Sabtu, 24 Januari 2026

Optimisme Pemkot Pasuruan Tingkatkan Perikanan Tangkap 2 Persen di 2026

Optimisme Pemkot Pasuruan Tingkatkan Perikanan Tangkap 2 Persen di 2026
Optimisme Pemkot Pasuruan Tingkatkan Perikanan Tangkap 2 Persen di 2026

JAKARTA - Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Perikanan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan menunjukkan optimisme tinggi terkait capaian perikanan tangkap pada tahun 2026. 

Setelah sukses melampaui target yang ditetapkan pada 2025, pemerintah daerah setempat kini menargetkan peningkatan volume tangkapan ikan minimal dua persen dari hasil yang tercatat pada tahun sebelumnya. 

Ini menunjukkan langkah proaktif Pemkot Pasuruan dalam mendorong pertumbuhan sektor perikanan tangkap yang berkelanjutan, serta terus memberikan dukungan terhadap nelayan lokal.

Baca Juga

Bahlil Instruksikan Penambahan Kuota BBM Subsidi Demi Kelancaran Distribusi Papua dan Aceh

Pada tahun 2025, volume tangkapan ikan di Pasuruan tercatat 11.036,60 ton, melebihi target yang ditetapkan sebesar 10.938,394 ton. Capaian tersebut jauh melampaui proyeksi, dengan selisih hampir 100 ton dari target yang sebelumnya dipasang. 

Hal ini tentu menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi nelayan serta semua pihak yang terlibat dalam sektor perikanan. Kondisi ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan sektor perikanan tangkap di Pasuruan terus menunjukkan arah yang positif.

Keberhasilan Tahun 2025 sebagai Landasan Peningkatan di 2026

Kepala Dinas Perikanan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan, Muallif Arif, menjelaskan bahwa tingginya perolehan tangkapan ikan pada 2025 menjadi acuan untuk merencanakan strategi tahun 2026. 

Keberhasilan yang dicapai tahun lalu tak lepas dari kondisi cuaca yang relatif bersahabat, memberikan kesempatan kepada nelayan untuk melaut dengan optimal.

Menurut Arif, meskipun beberapa bulan tertentu volume tangkapan menurun akibat cuaca buruk seperti Januari, Juli, dan Agustus, di mana cuaca di perairan Pasuruan sangat tidak mendukung dengan ombak tinggi dan angin kencang secara keseluruhan hasil tangkapan di bulan-bulan lainnya mampu menebus kekurangan tersebut.

Meskipun kondisi cuaca tidak selalu mendukung, nelayan berhasil memanfaatkan peluang saat cuaca baik, menghasilkan jumlah tangkapan yang sangat signifikan.

Dengan capaian ini, Pemkot Pasuruan berharap dapat mempertahankan momentum positif tersebut dan bahkan meningkatkan volume perikanan tangkap pada tahun 2026. Optimisme untuk tahun mendatang tercermin dari harapan agar ada kenaikan minimal dua persen dari hasil 2025, atau sekitar 11.237 ton ikan. Ini tentu merupakan target yang realistis mengingat catatan prestasi pada tahun sebelumnya.

Faktor Pendukung Capaian Tinggi: Cuaca dan Semangat Nelayan

Menurut Muallif Arif, meskipun perikanan tangkap di Pasuruan sangat bergantung pada kondisi alam, para nelayan sudah terlatih dalam memanfaatkan cuaca bersahabat untuk meningkatkan volume tangkapan mereka. 

Beberapa bulan dalam setahun memang kerap mengalami penurunan hasil tangkapan karena kondisi cuaca yang tidak menguntungkan, namun pada bulan-bulan lain yang lebih mendukung, hasil tangkapan melesat jauh di atas target.

"Cuaca yang bersahabat memberi kesempatan bagi nelayan untuk mengoptimalkan waktu melaut. Hasil tangkapan bisa sangat tinggi ketika cuaca mendukung, dan ini menjadi kunci untuk mencapai target yang lebih tinggi tahun depan," ungkap Arif.

Selain itu, keberhasilan ini tidak hanya bergantung pada kondisi alam, tetapi juga pada semangat serta kerja keras nelayan yang terus berusaha memberikan hasil terbaik dalam setiap tangkapan. 

Oleh karena itu, pihak Pemkot Pasuruan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kepada para nelayan, baik dalam hal fasilitas pelabuhan, pengelolaan hasil tangkapan, maupun program-program penguatan sektor perikanan lainnya.

Tantangan Cuaca yang Tak Dapat Diprediksi

Cuaca memang menjadi faktor kunci dalam keberhasilan sektor perikanan tangkap, dan hal ini diakui oleh Arif. Dalam beberapa bulan, nelayan Pasuruan harus menghadapi ombak yang tinggi dan angin kencang yang mempengaruhi aktivitas melaut mereka. 

Namun, kesabaran dan ketahanan para nelayan menjadi faktor penting dalam mencapainya hasil yang lebih baik pada bulan-bulan berikutnya.

Cuaca ekstrem seringkali datang tanpa bisa diprediksi, dan hal ini membuat nelayan harus bekerja lebih keras untuk memaksimalkan hasil tangkapan di bulan-bulan yang memungkinkan. Meskipun demikian, mereka tetap menunjukkan ketahanan dan keuletan yang luar biasa untuk terus berusaha mengatasi tantangan yang ada.

Muallif Arif menambahkan bahwa meskipun terkadang volume tangkapan menurun karena faktor cuaca, namun nelayan selalu mencari solusi untuk memaksimalkan waktu mereka ketika kondisi alam mengizinkan. 

“Kami tahu cuaca sangat mempengaruhi hasil tangkapan, namun nelayan terus berupaya untuk memastikan hasil terbaik dalam kondisi apapun,” katanya.

Peran Pemkot Pasuruan dalam Meningkatkan Kualitas Perikanan Tangkap

Pemkot Pasuruan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sektor perikanan tangkap dengan memfasilitasi para nelayan melalui berbagai program pelatihan, peningkatan kapasitas, dan fasilitas pendukung lainnya. 

Di samping itu, Pemkot juga bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, baik di tingkat provinsi maupun nasional, untuk memastikan bahwa sektor perikanan di Pasuruan dapat berkembang dengan baik dan berkelanjutan.

Selain itu, keberadaan infrastruktur yang mendukung, seperti pelabuhan ikan, cold storage, serta fasilitas pemasaran hasil perikanan menjadi faktor penting dalam membantu nelayan untuk memperoleh harga jual yang wajar dan memadai. 

Pemkot Pasuruan juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui berbagai program bantuan pemerintah yang langsung berdampak pada kehidupan mereka.

Optimisme Peningkatan Volume Tangkap pada 2026

Melihat tren yang terus berkembang pada sektor perikanan, Pemkot Pasuruan optimis bahwa pada 2026, perikanan tangkap di wilayah ini dapat terus berkembang dan mencapai peningkatan volume yang lebih baik. 

Berdasarkan capaian yang tercatat pada 2025, di mana angka perikanan tangkap melebihi target, pihak Pemkot Pasuruan merasa yakin untuk menetapkan target dua persen lebih tinggi dari capaian tahun lalu.

Harapan untuk kenaikan dua persen ini menjadi cita-cita bersama antara pemerintah dan nelayan yang berharap agar hasil perikanan Pasuruan semakin meningkat setiap tahunnya.

Para nelayan berkomitmen untuk terus mengoptimalkan waktu melaut dan memanfaatkan cuaca yang kondusif untuk meraih hasil tangkapan yang lebih tinggi. Pemkot Pasuruan pun siap mendukung penuh upaya tersebut agar sektor perikanan tetap menjadi tulang punggung perekonomian kota ini.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Indonesia Bidik Lifting Minyak 610 Ribu Barel Tahun Ini 2026

Indonesia Bidik Lifting Minyak 610 Ribu Barel Tahun Ini 2026

Harga Minyak Dunia Tergelincir Setelah Ketegangan Global Mulai Mereda 2026

Harga Minyak Dunia Tergelincir Setelah Ketegangan Global Mulai Mereda 2026

Konsumsi Listrik Nasional Naik, Program Listrik Desa Dorong Akses Merata 2025

Konsumsi Listrik Nasional Naik, Program Listrik Desa Dorong Akses Merata 2025

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Update Lengkap Seluruh SPBU Indonesia

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Update Lengkap Seluruh SPBU Indonesia

Jadwal Pemadaman Listrik Jogja Hari Ini Untuk Warga Kulon Progo-Bantul

Jadwal Pemadaman Listrik Jogja Hari Ini Untuk Warga Kulon Progo-Bantul