Instalasi Balon Raksasa Sambut Film Pelangi di Mars di SCBD Jakarta Jelang Tayang
- Jumat, 20 Februari 2026
JAKARTA - Instalasi balon raksasa yang menampilkan karakter dari film Pelangi di Mars kini menghiasi kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) sebagai bagian dari rangkaian promosi menjelang penayangan film tersebut di bioskop seluruh Indonesia. Instalasi ini menarik perhatian masyarakat yang sedang beraktivitas di area perkantoran dan publik sekitar.
Balon Ikonik Sebagai Sapaan Awal untuk Publik
Balon karakter setinggi sekitar 10 meter itu berdiri di ruang terbuka kawasan SCBD dan langsung menjadi daya tarik bagi para pekerja kantoran dan pengunjung yang melintas. Karakter yang terlihat pada balon menggambarkan Pelangi dan Batik dalam pose yang tampak sedang bercengkrama, menghadirkan suasana ceria dan artistik di tengah rutinitas harian pengunjung. Instalasi balon ini menjadi bentuk sapaan awal dari film kepada publik, memungkinkan warga ibu kota untuk merasakan semangat film jauh sebelum film tersebut resmi tayang di bioskop.
Baca JugaFilm “Monster Pabrik Rambut” Tampil Perdana di Berlinale 2026 dengan Sambutan Hangat
Produser Pelangi di Mars, Dendi Reynando, mengatakan bahwa pemilihan ruang publik sebagai lokasi instalasi bertujuan supaya masyarakat bisa melihat dan merasakan semangat film ini sejak awal. Menurutnya, pendekatan langsung di ruang publik diharapkan dapat membuat film terasa lebih dekat dengan masyarakat luas.
Dukungan Pemerintah dan Industri Kreatif
Kehadiran balon raksasa ini juga mendapat sambutan positif dari pemerintah. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyatakan dukungannya terhadap instalasi tersebut, menganggapnya sebagai bukti nyata pertumbuhan industri kreatif Indonesia yang semakin besar. Irene menyebut bahwa instalasi ini bukan saja menarik untuk foto-foto, tetapi juga menunjukkan kemegahan dan kemampuan talenta Indonesia dalam memproduksi karya kreatif berkualitas.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa instalasi ini bisa menjadi tempat interaksi yang menyenangkan sekaligus alat promosi yang efektif untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa kreativitas anak bangsa layak diperhitungkan.
Waktu dan Rute Pameran Balon
Balon Pelangi di Mars dapat dinikmati oleh publik di kawasan SCBD mulai dari 19 Februari hingga 22 Februari 2026 sebelum melanjutkan perjalanannya ke lokasi lain. Selain Jakarta, rencananya balon ini akan berkeliling ke lima lokasi lain, baik di dalam maupun luar kota, sebagai bagian dari rangkaian promosi yang lebih luas menjelang penayangan film.
Promosi melalui balon raksasa ini tak hanya menargetkan penonton dewasa, tetapi juga anak-anak dan keluarga yang menjadi salah satu segmen utama audiens dari film ini. Installasi ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal karakter-karakter dalam film sekaligus merasakan antusiasme yang dibangun oleh tim produksi sejak dini.
Cerita dan Pesan Film Pelangi di Mars
Pelangi di Mars sendiri adalah film fiksi ilmiah keluarga yang latar ceritanya berada di tahun 2100, ketika krisis air mengancam masa depan Bumi. Tokoh utamanya, Pelangi, adalah anak pertama yang lahir di Mars yang memulai petualangan bersama robot-robot yang menjadi sahabatnya untuk mencari Zeolit Omega, sebuah mineral langka yang diyakini dapat menyelamatkan Bumi dari krisis.
Dalam perjalanannya, para tokoh menghadapi berbagai tantangan, termasuk upaya sebuah korporasi besar bernama Nerotek yang ingin merebut penemuan tersebut. Cerita yang disuguhkan sarat akan pesan tentang keberanian, persahabatan, dan harapan, dengan penggunaan animasi 3D dan teknologi XR yang memberikan pengalaman visual berbeda bagi penonton.
Film ini juga dibintangi oleh sejumlah aktor dan artis ternama, termasuk Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata, serta didukung oleh pengisi suara seperti Kristo Immanuel, Bimoky, Gilang Dirga, Vanya Rivani, dan Dimitri Arditya. Perpaduan antara aktor manusia nyata dan elemen animasi turut menjadi daya tarik tersendiri bagi calon penonton.
Target Penayangan dan Harapan Penonton
Pelangi di Mars dijadwalkan untuk tayang di seluruh bioskop Indonesia pada momen Lebaran 2026, tepatnya pada periode libur panjang yang biasanya dimanfaatkan banyak keluarga untuk berkumpul dan mencari hiburan bersama. Penayangan film pada waktu tersebut diharapkan dapat menjadi tontonan pilihan keluarga Indonesia yang mencari film berkualitas dan menghibur bagi segala usia.
Dengan pendekatan promosi kreatif melalui instalasi balon raksasa dan dukungan dari berbagai pihak, tim produksi berharap film ini bukan hanya sekadar tayang di layar lebar, tetapi juga memberikan pengalaman yang mendalam dan inspiratif bagi penonton dari berbagai kalangan.
Fery
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kian Menyala Dengan Kenaikan 28 Ribu Rupiah Hari Ini
- Jumat, 20 Februari 2026
Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 20 Februari 2026 Beserta Rekomendasi Saham Pilihan
- Jumat, 20 Februari 2026
IHSG Berpotensi Menuju Level Psikologis 8.500 Simak Deretan Saham Unggulan Analis Hari Ini
- Jumat, 20 Februari 2026
Sinergi DSLNG Dan Petani Honbola Bangkitkan Optimisme Budidaya Jagung Berkelanjutan
- Jumat, 20 Februari 2026
Berita Lainnya
Kenaikan Saham Energi Terkerek Permintaan AI dan Tantangan Energi Global
- Jumat, 20 Februari 2026
Cara Daftar Haji Plus 2026, Lengkap dengan Syarat & Langkah-langkahnya
- Jumat, 20 Februari 2026
Khotbah Jumat Pertama Ramadan 2026: Nilai Kemanusiaan dan Penguatan Iman
- Jumat, 20 Februari 2026
Pemprov dan Polda Banten Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Ramadan 2026 Aman dan Stabil
- Jumat, 20 Februari 2026




.jpg)







