Harga Pangan Jakarta 4 Juni: Cabai Rawit Tembus Rp 87.919 per Kg

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 04 Juni 2026
Harga Pangan Jakarta 4 Juni: Cabai Rawit Tembus Rp 87.919 per Kg
Ilustrasi Cabai Rawit Merah. (Foto: kompas.com)

JAKARTA – Nominal jual untuk sederet bahan makanan di wilayah Jakarta terpantau masih mengalami pergerakan fluktuatif pada perdagangan Kamis (4/6/2026). 

Berdasarkan pantauan terhadap bermacam bahan pokok yang ada, komoditas cabai rawit merah mengukuhkan diri sebagai salah satu jenis pangan dengan banderol tertinggi, lantaran menyentuh angka Rp 87.919 tiap kilogramnya.

Merujuk pada publikasi data yang dihimpun dari portal resmi infopangan.jakarta.go.id untuk edisi Kamis, nilai jual cabai rawit merah terangkat sebesar Rp 2.074 jika dikomparasikan dengan posisi pada hari sebelumnya. 

Tren kenaikan juga melanda produk cabai merah keriting yang melompat Rp 2.249 hingga bertengger di posisi Rp 64.889 per kilogram, serta varian cabai rawit hijau yang bertambah mahal Rp 1.219 menuju level Rp 64.219 tiap kilogramnya.

Bukan cuma rumpun cabai, grafik harga untuk komoditas bawang merah pun memperlihatkan adanya lonjakan yang lumayan berasa. 

Bahan pangan harian ini tercatat naik sebesar Rp 2.490 dan membuatnya bertengger di angka Rp 62.369 per kilogram.

Di sisi lain, komoditas bawang putih dilaporkan ikut merangkak naik senilai Rp 1.080 menuju level Rp 42.578 per kilogram. 

Apresiasi harga juga merembet ke beberapa bahan pangan lainnya, seperti produk tomat buah yang terangkat Rp 530 menjadi Rp 19.425 per kilogram, komoditas kentang naik Rp 150 ke posisi Rp 19.514 per kilogram, hingga produk tepung terigu yang bertambah Rp 170 menjadi Rp 11.553 tiap kilogramnya.

Beralih pada sektor pemenuhan protein hewani, harga untuk daging sapi murni jenis semur naik Rp 376 menjadi Rp 148.500 per kilogram. 

Untuk komoditas ikan bandeng dengan ukuran sedang turut terkerek naik senilai Rp 723 menuju Rp 43.852 per kilogram, diikuti produk ikan lele yang merangkak tipis Rp 93 ke angka Rp 30.910 tiap kilogramnya.

Walau demikian, terdapat sejumlah bahan pangan lainnya yang justru memperlihatkan koreksi melandai. 

Produk minyak goreng jenis curah menyusut harganya sebesar Rp 816 menjadi Rp 21.617 per kilogram, sedangkan untuk ayam broiler terpangkas senilai Rp 896 sehingga dipasarkan pada angka Rp 42.842 per ekor.

Selanjutnya, harga untuk komoditas gula pasir ikut turun tipis Rp 45 menjadi Rp 18.474 per kilogram. 

Di samping itu, nilai jual daging sapi bagian has paha belakang terdepresiasi Rp 488 menuju angka Rp 152.333 per kilogram, serta produk kelapa kupas melandai Rp 540 menjadi Rp 14.643 per butirnya.

Khusus untuk rumpun komoditas beras, harga beras jenis IR I merangkak naik sebesar Rp 70 menjadi Rp 15.578 per kilogram, varian beras IR II Ramos naik Rp 122 ke posisi Rp 14.704 per kilogram, dan untuk jenis beras IR III bertambah Rp 20 menjadi Rp 13.882 tiap kilogramnya.

Berlawanan arah, untuk jenis beras Muncul I dilaporkan merosot sebesar Rp 325 menuju level Rp 15.542 per kilogram, disusul varian beras Setra I/Premium yang melandai Rp 130 ke posisi Rp 16.770 per kilogram, serta produk beras IR 42/Pera yang menyusut Rp 56 menjadi Rp 16.483 per kilogram.

Rangkuman statistik ini memperlihatkan bahwa kelompok cabai serta bawang-bawangan masih bertindak sebagai faktor pendorong utama dalam lonjakan harga pangan di kawasan Jakarta untuk hari ini, sementara sebagian komoditas pokok lainnya terpantau bergerak stabil atau malah mencatatkan penurunan harga

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua