Wijaya Karya Fokus Percepat Proyek Strategis Nasional Meski Nilai Kontrak Baru Fluktuatif
- Selasa, 31 Maret 2026
JAKARTA - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan nilai kontrak baru senilai Rp3 triliun per April 2025. Angka ini naik dari nilai kontrak baru Rp2,16 triliun pada Maret 2025.
Meski naik dari bulan sebelumnya, nilai kontrak ini turun dibandingkan April 2024 yang mencapai Rp5,68 triliun. Hal ini menunjukkan fluktuasi kinerja proyek WIKA dari tahun ke tahun.
Fokus Proyek Multiyears dan Strategis
Baca JugaAstra Infra Catat 5,3 Juta Kendaraan Melintasi Tol Selama Lebaran 2026
Sekretaris Perusahaan WIKA, Emin, mengatakan bahwa perusahaan tetap menjaga kontribusi terhadap pembangunan nasional. Hal ini dilakukan meski proses penyehatan dan restrukturisasi keuangan masih berlangsung.
“Kami fokus pada penyelesaian proyek-proyek multiyears dan strategis di sektor transportasi, air, pelabuhan, gedung, energi, dan industri,” ujar Emin kepada Kontan pada Rabu, 11 Juni 2025.
Proyek multiyears ini dinilai penting karena memiliki dampak jangka panjang. Sektor transportasi dan pelabuhan menjadi fokus utama untuk mendukung mobilitas nasional.
Dukungan Anggaran Kementerian PU
Penambahan pagu anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadi Rp73,68 triliun pada 2025. Angka ini naik dari rencana awal sebesar Rp50,48 triliun.
Menurut Emin, penambahan anggaran ini bisa menjadi dorongan positif untuk kinerja WIKA. Dukungan finansial ini penting untuk percepatan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) eksisting.
Peningkatan pagu anggaran memungkinkan WIKA mengalokasikan sumber daya lebih optimal. Hal ini akan mempercepat realisasi proyek yang tengah digarap.
Kontribusi pada Pembangunan Nasional
Meski menghadapi restrukturisasi, WIKA tetap menegaskan kontribusinya pada pembangunan nasional. Fokus perusahaan adalah menyelesaikan proyek strategis yang mendukung infrastruktur dan ekonomi nasional.
Proyek strategis WIKA tidak hanya terbatas pada sektor transportasi. Sektor energi dan gedung juga menjadi prioritas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Strategi WIKA di Tengah Tantangan Keuangan
Perusahaan tetap menjaga keberlanjutan proyek meski nilai kontrak baru mengalami fluktuasi. Strategi ini mencakup pengelolaan proyek multiyears secara efektif dan efisien.
Koordinasi dengan pemerintah dan optimalisasi sumber daya menjadi kunci agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu. Hal ini sekaligus menjaga reputasi WIKA sebagai kontraktor andal nasional.
Dengan dukungan anggaran baru, WIKA diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek eksisting. Hal ini menciptakan efek positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan kelangsungan usaha perusahaan.
Nilai kontrak baru yang fluktuatif bukan hambatan utama. Fokus pada proyek strategis, efisiensi pengelolaan, dan dukungan anggaran menjadi kunci keberhasilan WIKA ke depan.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Petrindo Jaya Kreasi Capai Pendapatan Fantastis Tapi Laba Bersih Masih Turun
- Selasa, 31 Maret 2026
Pelni Dorong Efisiensi Logistik Dengan Diskon Tarif Kontainer Pascaleberan Lebaran
- Selasa, 31 Maret 2026
Jasa Raharja Tingkatkan Perlindungan Korban Kecelakaan Selama Arus Mudik Lebaran
- Selasa, 31 Maret 2026
Laba Bank Muamalat Meningkat Positif Berkat Konsolidasi Bisnis Selama 2025
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Pelni Dorong Efisiensi Logistik Dengan Diskon Tarif Kontainer Pascaleberan Lebaran
- Selasa, 31 Maret 2026
Jasa Raharja Tingkatkan Perlindungan Korban Kecelakaan Selama Arus Mudik Lebaran
- Selasa, 31 Maret 2026









