PLN Enjiniring Cetak Talenta Engineer Unggul melalui Program Engineer Mengajar

RE
Kamis, 21 Mei 2026
PLN Enjiniring Cetak Talenta Engineer Unggul melalui Program Engineer Mengajar

Jakarta, 21 Mei 2026 – PLN Enjiniring kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem pendidikan dan energi berkelanjutan melalui program Engineer Mengajar sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Sampoerna University dalam rangkaian Sampoerna University Academic Festival 2026 (SUAF 2026) yang diselenggarakan di Kampus Sampoerna University, Pancoran, Jakarta Selatan.

Dalam program ini, salah satu engineer PLN Enjiniring, Ammar Syahid Rabbani selaku Manager Power System dan Digital Center PLN Enjiniring membagikan materi mencakup transisi energi, desain pembangkit energi baru terbarukan, hingga pengembangan teknologi Battery Energy Storage System (BESS). Selain itu, ia juga berkesempatan melakukan penilaian proyek riset mahasiswa terkait energi bersih serta pengembangan inovasi berkelanjutan.

Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, menyampaikan bahwa kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan menjadi faktor penting dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu menjawab tantangan transformasi energi. 

Kami percaya bahwa penguatan konektivitas antara dunia akademik dan industri merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, kami berkontribusi dalam menyiapkan talenta-talenta muda yang adaptif, inovatif, dan memiliki pemahaman kuat terhadap pengembangan teknologi serta transisi energi di masa depan, ujar Chairani.

Sementara itu Dosen Teknik Mesin Universitas Sampoerna, Ir. Djati Wibowo, Ph.D. menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang terjalin antara PLN Enjiniring dan Sampoerna University. “Kolaborasi dengan dunia industri seperti PLN Enjiniring memberikan pengalaman pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa. Melalui program Engineer Mengajar, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan teoritis, tetapi juga memahami implementasi teknologi dan tantangan nyata dalam pengembangan energi berkelanjutan di Indonesia,” ungkap Djati.

Melalui keterlibatan ini PLN Enjiniring menunjukkan perannya tidak hanya sebagai konsultan enjiniring ketenagalistrikan, tetapi juga sebagai penggerak dalam mempersiapkan generasi profesional yang kompeten, inovatif, serta berkomitmen mendorong akselerasi energi bersih di Indonesia.

Ke depan, PLN Enjiniring berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan institusi pendidikan, industri, dan berbagai pemangku kepentingan guna menciptakan ekosistem pengembangan talenta engineering yang berdaya saing global.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua