Rabu, 20 Mei 2026

GEMS Grup Sinarmas Siap Tebar Dividen Final Senilai Rp 1,39 Triliun

GEMS Grup Sinarmas Siap Tebar Dividen Final Senilai Rp 1,39 Triliun
GEMS Grup Sinarmas Siap Tebar Dividen Final. (Sumber Gambar: idnfinancials.com)

JAKARTA – Perusahaan publik milik Grup Sinarmas, PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS), memublikasikan rencana pendistribusian dividen final kepada para pemegang sahamnya dengan nilai total US$80 juta, atau berkisar Rp1,39 triliun mengacu pada nilai kurs Rp17.496 per dolar AS.

Sekretaris Perusahaan Golden Energy Mines, Sudin SH, memaparkan bahwa agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah memberikan persetujuan atas pembagian dividen final dengan jumlah keseluruhan US180 juta untuk tahun buku 2025. Dari total dana dividen itu,sebesar US100 juta sudah digelontorkan terlebih dahulu sebagai dividen interim pada Juni 2025 yang lalu.

“Sisanya sebesar US80 juta disetujui dibagikan sebagai dividen final tahun buku2025 atau sebesar US0,0136 per saham atau setara dengan Rp237,95 per saham,” tutur Sudin, Selasa (19/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Baca Juga

Mata Uang Rupiah Melemah, Aset Kripto Altcoin Justru Menguat

Sementara itu, penentuan nilai kurs dalam pembagian dividen ini menggunakan acuan kurs tengah Bank Indonesia per 18 Mei 2026, di mana US$1 bernilai Rp17.496 per dolar AS.

Sudin menjelaskan bahwa dividen final ini akan disalurkan kepada pemilik saham proporsional dengan persentase kepemilikan mereka, sekaligus menyerahkan wewenang kepada jajaran direksi perseroan untuk merumuskan tata cara dan linimasa pembagian dividen final tersebut.

Di samping itu, lewat pemaparannya, sisa perolehan laba bersih setelah dipotong untuk alokasi pos dana cadangan, yaitu senilai US$77,23 juta, akan ditempatkan sebagai komponen saldo laba ditahan.

Mengutip laporan keuangan yang dipublikasikan, GEMS membukukan reduksi pada performa pendapatan usaha menjadi senilai US$2,41 miar.

Angka pendapatan tersebut merosot 10,77% secara tahunan (YoY) dari realisasi sebesar US2,7miliar pada periode tahun 2024. Perolehan pendapatan ini ditopang oleh aktivitas penjualan ekspor senilai US855,2 juta yang menyusut jika disandingkan dengan catatan tahun 2024.

Selanjutnya, untuk angka omzet penjualan domestik berhasil menyentuh US1,55 miliar,atau mencatatkan pertumbuhan dari tahun 2024 yang bertengger diangka US931,13 juta.

Lebih lanjut, jika dibedah berdasarkan profil pelanggannya, GEMS meraup omzet dari pihak ketiga senilai US2,38miliar,serta kontribusi dari pihak berelasi sebesarUS33,9 juta. 

Dampaknya, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias profit bersih GEMS terkoreksi sebesar 43,39% menjadi senilai US268,23juta,dari raihan tahun sebelumnya yang mampu menyentuh US473,8 juta.

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Wall Street Ditutup Merosot Dipicu Lonjakan Yield Obligasi AS

Wall Street Ditutup Merosot Dipicu Lonjakan Yield Obligasi AS

Asing Borong Saham ADRO Rp 207,4 Miliar Saat IHSG Jatuh

Asing Borong Saham ADRO Rp 207,4 Miliar Saat IHSG Jatuh

SRTG Siap Bagikan Dividen Rp1,40 Triliun, Yield Tembus 6,5 Persen

SRTG Siap Bagikan Dividen Rp1,40 Triliun, Yield Tembus 6,5 Persen

Pergeseran Bursa: Sektor Finansial Geser Saham Konglomerasi

Pergeseran Bursa: Sektor Finansial Geser Saham Konglomerasi

Borong Saham BBNI, Investor Asing Picu Rekomendasi Beli Dua Sekuritas

Borong Saham BBNI, Investor Asing Picu Rekomendasi Beli Dua Sekuritas