Rekomendasi Wisata Alam Ciwidey untuk Liburan Keluarga Seru dan Aman Tahun 2026
- Rabu, 21 Januari 2026
JAKARTA - Merencanakan liburan keluarga sering kali membutuhkan destinasi yang tidak hanya indah, tetapi juga ramah untuk semua usia. Ciwidey di Bandung Selatan menjadi pilihan favorit karena menyuguhkan alam sejuk, akses yang relatif mudah, serta banyak aktivitas ringan yang cocok untuk anak.
Kawasan ini dikenal memiliki udara pegunungan yang segar dengan lanskap hijau yang menenangkan. Beragam destinasi alam di Ciwidey memungkinkan keluarga menikmati waktu bersama tanpa harus melakukan perjalanan jauh atau aktivitas ekstrem.
Mulai dari kawah vulkanik, danau alami, hingga kawasan konservasi, Ciwidey menawarkan pengalaman wisata yang edukatif sekaligus menyenangkan. Banyak lokasi juga mendukung aktivitas piknik, foto keluarga, dan eksplorasi ringan yang aman.
Baca JugaGoogle Perkenalkan Fitur Answer Now di Gemini Untuk Jawaban Instan
Sejumlah tempat wisata di Ciwidey telah dilengkapi informasi tiket dan jam operasional yang dapat menjadi acuan liburan 2026. Beberapa destinasi bahkan bisa dikombinasikan dalam rute one day trip yang efisien.
Berikut lima wisata alam di Ciwidey yang cocok untuk liburan keluarga pada 2026. Setiap destinasi memiliki karakter unik dan fasilitas yang mendukung kenyamanan pengunjung.
Pesona Kawah dan Danau Alami Ciwidey
Kawah Putih merupakan destinasi paling ikonik di Ciwidey. Kawah vulkanik dari Gunung Patuha ini terkenal dengan danau berwarna putih kehijauan yang eksotis.
Lokasi Kawah Putih berada di Jalan Ciwidey–Patengan KM 11, Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Perjalanan dari pusat Kota Bandung memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam melalui jalur Ciwidey.
Pengunjung dapat memarkir kendaraan di area R2 hingga R6. Dari sana, perjalanan dilanjutkan menggunakan ontang-anting menuju area kawah.
Kawah Putih buka setiap hari pukul 07.00 sampai 16.00 WIB. Harga tiket wisatawan nusantara sekitar Rp63.000 termasuk tiket masuk dan ontang-anting pulang pergi.
Jika memilih tiket masuk saja, biayanya Rp31.000 dengan tambahan ontang-anting Rp29.000. Untuk wisatawan mancanegara, tiket masuk berada di kisaran Rp122.000.
Biaya parkir mobil berkisar Rp18.000 sampai Rp48.000 tergantung lokasi. Parkir motor berada di kisaran Rp10.000.
Kawah Putih memiliki sejumlah spot foto seperti Sky Walk, Jembatan Apung, dan View Deck Sunan Ibu. Setiap spot dikenakan biaya tambahan sekitar Rp15.000 sampai Rp17.000.
Untuk keluarga, tersedia wahana mini seperti panahan dengan tarif Rp22.000 dan tunggang kuda sekitar Rp55.000. Orang tua disarankan tetap mengawasi anak karena bau belerang cukup kuat.
Suhu di kawasan Kawah Putih berada di kisaran 8 hingga 18 derajat Celsius. Pengunjung disarankan mengenakan jaket dan masker, terutama untuk anak balita.
Situ Patenggang menjadi destinasi danau alami yang menawarkan suasana lebih tenang. Danau ini dikelilingi perkebunan teh hijau dan hutan pinus.
Lokasinya berada di Jalan Raya Ciwidey–Patengan KM 39–41, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Jarak dari pusat Bandung sekitar 47 hingga 50 kilometer.
Waktu tempuh menuju Situ Patenggang sekitar 1,5 hingga 2 jam. Rute dapat ditempuh melalui jalur Soreang–Ciwidey–Patengan.
Situ Patenggang buka setiap hari pukul 08.00 sampai 20.00 WIB. Harga tiket masuk WNI sekitar Rp18.000 pada hari kerja dan Rp20.000 saat akhir pekan.
Untuk wisatawan mancanegara, tiket masuk berada di kisaran Rp135.000 hingga Rp185.000. Biaya parkir mobil sekitar Rp10.000 sampai Rp15.000 dan motor Rp5.000.
Pengunjung dapat menikmati aktivitas naik perahu dayung atau sekadar piknik di tepi danau. Batu Cinta menjadi salah satu spot foto populer dengan kisah legenda cinta abadi.
Situ Patenggang memiliki luas sekitar 55 hektare. Fasilitasnya meliputi restoran terapung, gazebo, musala, toilet, dan jembatan gantung.
Suhu udara di kawasan ini berkisar 18 hingga 22 derajat Celsius. Pengunjung disarankan datang pagi untuk menghindari kemacetan Pasir Jambu.
Konservasi Alam dan Edukasi untuk Anak
Ranca Upas dikenal sebagai kawasan konservasi alam seluas 215 hektare. Destinasi ini memiliki padang rumput luas, hutan pinus, dan penangkaran rusa.
Lokasi Ranca Upas berada di Jalan Raya Ciwidey–Patengan KM 11, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Jarak dari pusat Bandung sekitar 50 kilometer.
Perjalanan menuju Ranca Upas memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam melalui jalur Soreang–Ciwidey. Akses jalan beraspal dan bisa dilalui mobil maupun motor.
Ranca Upas buka setiap hari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. Harga tiket masuk sekitar Rp28.000 per orang dan sudah termasuk akses area rusa.
Biaya parkir mobil berkisar Rp10.000 sampai Rp15.000 dan motor Rp5.000. Untuk camping, tarifnya sekitar Rp50.000 hingga Rp100.000 per tenda.
Memberi makan rusa Timor menjadi aktivitas favorit keluarga. Area savana luas juga cocok untuk piknik dan anak bermain.
Di kawasan ini tersedia fasilitas outbound, trekking ringan, dan camping ground. Spot foto populer meliputi Blok Mawar dan kawasan hutan pinus.
Suhu udara di Ranca Upas berada di kisaran 10 hingga 20 derajat Celsius. Pengunjung disarankan datang pagi dan memastikan bahan bakar kendaraan terisi penuh.
Wisata Santai dengan Panorama Hijau
Perkebunan Teh Rancabali menawarkan hamparan kebun teh hijau di lereng pegunungan. Tempat ini cocok untuk keluarga yang ingin bersantai dan healing.
Lokasinya berada di Patengan, Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Jarak dari pusat Bandung sekitar 50 hingga 60 kilometer.
Akses menuju lokasi dapat ditempuh melalui tol Soreang–Ciwidey. Jalan beraspal tersedia meski berkelok dan menanjak.
Perkebunan Teh Rancabali buka 24 jam setiap hari. Kawasan ini merupakan area terbuka tanpa tiket masuk resmi.
Biaya parkir berada di kisaran Rp5.000 sampai Rp10.000 di area pinggir jalan. Pengunjung disarankan datang pagi untuk suasana yang lebih sepi.
Aktivitas utama di sini adalah berjalan santai dan berfoto di antara barisan tanaman teh. Tempat ini juga cocok untuk edukasi ringan tentang perkebunan.
Suhu udara berkisar 16 hingga 26 derajat Celsius. Fasilitas tergolong minim dengan ketersediaan toilet dasar.
Bukit Jamur Ciwidey dikenal dengan formasi pohon cemara yang menyerupai jamur raksasa. Destinasi ini cocok untuk eksplorasi alam ringan bersama keluarga.
Lokasinya berada di Dusun Keneng, Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Jarak dari pusat Ciwidey sekitar 40 hingga 50 menit perjalanan.
Bukit Jamur buka setiap hari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. Harga tiket masuk berkisar Rp10.000 sampai Rp15.000 per orang.
Biaya parkir mobil sekitar Rp10.000 dan motor Rp5.000. Fasilitas terbatas namun area terbuka cukup luas.
Daya tarik utama Bukit Jamur adalah jalur trekking pendek di antara cemara hijau. Latar perkebunan teh menciptakan suasana yang tenang dan fotogenik.
Pengunjung disarankan datang pagi untuk menghindari keramaian akhir pekan. Suhu udara berada di kisaran 15 hingga 25 derajat Celsius sehingga jaket tetap diperlukan.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
ICEX Resmi Berizin OJK, Menandai Era Baru Bursa Kripto Kompetitif di Indonesia
- Rabu, 21 Januari 2026
PNM Tingkatkan Daya Saing UMKM Melalui Pendampingan, Inovasi, dan Kolaborasi
- Rabu, 21 Januari 2026
Pegadaian Catatkan Lonjakan Harga Emas, Beberapa Produk Tembus Rp2,82 Juta
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
Dampak Serius Ultra Processed Food terhadap Kesehatan Anak Perlu Diwaspadai
- Rabu, 21 Januari 2026
Terpopuler
1.
JMA Syariah Targetkan Pendapatan Kontribusi Tumbuh 20 Persen
- 21 Januari 2026
2.
Amankah Merendam Teh dalam Susu Semalaman? Ini Penjelasannya
- 21 Januari 2026
3.
4.
Tarif Listrik PLN Januari 2026 Tetap Stabil, Simak Informasinya
- 21 Januari 2026











