Jejak Darah Pascal Struijk Dilirik Timnas Indonesia Meski Masih Memilih Belanda Utama
- Rabu, 21 Januari 2026
JAKARTA - Nama Pascal Struijk kembali mencuat di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Bek yang berkarier di Inggris itu ramai dibicarakan setelah secara terbuka menanggapi ketertarikan publik Indonesia terhadap kemungkinan dirinya membela Timnas Indonesia di masa depan. Pernyataan tersebut langsung memicu diskusi panjang, terutama soal status darah keturunan yang dimilikinya.
Dalam beberapa kesempatan, Struijk mengakui dirinya mengetahui antusiasme besar suporter Indonesia. Ia menyebut respons warganet Indonesia di media sosial sebagai sesuatu yang menarik dan cukup menghibur. Namun di balik respons santainya itu, tersimpan kisah kompleks tentang identitas, pilihan, dan impian karier internasional.
Baca JugaGoogle Perkenalkan Fitur Answer Now di Gemini Untuk Jawaban Instan
Hingga kini, Struijk memang belum mengambil keputusan final terkait masa depan internasionalnya. Ia masih menunggu peluang yang sejak lama diimpikan, yakni membela Timnas Belanda. Meski demikian, pembicaraan soal Indonesia tetap mencuri perhatian karena faktor keturunan yang sah secara garis keluarga.
Situasi inilah yang membuat publik penasaran. Apakah Pascal Struijk benar-benar memiliki peluang memperkuat Timnas Indonesia, atau sekadar menjadi wacana menarik di tengah derasnya isu naturalisasi pemain keturunan?
Respons Jujur Pascal Struijk terhadap Antusiasme Indonesia
Pascal Struijk tidak menampik bahwa perhatian dari penggemar Indonesia terasa sangat besar. Ia mengaku senang melihat bagaimana sepak bola begitu hidup di Indonesia, tercermin dari ribuan komentar yang muncul di unggahan media sosial pribadinya.
“Saya senang melihat bagaimana para penggemar di sana dan betapa mereka sangat ingin saya ke sana,” ujar Struijk sambil tertawa, dikutip dari ESPN Belanda. Ia menilai reaksi tersebut sebagai bukti bahwa Indonesia adalah negara dengan gairah sepak bola luar biasa.
Menurutnya, interaksi dengan penggemar Indonesia menjadi pengalaman unik. Ia bahkan menyebut membaca komentar-komentar tersebut sebagai sesuatu yang cukup lucu dan menghibur, tanpa bermaksud meremehkan keseriusan harapan publik.
Namun, di balik candaan itu, Struijk tetap berhati-hati. Ia tidak ingin memberi janji atau harapan berlebihan, karena menyadari setiap pernyataannya bisa ditafsirkan luas oleh publik.
Asal-usul Keturunan Indonesia dalam Keluarga Struijk
Darah keturunan Indonesia yang mengalir dalam diri Pascal Struijk berasal dari jalur keluarga ibunya. Kakek dan nenek dari pihak ibu diketahui berasal dari Indonesia, sebelum akhirnya berpindah ke Eropa pada masa kolonial Belanda.
Secara administratif, fakta tersebut membuat Struijk memiliki keterkaitan sejarah dengan Indonesia. Hal ini menjadi dasar utama mengapa namanya kerap masuk dalam daftar pemain keturunan yang dinilai berpotensi memperkuat Timnas Indonesia.
Pascal Struijk sendiri lahir di Deurne, Belgia. Dengan latar belakang tersebut, ia sejatinya memenuhi syarat untuk memperkuat tiga negara sekaligus, yakni Belanda, Belgia, dan Indonesia.
Hingga saat ini, Struijk belum pernah tampil untuk tim nasional senior negara mana pun. Ia hanya tercatat memperkuat Timnas Belanda U-17 pada 2016 dengan tiga kali penampilan, sehingga status eligibilitasnya masih terbuka.
Peluang Regulasi dan Status Internasional Struijk
Fakta bahwa Struijk belum pernah bermain di level senior internasional menjadi poin penting. Secara regulasi, hal ini memungkinkan dirinya untuk berpindah afiliasi tim nasional, selama memenuhi syarat kewarganegaraan.
Dengan pengalaman bermain di level tertinggi Liga Inggris, Struijk dinilai memiliki kualitas yang sangat dibutuhkan banyak tim nasional. Itulah sebabnya peluang naturalisasi ke Timnas Indonesia kerap dibahas oleh pengamat dan penggemar.
Meski demikian, proses naturalisasi bukan sekadar persoalan dokumen. Ada faktor personal, emosional, dan profesional yang turut menentukan keputusan seorang pemain dalam memilih negara yang akan dibelanya.
Struijk pun menyadari kompleksitas tersebut. Ia tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan, terlebih karena masih menyimpan harapan besar terhadap satu negara tertentu.
Hati Pascal Struijk yang Masih Tertuju pada Belanda
Di antara tiga opsi yang dimilikinya, Pascal Struijk secara terbuka mengakui bahwa hatinya masih condong ke Timnas Belanda. Membela Oranje disebutnya sebagai mimpi masa kecil yang belum padam.
Sayangnya, hingga kini panggilan dari tim nasional senior Belanda belum juga datang. Meski begitu, Struijk menegaskan bahwa ia akan merasa sangat dihargai jika federasi setidaknya memantau perkembangannya.
“Tapi, hati saya tertuju pada Oranje, tentu saja,” kata Struijk, dikutip dari Dutch Soccer Site. Ia menambahkan bahwa sekadar mengetahui dirinya dipantau sudah menjadi hal yang luar biasa.
Ia juga tidak sepenuhnya menutup kemungkinan membela Belgia. Menurutnya, Timnas Belgia tetap merupakan tim kelas atas meski sedang mengalami regenerasi di lini pertahanan.
Indonesia Masih Belum Menjadi Pilihan Utama
Menariknya, meski memiliki darah keturunan Indonesia, Struijk secara jujur menyatakan bahwa Indonesia belum menjadi opsi dalam rencana karier internasionalnya. Pernyataan ini disampaikannya dengan nada bercanda, namun cukup tegas.
Ia bahkan berseloroh bahwa jika tak ada panggilan dari Belanda atau Belgia, dirinya bisa saja memenuhi syarat membela Inggris setelah lebih dari lima tahun berkarier di sana. Candaan itu menegaskan fokusnya masih berada di Eropa.
“Tapi, tidak, Indonesia bukan pilihan,” ujarnya sambil tertawa. Meski begitu, ia tetap menunjukkan rasa hormat terhadap antusiasme besar publik Indonesia.
Pada akhirnya, masa depan internasional Pascal Struijk masih terbuka. Selama belum ada keputusan resmi, spekulasi akan terus berlanjut, termasuk harapan publik Indonesia yang belum sepenuhnya padam.
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
ICEX Resmi Berizin OJK, Menandai Era Baru Bursa Kripto Kompetitif di Indonesia
- Rabu, 21 Januari 2026
PNM Tingkatkan Daya Saing UMKM Melalui Pendampingan, Inovasi, dan Kolaborasi
- Rabu, 21 Januari 2026
Pegadaian Catatkan Lonjakan Harga Emas, Beberapa Produk Tembus Rp2,82 Juta
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
Dampak Serius Ultra Processed Food terhadap Kesehatan Anak Perlu Diwaspadai
- Rabu, 21 Januari 2026
Terpopuler
1.
JMA Syariah Targetkan Pendapatan Kontribusi Tumbuh 20 Persen
- 21 Januari 2026
2.
Amankah Merendam Teh dalam Susu Semalaman? Ini Penjelasannya
- 21 Januari 2026
3.
4.
Tarif Listrik PLN Januari 2026 Tetap Stabil, Simak Informasinya
- 21 Januari 2026











