Raharja Energi Raih Kredit 109,20 Juta Dolar AS untuk Akuisisi SMSD

PT Raharja Energi Cepu, Tbk Kilas Online (Dok. PT Raharja Energi Cepu/PT Raharja Energi Cepu)
Penulis: Ibtihal
Selasa, 26 Mei 2026 | 18:52:23 WIB

JAKARTA – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) melalui entitas anak perusahaannya, yaitu PT Raharja Energi Madura (REM), mempublikasikan telah menyetujui ikatan Perjanjian Kredit Bilateral bersama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). 

Melalui jalinan kesepakatan kredit tersebut, REM mengantongi fasilitas pinjaman dengan nilai nominal menyentuh US$ 109,20 juta.

Alokasi dana dari fasilitas kredit ini bakal dioptimalkan untuk membiayai agenda pengambilalihan seluruh porsi saham SMS Development Limited (SMSD) oleh pihak REM.

Rencana ini dieksekusi lewat kesepakatan Perjanjian Jual beli Saham dan Perjanjian Novasi, sebagaimana dilansir dari berita sumber yang pada periode sebelumnya telah disiarkan dalam laporan informasi atau fakta material pada tanggal 24 Desember dan 25 Desember 2025.

"Akuisisi tersebut secara tidak langsung akan memberikan hak paritisipasi (participating intereset) sebesar 20% kepada REM atas Production Sharing Contract (PSC) Selat Madura yang dikelola oleh Husky-CNOOC Madura Limited (HCML)," ungkap Sekretaris Perusahaan RATU Supriyanti Priandini dalam keterbukaan informasi, Senin (25/5/2026).

Berkenaan dengan jalinan kesepakatan kredit tersebut, RATU menyediakan instrumen corporate guarantee serta cash deficit guarantee kepada pihak Bank Mandiri demi menjamin pelaksanaan pemenuhan kewajiban REM yang bersandar pada dokumen perjanjian kredit.

Penyepakatan kontrak perjanjian kredit ini bertindak sebagai bagian dari rangkaian alur proses penyelesaian agenda akuisisi tidak langsung atas hak partisipasi sebesar 20% pada PSC Selat Madura. 

Langkah korporasi ini pun menjelma sebagai bagian dari strategi jangka panjang RATU demi memperkokoh portofolio bisnis mereka di sektor hulu minyak dan gas bumi.

RATU selaku pihak penjamin korporasi mengemban tanggung jawab penuh atas kewajiban REM kepada Bank Mandiri. 

Pihak RATU menaruh rasa optimistis bahwa fasilitas kredit tersebut sanggup dikelola serta dilunasi secara baik dari pos arus kas operasional REM, yang diperoleh dari hak bagian hasil produksi PSC Selat Madura.

"Perusahaan akan menyampaikan keterbukaan informasi lebih lanjut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku apabila terdapat perkembangan material atas transaksi ini," pungkas dia.

Reporter: Ibtihal