Americano dan Long Black: Perbedaan Rasa, Teknik Seduh, dan Cerita di Baliknya
- Jumat, 23 Januari 2026
JAKARTA - Banyak orang memesan kopi hitam di coffee shop tanpa terlalu memikirkan detail penyajiannya. Padahal, dua menu yang tampak serupa seperti americano dan long black ternyata memiliki karakter rasa, aroma, dan teknik seduh yang berbeda.
Americano dan long black menjadi menu yang sering dijumpai di coffee shop. Keduanya kerap dicantumkan berdekatan dalam daftar menu karena tampilannya sekilas mirip dan sama-sama berbasis espresso.
Namun, bagi penikmat kopi, keduanya memiliki karakter berbeda. Perbedaan antara americano dan long black selalu menjadi pembahasan panjang, mulai dari urutan seduh, rasa, aroma, hingga budaya yang berkembang di berbagai belahan dunia.
Baca JugaBahaya Memencet Jerawat di Area Wajah Ini yang Jarang Disadari Banyak Orang
Bagi sebagian orang, memilih di antara dua minuman ini terasa sepele. Namun, bagi pencinta kopi, detail kecil dalam proses penyeduhan bisa menghasilkan sensasi rasa yang sangat berbeda.
Americano dan long black sama-sama disajikan tanpa susu. Meski begitu, pengalaman minum keduanya bisa memberi kesan yang kontras di lidah.
Untuk memahami perbedaan tersebut, penting mengetahui bagaimana masing-masing kopi ini dibuat. Selain teknik seduh, jumlah espresso dan urutan pencampuran air juga memainkan peran penting.
Kedua minuman ini juga memiliki sejarah tersendiri dalam dunia kopi. Dari kebiasaan tentara hingga budaya kafe modern, americano dan long black berkembang mengikuti selera masyarakat di berbagai wilayah.
Berikut adalah penjelasan mengenai americano dan long black beserta perbedaannya. Dengan memahami karakter masing-masing, Anda bisa menentukan pilihan sesuai selera pribadi.
Apa Itu Americano?
Americano adalah minuman kopi berbasis espresso yang dicampur dengan air panas. Metode ini menghasilkan rasa kopi hitam yang lebih ringan daripada espresso murni, namun tetap mempertahankan karakter biji kopi aslinya.
Americano biasanya dibuat dengan menuangkan air panas ke dalam espresso. Cara ini membuat espresso menjadi lebih encer sehingga rasanya tidak terlalu pekat.
Minuman ini sering dipilih oleh mereka yang ingin menikmati kopi hitam tanpa rasa yang terlalu kuat. Americano juga cocok untuk dinikmati dalam waktu lama karena teksturnya lebih ringan.
Di banyak coffee shop, americano menjadi menu andalan bagi pelanggan yang baru mulai menyukai kopi tanpa susu. Rasanya yang seimbang membuatnya mudah diterima oleh berbagai kalangan.
Americano sering dianggap sebagai versi kopi hitam yang ramah bagi pemula. Meski demikian, karakter biji kopi tetap bisa terasa jika diseduh dengan baik.
Minuman ini juga sering digunakan sebagai dasar eksperimen rasa. Beberapa barista menambahkan es untuk membuat iced americano yang menyegarkan.
Americano juga dikenal sebagai minuman kopi yang fleksibel. Ia bisa dinikmati panas maupun dingin tanpa kehilangan identitas rasanya.
Dari segi aroma, americano cenderung lebih ringan dibanding espresso. Namun, aroma khas kopi tetap muncul meski tidak terlalu tajam.
Teknik penyeduhan americano membuat lapisan crema espresso biasanya pecah. Hal ini menyebabkan tekstur permukaan minuman terlihat lebih rata.
Meski begitu, banyak penikmat kopi tetap menyukai americano karena kesederhanaannya. Minuman ini menghadirkan kopi hitam dengan rasa yang tidak terlalu menekan indera perasa.
Americano juga sering dipilih untuk menemani aktivitas santai. Banyak orang menikmatinya sambil bekerja, membaca, atau berbincang.
Apa Itu Long Black?
Berbeda dengan americano, long black dibuat dengan cara menuangkan dua shot espresso ke atas air panas. Teknik ini bertujuan menjaga lapisan crema agar tidak pecah.
Crema sendiri merupakan busa tipis keemasan yang muncul dari hasil ekstraksi espresso. Lapisan ini dianggap penting karena menyimpan senyawa aromatik yang berkontribusi besar pada rasa dan aroma kopi.
Dengan teknik tersebut, long black memiliki aroma yang lebih tajam dibanding americano. Lapisan crema yang tetap utuh membantu mempertahankan karakter espresso.
Long black biasanya menggunakan dua shot espresso. Hal ini membuat rasanya lebih kuat dan intens dibanding americano.
Minuman ini sering diasosiasikan dengan budaya kopi di Australia dan Selandia Baru. Di wilayah tersebut, long black menjadi pilihan utama penikmat kopi hitam.
Teknik menuangkan espresso ke air panas membantu menjaga suhu dan aroma kopi. Hasilnya adalah minuman yang terasa lebih kompleks di lidah.
Long black sering dipilih oleh mereka yang ingin menikmati kekuatan espresso tanpa harus meminumnya dalam bentuk shot. Rasanya tetap pekat, namun volumenya lebih besar.
Aroma kopi pada long black cenderung lebih tajam dan wangi. Hal ini disebabkan oleh crema yang tidak pecah saat penyajian.
Secara visual, long black juga tampak berbeda dibanding americano. Lapisan busa keemasan di permukaan memberikan tampilan yang lebih menarik.
Minuman ini cocok bagi penikmat kopi yang menginginkan sensasi kuat tanpa tambahan susu atau gula. Long black mempertahankan karakter asli biji kopi dengan lebih jelas.
Perbedaan Americano dan Long Black
Perbedaan paling mendasar antara americano dan long black terletak pada urutan penyeduhannya. Americano dibuat dengan cara menuangkan air panas ke dalam espresso, sedangkan long black dibuat dengan cara menuangkan espresso ke dalam air panas.
Urutan ini memengaruhi tekstur dan aroma minuman. Pada americano, crema cenderung pecah, sedangkan pada long black, lapisan crema tetap terjaga.
Juara World Barista Championship 2024, Mikael Jasin, turut memberikan penjelasan mengenai perdebatan tersebut. Dalam siniar Raditya Dika, ia menyebut bahwa americano umumnya dibuat dengan satu shot espresso (single shot), sedangkan long black menggunakan dua shot espresso.
"Americano itu kalau pakai mesin espresso, shot-nya satu, setelah itu ditambah air yang lumayan banyak. Bedanya dengan long black, dia menggunakan dua shot," ucapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa nama americano muncul dari kebiasaan tentara Amerika di Eropa saat Perang Dunia. Mereka biasanya menikmati kopi dengan campuran air dalam wadah yang lebih besar karena merasa rasa espresso murni terlalu intens.
Perbedaan jumlah shot espresso membuat rasa long black cenderung lebih kuat. Sementara itu, americano terasa lebih ringan dan halus di lidah.
Dari segi aroma, long black biasanya lebih tajam karena crema tetap utuh. Americano memiliki aroma yang lebih lembut karena lapisan crema sudah tercampur dengan air.
Tekstur minuman juga berbeda. Long black terasa lebih tebal di mulut dibanding americano yang cenderung lebih encer.
Kedua minuman ini sama-sama tidak menggunakan susu. Namun, pengalaman rasa yang ditawarkan masing-masing sangat berbeda.
Americano sering dianggap sebagai pilihan aman bagi peminum kopi kasual. Long black lebih disukai oleh penikmat kopi yang ingin rasa espresso tetap dominan.
Dalam praktik sehari-hari, barista biasanya menyesuaikan penyajian dengan permintaan pelanggan. Beberapa orang bahkan meminta jumlah air atau shot espresso yang berbeda dari standar.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa kopi bukan sekadar minuman. Setiap teknik penyeduhan menghadirkan karakter dan pengalaman yang unik.
Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?
Di Indonesia, terutama di Jawa Barat, kebiasaan minum kopi sering dikaitkan dengan aktivitas santai. Americano lebih sering dipilih di saat-saat seperti itu karena rasanya dianggap lebih ringan dan mudah diterima lidah awam.
Americano juga cocok dinikmati dalam cangkir besar sambil bekerja atau berbincang. Rasa yang tidak terlalu intens membuatnya nyaman diminum dalam waktu lama.
Sementara itu, long black lebih disukai oleh penikmat kopi yang ingin merasakan karakter asli espresso yang kuat dan aromatik tanpa campuran susu atau gula. Minuman ini menawarkan pengalaman kopi yang lebih tajam dan mendalam.
Long black sering dipilih oleh mereka yang sudah terbiasa dengan espresso. Sensasi pahit, asam, dan aroma biji kopi terasa lebih jelas di setiap tegukan.
Pilihan antara americano dan long black sebenarnya sangat subjektif. Semua kembali pada preferensi pribadi dan suasana saat menikmati kopi.
Jika ingin minuman kopi hitam yang ringan dan mudah diminum, americano bisa menjadi pilihan. Namun, jika menginginkan rasa kopi yang kuat dengan aroma tajam, long black lebih cocok.
Banyak coffee shop kini menyediakan kedua menu tersebut sebagai standar. Hal ini memudahkan pelanggan untuk memilih sesuai selera masing-masing.
Memahami perbedaan ini juga membantu pelanggan berkomunikasi lebih baik dengan barista. Dengan begitu, kopi yang disajikan bisa lebih sesuai harapan.
Americano dan long black bukan sekadar variasi kopi hitam biasa. Keduanya merepresentasikan teknik seduh dan budaya minum kopi yang berbeda.
Dengan mengetahui karakter masing-masing, pengalaman menikmati kopi menjadi lebih bermakna. Setiap cangkir tidak hanya menghadirkan rasa, tetapi juga cerita di baliknya.
Bagi pecinta kopi, mencoba keduanya bisa menjadi cara terbaik untuk menemukan favorit pribadi. Setiap orang memiliki preferensi unik dalam menikmati kopi.
Pada akhirnya, baik americano maupun long black sama-sama menawarkan kenikmatan tersendiri. Tidak ada yang benar atau salah, hanya soal selera.
Menikmati kopi juga bisa menjadi momen refleksi dan relaksasi. Dengan memahami perbedaannya, setiap tegukan terasa lebih istimewa.
Zahra
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
BPBD Jakarta Peringatkan Hujan Lebat Potensial Guyur Ibu Kota Hingga 24 Januari
- Jumat, 23 Januari 2026
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Masih Dibuka di 14 Lokasi Jadetabek
- Jumat, 23 Januari 2026
Wamenag Tekankan Kualitas Layanan KUA Harus Meningkat dan Tidak Lambat
- Jumat, 23 Januari 2026
Berita Lainnya
Alasan Tekstur Makanan Basah Kucing Berserat Justru Lebih Sehat dan Bernutrisi Tinggi
- Jumat, 23 Januari 2026
Cara Cerdas Menikmati Nasi Putih Tanpa Takut Gula Darah Naik Drastis
- Jumat, 23 Januari 2026
Waspada Salah Kombinasi Buah, Ini Aturan Aman Konsumsi Agar Pencernaan Tetap Sehat
- Jumat, 23 Januari 2026
16 Oleh-Oleh Khas Okinawa yang Wajib Dibawa Pulang Saat Liburan ke Jepang
- Jumat, 23 Januari 2026
11 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Santai di Jawa Tengah
- Jumat, 23 Januari 2026
Terpopuler
1.
Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat yang Efektif
- 23 Januari 2026
2.
Pakar Hati-Hati! Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump
- 23 Januari 2026













