Crypto : Bitcoin Ethereum Tertekan Lima Altcoin Justru Meledak Hingga Tujuh Puluh Persen
- Senin, 19 Januari 2026
JAKARTA - Pergerakan pasar kripto pada Senin, 19 Januari 2026, menghadirkan kontras tajam yang menarik perhatian investor.
Saat mayoritas pelaku pasar masih memantau tekanan yang dialami aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum, sejumlah altcoin justru menunjukkan performa luar biasa. Kondisi ini menegaskan bahwa dinamika pasar kripto tidak selalu bergerak searah dan peluang keuntungan tetap terbuka di tengah tren pelemahan aset besar.
Penurunan harga Bitcoin dan Ethereum hari ini mencerminkan sentimen kehati-hatian investor terhadap aset berkapitalisasi besar. Namun, di saat yang sama, rotasi dana ke aset kripto alternatif tampak jelas. Setidaknya lima kripto mencatatkan lonjakan signifikan, bahkan salah satunya melesat lebih dari 70 persen hanya dalam kurun waktu 24 jam.
Baca JugaHarga Emas 24 Karat Antam Tembus Rp 3 Juta Per Gram Hari Ini
Tekanan Bitcoin Dan Ethereum Di Awal Pekan
Pada perdagangan hari ini, Bitcoin dan Ethereum justru berada dalam tekanan. Bitcoin tercatat mengalami penurunan meski masih bertahan di level kapitalisasi pasar yang sangat besar. Kondisi ini menunjukkan adanya aksi ambil untung jangka pendek di tengah ketidakpastian arah pasar global.
Ethereum juga tidak luput dari koreksi. Penurunan harga ETH memperlihatkan bahwa sentimen negatif tidak hanya menyasar satu aset, melainkan dua raksasa kripto sekaligus. Tekanan pada BTC dan ETH ini membuat sebagian investor mulai melirik altcoin dengan potensi pergerakan lebih agresif.
Meski demikian, koreksi pada dua aset utama ini tidak serta-merta memicu kepanikan besar. Pasar justru memperlihatkan dinamika selektif, di mana dana berpindah ke aset yang dianggap memiliki katalis atau momentum lebih kuat.
Dusk Jadi Sorotan Dengan Lonjakan Tajam
Salah satu altcoin yang paling mencuri perhatian hari ini adalah Dusk. Pada perdagangan 19 Januari 2026, harga Dusk melonjak signifikan dengan kenaikan mencapai 72,85 persen dalam 24 jam terakhir. Harga terkini tercatat berada di Rp3.642, setelah sebelumnya menyentuh titik tertinggi harian di Rp3.745.
Lonjakan ini terasa semakin impresif jika dibandingkan dengan posisi terendah harian yang sempat berada di Rp1.919. Pergerakan tajam tersebut menunjukkan adanya minat beli yang sangat kuat dalam waktu singkat.
Aktivitas pasar Dusk juga meningkat drastis. Volume perdagangan global dalam 24 jam terakhir tercatat mencapai Rp2,63 triliun, mencerminkan tingginya perputaran transaksi dan masuknya dana baru ke aset ini.
Kapitalisasi Dan Suplai Dusk Menguat
Seiring lonjakan harga, kapitalisasi pasar Dusk kini mencapai sekitar Rp1,85 triliun. Jumlah suplai yang beredar tercatat sebesar 500 juta DUSK dari total suplai maksimum 1 miliar DUSK.
Struktur suplai ini menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor, terutama di tengah lonjakan volume dan volatilitas tinggi. Pergerakan agresif Dusk hari ini memperlihatkan bagaimana altcoin berkapitalisasi menengah dapat menjadi magnet spekulasi saat pasar utama melemah.
Kondisi tersebut sekaligus menegaskan bahwa arus dana di pasar kripto bersifat dinamis dan cepat berpindah mengikuti peluang jangka pendek.
Frax Ikut Menguat Dengan Kenaikan Signifikan
Selain Dusk, Frax juga mencatatkan performa positif. Pada perdagangan hari ini, harga Frax melonjak 25,78 persen dalam 24 jam terakhir, dengan harga terkini berada di Rp18.666.
Sepanjang periode perdagangan, Frax sempat menyentuh titik tertinggi di Rp21.306 sebelum mengalami koreksi ringan. Meski begitu, harga masih jauh lebih tinggi dibandingkan level terendah hariannya di Rp14.659.
Lonjakan harga Frax didukung oleh peningkatan volume perdagangan global yang tercatat sebesar Rp564,76 miliar dalam 24 jam. Angka ini menunjukkan minat investor yang cukup solid terhadap aset tersebut.
Resolv Dan Vanar Chain Ikut Menghijau
Altcoin lain yang turut mencatatkan kenaikan signifikan adalah Resolv. Pada 19 Januari 2026, harga Resolv melonjak 21,41 persen dalam 24 jam terakhir dan kini berada di level Rp1.582.
Harga Resolv sebelumnya sempat turun ke titik terendah harian di Rp1.220 sebelum berhasil rebound tajam hingga menyentuh level tertinggi hari ini. Kenaikan ini didorong oleh volume perdagangan global yang mencapai Rp301,27 miliar.
Sementara itu, Vanar Chain juga mencatatkan performa positif. Harga Vanar Chain naik 16,07 persen dalam 24 jam terakhir, dengan harga saat ini berada di Rp182. Pergerakan ini terjadi setelah harga sempat menyentuh level terendah Rp156,7 dan puncak tertinggi Rp199,3.
Rotasi Dana Jadi Kunci Pergerakan Pasar
Fenomena anjloknya Bitcoin dan Ethereum di tengah lonjakan sejumlah altcoin menegaskan adanya rotasi dana di pasar kripto. Investor tampak mencari peluang dari aset dengan volatilitas tinggi dan potensi keuntungan cepat, terutama ketika aset utama sedang terkoreksi.
Kondisi ini juga mencerminkan karakter pasar kripto yang sangat responsif terhadap sentimen jangka pendek. Lonjakan harga hingga puluhan persen dalam sehari menjadi bukti bahwa risiko dan peluang berjalan beriringan.
Meski peluang keuntungan terlihat besar, volatilitas tinggi tetap menuntut kehati-hatian. Pergerakan ekstrem seperti yang terjadi hari ini dapat berubah arah dengan cepat, tergantung sentimen pasar dan arus modal global.
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
IHSG Berisiko Lanjut Koreksi Investor Diminta Cermati Saham Potensial Hari Ini
- Kamis, 22 Januari 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini Kamis 22 Januari 2026 Paling Potensial Untuk Trader
- Kamis, 22 Januari 2026
WEF Davos 2026 CEO BRI Tegaskan UMKM Pilar Transisi Hijau Berkelanjutan
- Kamis, 22 Januari 2026
QRIS Bidik Ekspansi China Korea Selatan Awal 2026 Dorong Transaksi Digital
- Kamis, 22 Januari 2026












