Rabu, 04 Maret 2026

Marketing Sales Tembus Rp1,65 Triliun, Lippo Cikarang Lampaui Target 2025 dan Catat Lonjakan Pendapatan 133%

Marketing Sales Tembus Rp1,65 Triliun, Lippo Cikarang Lampaui Target 2025 dan Catat Lonjakan Pendapatan 133%
Marketing Sales Tembus Rp1,65 Triliun, Lippo Cikarang Lampaui Target 2025 dan Catat Lonjakan Pendapatan 133%

JAKARTA - Kinerja pemasaran menjadi sorotan utama dalam perjalanan bisnis PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) sepanjang 2025. Perseroan berhasil mengunci capaian prapenjualan yang sesuai target sekaligus mencatat pertumbuhan pendapatan signifikan.

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membukukan pendapatan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1,65 triliun sepanjang 2025. Angka tersebut mencerminkan realisasi penuh dari target yang telah ditetapkan untuk tahun buku 2025.

Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Indryanarum mengatakan raihan tersebut setara dengan 100% dari target perseroan. Capaian ini menunjukkan konsistensi strategi pemasaran yang dijalankan sepanjang tahun.

Baca Juga

Unilever Indonesia Resmi Jual Bisnis Teh Sariwangi Rp1,5 Triliun ke Grup Djarum, Fokus Perkuat Lini Inti

Realisasi prapenjualan Rp1,65 triliun pada 2025 terutama didorong oleh tingginya permintaan produk residensial. Segmen ini menjadi kontributor utama terhadap total marketing sales.

Kontribusi Segmen dan Produk Unggulan

Rumah tapak dan unit komersial masing-masing berkontribusi sebesar 58% dan 38% terhadap total marketing sales tahun lalu. Sementara itu, segmen lahan industri menyumbang 4% terhadap total prapenjualan.

Komposisi tersebut memperlihatkan dominasi produk hunian sebagai tulang punggung penjualan. Unit komersial juga menunjukkan daya tarik yang kuat di tengah dinamika pasar properti.

“Sepanjang 2025, perseroan berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 1.486 unit, didukung oleh peluncuran produk baru, antara lain The Allegra @Casa De Lago dan Neo Top,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Senin, 2 Maret 2026. Pernyataan ini menegaskan peran peluncuran produk baru dalam menopang penjualan.

Jumlah 1.486 unit terjual mencerminkan respons positif pasar terhadap proyek yang ditawarkan. Peluncuran produk baru menjadi salah satu strategi utama dalam menjaga momentum permintaan.

Pendapatan Melonjak dan Sumber Pertumbuhan

Pada periode yang sama, LPCK membukukan pendapatan sebesar Rp4,52 triliun. Realisasi ini meningkat 133% dibandingkan periode sebelumnya.

Pertumbuhan pendapatan terutama ditopang oleh serah terima rumah tapak, apartemen, dan unit komersial seperti ruko. Selain itu, penjualan lahan industri turut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan.

Segmen non-properti melalui pengelolaan kawasan juga memberikan kontribusi terhadap kinerja perseroan. Diversifikasi ini memperkuat struktur pendapatan perusahaan secara keseluruhan.

Segmen rumah tapak dan apartemen mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 369% dibandingkan periode sebelumnya. Pertumbuhan tersebut seiring percepatan proses serah terima unit kepada konsumen.

Percepatan serah terima menjadi faktor penting dalam pengakuan pendapatan. Hal ini sekaligus menunjukkan kesiapan operasional dalam memenuhi komitmen kepada pembeli.

Profitabilitas dan Efisiensi Operasional

“Sementara itu, segmen pengelolaan kota membukukan pendapatan sebesar Rp474,5 miliar. Perseroan mencatat laba kotor sebesar Rp783 miliar dengan margin laba kotor 17%,” katanya.

Margin laba kotor 17% mencerminkan kemampuan perseroan menjaga keseimbangan antara biaya dan pendapatan. Kinerja ini dicapai di tengah peningkatan aktivitas bisnis yang cukup tinggi.

Hingga akhir Desember 2025, LPCK membukukan EBITDA sebesar Rp381,3 miliar. EBITDA margin tercatat sebesar 8% terhadap total pendapatan.

Capaian EBITDA tersebut menunjukkan perbaikan kinerja operasional. Rasio margin menjadi indikator efisiensi dalam mengelola beban usaha.

“Capaian ini mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga efisiensi operasional di tengah peningkatan aktivitas bisnis,” tuturnya. Pernyataan tersebut menegaskan fokus manajemen pada pengendalian biaya.

Efisiensi operasional menjadi salah satu kunci dalam menjaga profitabilitas. Strategi ini dilakukan seiring ekspansi proyek dan peningkatan volume serah terima.

Respons Pasar dan Strategi Ke Depan

Indryanarum mengatakan capaian tahun 2025 mencerminkan respons pasar yang positif terhadap produk LPCK. Tingginya minat konsumen menjadi indikator kepercayaan terhadap kualitas dan lokasi proyek.

“Ke depan, perseroan akan tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” katanya. Komitmen ini menjadi landasan strategi operasional berikutnya.

Fokus pada ketepatan waktu penyelesaian proyek menjadi prioritas utama. Hal ini penting untuk menjaga reputasi dan kepuasan pelanggan.

Secara keseluruhan, kinerja LPCK sepanjang 2025 menunjukkan kombinasi antara keberhasilan pemasaran dan peningkatan pendapatan signifikan. Marketing sales Rp1,65 triliun yang mencapai 100% target menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan berkelanjutan.

Lonjakan pendapatan 133% serta pertumbuhan signifikan di segmen rumah tapak dan apartemen memperlihatkan momentum bisnis yang solid. Dengan strategi efisiensi dan komitmen terhadap penyelesaian proyek, LPCK berupaya menjaga kinerja positif pada periode berikutnya.

Capaian ini menempatkan LPCK dalam posisi yang lebih stabil menghadapi dinamika pasar properti. Respons positif konsumen sepanjang 2025 menjadi modal penting untuk melanjutkan ekspansi dan pengembangan kawasan ke depan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PalmCo Capai Laba Rp6,19 Triliun Dengan Efisiensi Operasional Optimal

PalmCo Capai Laba Rp6,19 Triliun Dengan Efisiensi Operasional Optimal

ALMI Pastikan Strategi Pemenuhan Free Float Dilaksanakan Secara Bertahap

ALMI Pastikan Strategi Pemenuhan Free Float Dilaksanakan Secara Bertahap

Xurya Fokus Transformasi Bisnis PLTS Dorong Ekspansi Energi Terbarukan

Xurya Fokus Transformasi Bisnis PLTS Dorong Ekspansi Energi Terbarukan

Laba Sinar Mas Agro Meningkat Signifikan, Saham Tetap Murah

Laba Sinar Mas Agro Meningkat Signifikan, Saham Tetap Murah

Investasi Danantara dan INA Dukung Proyek CA-EDC Chandra Asri

Investasi Danantara dan INA Dukung Proyek CA-EDC Chandra Asri