Warung Nasi Padang Legendaris Singapura Tutup Januari 2026 Setelah Bertahan Puluhan Tahun
- Kamis, 22 Januari 2026
JAKARTA - Penutupan sebuah rumah makan sering kali hanya dipandang sebagai akhir dari sebuah bisnis.
Namun, berbeda halnya ketika yang berpamitan adalah warung nasi Padang tertua di Singapura yang telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah kuliner Melayu-Muslim selama puluhan tahun.
Warong Nasi Pariaman bukan sekadar tempat makan, melainkan ruang kenangan lintas generasi bagi warga lokal maupun wisatawan Indonesia. Keputusan menutup usaha per 31 Januari 2026 menandai berakhirnya satu bab penting dalam lanskap kuliner Kampong Glam.
Baca JugaResep Getuk Singkong Pulen: Langkah Tepat Agar Hasilnya Lembut dan Kenyal
Selama hampir delapan dekade, warung ini berdiri sebagai saksi perubahan zaman, mulai dari era pascakemerdekaan hingga modernisasi Singapura.
Di tengah geliat pariwisata dan transformasi kawasan heritage, Warong Nasi Pariaman tetap mempertahankan identitasnya sebagai penyaji masakan Minang autentik. Karena itu, kabar penutupannya memunculkan gelombang emosi, nostalgia, dan diskusi mengenai masa depan bisnis kuliner tradisional di kota global tersebut.
Pengumuman Resmi Penutupan Warung Legendaris
Informasi mengenai penutupan Warong Nasi Pariaman disampaikan langsung oleh pengelola melalui akun Facebook resmi mereka pada 20 Januari 2026. Dalam unggahan tersebut, pihak warung menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para pelanggan yang telah setia mendukung selama puluhan tahun.
"Assalamualaikum semuanyaa... Dengan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya, kami ingin menginformasikan bahwa Warong Nasi Pariaman akan berhenti bisnis pada tanggal 31 Januari 2026. Terima kasih atas dukungan, cinta, dan kenangan manis bersama kami selama ini," bunyi pengumuman tersebut.
Unggahan ini sekaligus menegaskan bahwa pelanggan masih dapat menikmati hidangan khas mereka hingga akhir Januari 2026. Bagi banyak orang, waktu singkat ini menjadi kesempatan terakhir untuk kembali mencicipi rasa yang telah menemani perjalanan hidup mereka sejak kecil.
Lokasi Ikonik dan Jejak Sejarah Panjang
Warong Nasi Pariaman berlokasi di sebuah ruko di Jalan Jembatan Utara 738, tidak jauh dari Masjid Sultan, kawasan yang dikenal sebagai pusat aktivitas komunitas Melayu-Muslim dan tujuan favorit wisatawan Indonesia. Mengutip Strait Times, Kamis (22/1/2026), warung ini telah dijalankan secara turun-temurun sejak pertama kali berdiri pada 1948.
Nama Pariaman diambil dari kota pesisir barat Sumatera Barat, merefleksikan akar budaya Minangkabau yang kuat. Menu yang disajikan pun mempertahankan cita rasa autentik, mulai dari rendang sapi, ikan bakar asap, kalio sotong, hingga ayam gulai. Konsistensi rasa inilah yang membuat warung tersebut bertahan di tengah persaingan ketat industri kuliner Singapura.
Menurut Singapore Infopedia milik National Library Board, Warong Nasi Pariaman diyakini sebagai warung tertua di Singapura yang menyajikan nasi Padang. Pada 2016, tempat ini bahkan menerima Heritage Heroes Awards sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam melestarikan tradisi kuliner lokal.
Tekanan Ekonomi Diduga Jadi Pemicu Penutupan
Hingga kini, pemilik warung belum secara terbuka mengungkapkan alasan utama di balik keputusan penutupan. Namun, berbagai pihak menduga lonjakan harga sewa di kawasan Kampong Glam menjadi faktor dominan. Menurut laporan Channel News Asia, sejumlah penyewa di wilayah tersebut menghadapi kenaikan sewa signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Harga sewa yang sebelumnya sekitar SGD 3.000 atau setara Rp39,5 juta, dilaporkan melonjak hingga SGD 10.000 atau sekitar Rp131,56 juta. Kenaikan drastis ini dinilai sulit ditanggung oleh bisnis kecil yang mengandalkan margin tipis. Praktik penyewaan ulang yang agresif serta masuknya merek besar dengan modal kuat turut memperketat persaingan.
Padahal, Kampong Glam telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi sejak 1989. Kawasan ini dikenal sebagai pusat sejarah komunitas Melayu-Muslim Singapura dengan karakter jalan yang khas. Jalan Arab identik dengan toko tekstil dan karpet tradisional, sementara Jalan Haji berkembang menjadi pusat gaya hidup dan kuliner modern.
Kesedihan Pelanggan dan Gelombang Nostalgia
Kabar penutupan Warong Nasi Pariaman disambut dengan kesedihan oleh para pelanggan setianya. Di media sosial, banyak yang membagikan kenangan pribadi bersama warung tersebut. Pengguna Instagram @norismilda menuliskan, "Kenangan masa kecil terbaik... ketika ayah pergi shalat Jumat dan membawa pulang Pariaman. Rasanya masih terbayang di benakku. Akan segera berkunjung!"
Pengguna lain, @adzari, menyampaikan rasa duka yang mendalam dan menyebut warung tersebut sebagai destinasi wajib setiap kali berkunjung ke Singapura. Ia juga menyoroti keramahan para pelayan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman bersantap di sana.
Di Facebook, Wini Hasby Taufiq menulis bahwa dirinya telah menikmati masakan Pariaman sejak lahir, dan kini warung tersebut juga menjadi favorit anak-anaknya. Ungkapan serupa datang dari Mohamed Hussain Sahar yang mengucapkan terima kasih atas kenangan masa lalu yang tak tergantikan.
Warisan Nasi Padang yang Masih Bertahan
Dengan tutupnya Warong Nasi Pariaman, jumlah warung nasi Padang legendaris di Kampong Glam semakin berkurang. Salah satu yang masih bertahan adalah Rumah Makan Minang yang berdiri sejak 1954. Rumah makan ini dikenal menyajikan 40 hingga 50 jenis lauk Minang autentik.
"Di sini Rumah Makan Minang kami menyediakan Nasi Padang yang mempunyai 40 hingga 50 macam lauk, mulai dari sambal lada hijau, ikan bakar, dan ayam bakar Padang. Yang spesial, rendang, sudah menjadi famous," ujar pemiliknya, Zulbaidah Binte Marlian, dikutip dari kanal YouTube Our Grandfather Story.
Rumah Makan Minang kini telah diwariskan ke generasi ketiga, Hazmi, yang melanjutkan usaha sang nenek perantau asal Padang sejak 1950. Kisah ini menjadi pengingat bahwa warisan kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang ketekunan, adaptasi, dan keberlanjutan di tengah perubahan zaman.
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
7 Cara Ampuh Memperbaiki Skin Barrier Rusak Agar Kulit Sehat dan Kenyal
- Kamis, 22 Januari 2026
Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan, Dari Kontrol Gula Darah hingga Pencernaan
- Kamis, 22 Januari 2026
Update Terbaru Harga BBM Pertamina 22 Januari 2026: Stabil di Seluruh SPBU Indonesia
- Kamis, 22 Januari 2026
Berita Lainnya
5 Tempat Bakso Malang Lezat di Jakarta dengan Harga Mulai Rp 20.000-an
- Kamis, 22 Januari 2026
Manfaat Air Rebusan Ketumbar untuk Kesehatan Pencernaan, Kulit, dan Gula Darah
- Kamis, 22 Januari 2026
5 Air Rebusan Daun yang Bantu Menghilangkan Lemak Perut Secara Alami
- Kamis, 22 Januari 2026
Terpopuler
1.
2.
Indonesia Masters 2026: 16 Wakil Indonesia Masuk Babak Kedua
- 22 Januari 2026
3.
6 Tanaman Rambat yang Tumbuh Baik di Tempat Minim Cahaya
- 22 Januari 2026
4.
Blitar Park 2026: Wahana Seru dan Hemat untuk Liburan Keluarga
- 22 Januari 2026
5.
Pictniq Land Jogja Destinasi Wisata Ikon Dunia Terbaru
- 22 Januari 2026












