JAKARTA - Keamanan dan efisiensi menjadi fokus utama Blade Battery BYD dalam menghadapi tantangan kendaraan listrik modern.
Saat banyak orang masih ragu beralih ke EV karena isu baterai, BYD menawarkan solusi inovatif yang menyasar akar masalah. Blade Battery bukan sekadar sumber tenaga, melainkan “jantung” mobil listrik, yang menentukan performa, daya jelajah, dan keselamatan pengendara. Dengan teknologi ini, BYD ingin melampaui standar baterai konvensional dan menetapkan tolok ukur baru untuk industri EV global.
Apa Itu Blade Battery BYD?
Baca JugaKolaborasi Partai Perindo dan Pemda Perluas Akses Kesehatan Warga Sumba Barat Daya
Blade Battery merupakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) terbaru dari BYD, produsen kendaraan listrik asal Tiongkok. Tidak seperti baterai konvensional berbasis NMC (Nickel Manganese Cobalt), Blade Battery menawarkan keamanan lebih tinggi, daya tahan lebih lama, dan efisiensi ruang yang lebih baik.
Desain fisiknya menyerupai bilah panjang dan pipih, memungkinkan sel baterai disusun lebih rapat dan kokoh dalam struktur kendaraan. Dengan inovasi ini, BYD berhasil mengurangi ruang terbuang dan meningkatkan kapasitas baterai tanpa menambah ukuran kendaraan. Saat ini, Blade Battery sudah menjadi standar global pada berbagai model EV BYD, termasuk yang tersedia di pasar otomotif Indonesia.
Cara Kerja Blade Battery
Material LFP yang digunakan dalam Blade Battery memiliki stabilitas kimia yang tinggi, sehingga baterai lebih tahan terhadap panas berlebih dan menekan risiko thermal runaway—kondisi yang kerap memicu kebakaran pada baterai lithium konvensional.
Selain material, desain baterai juga diubah menggunakan konsep cell-to-pack. Dalam sistem ini, sel baterai langsung menjadi bagian dari paket baterai tanpa modul tambahan. Dampaknya signifikan: distribusi panas lebih merata, struktur kendaraan lebih kokoh, dan kapasitas baterai bisa dimaksimalkan.
Dengan aliran energi yang lebih stabil, Blade Battery mendukung performa kendaraan listrik agar tetap optimal di berbagai kondisi jalan. Pendekatan ini juga membuka peluang bagi produsen untuk memaksimalkan desain kendaraan, termasuk pengaturan ruang kabin dan pusat gravitasi mobil, demi kenyamanan dan stabilitas berkendara.
Keunggulan Blade Battery Dibandingkan Baterai Konvensional
Blade Battery dikenal tangguh dalam menghadapi kondisi ekstrem. Tes keselamatan menunjukkan baterai ini tahan tusukan benda tajam, tekanan berat, dan suhu ekstrem tanpa memicu kebakaran. Keunggulan ini berkat kombinasi material LFP yang stabil dan desain struktural yang kokoh.
Bagi pengendara, Blade Battery memberikan rasa aman lebih tinggi, baik untuk penggunaan sehari-hari maupun situasi tak terduga. Selain itu, baterai ini bebas kobalt, menjadikannya lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Efisiensi penggunaan jangka panjang pun meningkat, karena Blade Battery dirancang tidak hanya aman, tetapi juga ekonomis dan tahan lama.
Dampak lain dari desain ini terlihat pada integrasi baterai ke struktur kendaraan. Baterai yang lebih tipis memungkinkan kabin lebih lapang, pusat gravitasi lebih rendah, dan pengalaman berkendara lebih stabil. Dengan demikian, Blade Battery tidak hanya soal tenaga, tetapi juga soal desain kendaraan yang lebih optimal.
Blade Battery: Standar Baru Baterai EV Global
Dengan teknologi Blade Battery, BYD menetapkan standar baru untuk baterai kendaraan listrik global. Inovasi ini menunjukkan bahwa keamanan, efisiensi, dan performa bisa berjalan beriringan. Blade Battery bukan hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga membuka peluang untuk desain kendaraan yang lebih cerdas, efisien, dan nyaman.
Bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan listrik BYD, Blade Battery memberikan jaminan performa tinggi, daya jelajah lebih jauh, serta keamanan maksimal. Semua kendaraan BYD yang telah atau akan hadir di Indonesia menggunakan teknologi ini, memastikan standar keselamatan dan kenyamanan tetap terjaga.
Kesimpulan
Blade Battery BYD merupakan solusi revolusioner untuk isu utama kendaraan listrik: keamanan dan efisiensi. Dengan material LFP yang stabil, desain cell-to-pack, dan integrasi ke struktur kendaraan, baterai ini menjadi lebih aman, efisien, dan tahan lama dibanding baterai konvensional. Tidak hanya memaksimalkan performa EV, Blade Battery juga memberikan pengalaman berkendara lebih nyaman dan aman bagi penggunanya.
Sebagai inovasi yang sudah diterapkan secara global, Blade Battery menegaskan posisi BYD sebagai pionir dalam teknologi baterai EV. Bagi pengguna dan calon pembeli kendaraan listrik, teknologi ini memastikan bahwa mobil listrik bisa menjadi pilihan yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Regan
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Penegasan BI soal Debt Switching 2026 Dinilai Aman dan Tak Guncang Pasar Keuangan
- Kamis, 29 Januari 2026
BEI Pastikan Aktivitas IPO di Indonesia Tetap Stabil Meski Isu MSCI Mencuat
- Kamis, 29 Januari 2026
Panduan Lengkap Mengurus Perpanjangan SIM Keliling di Kota Bekasi 2026
- Kamis, 29 Januari 2026
BMKG Imbau Masyarakat Bekasi dan Karawang Siap-siap Hadapi Hujan Ringan Pagi Hari
- Kamis, 29 Januari 2026
Berita Lainnya
Samsung Perkenalkan Teknologi Layar Anti-Pengintip di Galaxy S26 Series untuk Jaga Privasi
- Kamis, 29 Januari 2026
Kemenkes Siapkan Langkah Strategis Antisipasi Penyebaran Virus Nipah di Indonesia
- Kamis, 29 Januari 2026
Layanan Kesehatan Gratis dari Relawan TCK Kemenkes untuk Warga di Huntara
- Kamis, 29 Januari 2026













