Tabel KUR Mandiri 2026: Panduan Lengkap Pinjaman Modal Usaha UMKM Bunga Rendah
- Kamis, 29 Januari 2026
JAKARTA - Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, akses modal usaha kini semakin mudah. Program KUR Mandiri 2026 menyediakan pinjaman dengan bunga tetap 6 persen per tahun dan proses pengajuan yang relatif cepat.
Keunggulan KUR Mandiri 2026
Program ini menawarkan plafon pinjaman beragam sehingga calon debitur bisa menyesuaikan kebutuhan modal usaha. Dengan memahami tabel angsuran sejak awal, perhitungan cicilan bulanan menjadi lebih terukur dan terencana.
Baca JugaStrategi Konservatif ADPI untuk Investasi Dana Pensiun Tumbuh
KUR Mandiri 2026 mencakup pinjaman modal kerja dan investasi, memberi fleksibilitas bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. Hal ini menjadikan KUR Mandiri sebagai solusi pembiayaan yang tepat bagi usaha skala mikro hingga menengah.
Proses pengajuan yang mudah membuat UMKM tidak perlu khawatir dengan birokrasi rumit. Pelaku usaha hanya perlu menyiapkan dokumen penting seperti e-KTP, Kartu Keluarga, dan Surat Keterangan Usaha.
Simulasi Angsuran KUR Mandiri 2026
Cicilan pinjaman Rp10 juta untuk tenor 12 bulan sebesar Rp860.664 per bulan. Sementara untuk tenor 24 bulan, cicilan turun menjadi Rp443.206, dan tenor 36 bulan Rp304.219 per bulan.
Pinjaman Rp50 juta memiliki cicilan 12 bulan sebesar Rp4.303.321, 24 bulan Rp2.216.031, dan 36 bulan Rp1.521.097. Sedangkan pinjaman Rp200 juta untuk tenor 12 bulan mencapai Rp17.213.286 per bulan, dan tenor 60 bulan Rp3.866.560.
Plafon pinjaman hingga Rp500 juta memungkinkan pelaku usaha menyesuaikan modal sesuai kebutuhan besar usahanya. Dengan bunga tetap, UMKM dapat merencanakan arus kas secara lebih stabil.
Simulasi ini bersifat panduan dan dapat disesuaikan dengan kebijakan terbaru Bank Mandiri. Besaran cicilan juga tergantung jenis usaha dan tenor yang dipilih oleh pemohon.
Syarat Pengajuan KUR Mandiri 2026
Dokumen yang dibutuhkan antara lain e-KTP, Kartu Keluarga, dan Nomor Induk Berusaha atau Surat Keterangan Usaha. NPWP wajib disertakan untuk pinjaman di atas Rp50 juta, dan bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk plafon di atas Rp100 juta.
Bagi pemohon KUR PMI, perjanjian kerja di luar negeri juga harus dilampirkan. Selain itu, surat nikah atau cerai dibutuhkan jika ada, untuk melengkapi administrasi pinjaman.
Pelaku UMKM harus memastikan dokumen lengkap agar proses pengajuan lebih cepat. Hal ini juga memudahkan verifikasi dan memperbesar peluang disetujui oleh Bank Mandiri.
Cara Mengajukan KUR Mandiri 2026
Pengajuan bisa dilakukan dengan datang langsung ke kantor cabang atau unit mikro Mandiri terdekat. Alternatif lain, calon debitur dapat menghubungi Mandiri Call 14000 untuk memperoleh informasi awal sebelum mengajukan pinjaman.
Program KUR Mandiri 2026 berlaku hingga akhir tahun 2026 atau sampai kuota nasional terpenuhi. Dengan memahami tabel pinjaman dan simulasi cicilan sejak awal, UMKM dapat menghitung kemampuan bayar secara presisi.
Dengan pemahaman yang tepat, pelaku usaha dapat memilih tenor paling sesuai dengan kondisi keuangan dan arus kas usahanya. KUR Mandiri 2026 menjadi solusi penting untuk mendukung pengembangan UMKM Indonesia.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
OJK Minta Industri Asuransi Jiwa Perkuat Manajemen Risiko Klaim Kesehatan
- Kamis, 29 Januari 2026
Berita Lainnya
OJK Minta Industri Asuransi Jiwa Perkuat Manajemen Risiko Klaim Kesehatan
- Kamis, 29 Januari 2026
Terpopuler
1.
Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Kamis 29 Januari 2026
- 29 Januari 2026
2.
Harga Emas Antam Naik Tajam Perdagangan Kamis 29 Januari 2026
- 29 Januari 2026
3.
Pergerakan Harga Perak Antam Meningkat Kamis 29 Januari 2026
- 29 Januari 2026









