangunan Ekonomi Sosial 2026