Kemdiktisaintek Buka Peluang Kemitraan Strategis Pendidikan Tinggi dengan Jerman
- Jumat, 20 Februari 2026
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka peluang penguatan kemitraan strategis dengan Jerman untuk pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan tenaga terampil.
Menteri Brian Yuliarto menyampaikan pentingnya hubungan historis kedua negara, yang telah membuahkan kerja sama pendidikan dan pertukaran akademik yang produktif.
“Kita memiliki sejarah panjang bersama. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut, termasuk pengiriman mahasiswa Indonesia ke Jerman. Saat ini, minat mahasiswa Indonesia untuk mengikuti program internasional di Jerman terus meningkat,” ujar Mendiktisaintek.
Baca Juga
Pernyataan ini menegaskan fokus Kemdiktisaintek pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi melalui kolaborasi internasional.
Kolaborasi Riset dan Program Akademik
Menteri Brian menekankan perlunya penguatan kolaborasi perguruan tinggi, termasuk melalui program joint degree atau double degree, serta perluasan program doktoral dan pendanaan riset bersama.
Langkah ini dianggap strategis untuk mendukung program prioritas nasional, seperti ketahanan pangan, energi terbarukan, pengelolaan air bersih, hilirisasi industri, digitalisasi, dan pertahanan nasional.
Kerja sama ini tidak hanya memberi kesempatan bagi mahasiswa menempuh pendidikan internasional, tetapi juga mendorong pertukaran akademisi, penelitian kolaboratif, dan pembangunan kapasitas riset yang berdampak langsung pada kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Kemdiktisaintek menekankan bahwa sinergi akademik ini menjadi fondasi untuk menghadapi tantangan global dan meningkatkan daya saing SDM Indonesia.
Dukungan Jerman dan DAAD
Menanggapi inisiatif Indonesia, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, menyatakan bahwa penguatan pendidikan dan pertukaran mahasiswa menjadi prioritas utama Kedutaan Besar Jerman.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi institusional yang berkelanjutan, termasuk rencana kunjungan Presiden DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst) sekaligus Rektor University of Cologne.
“Kami menganggap ini sebagai salah satu tugas utama kami di kedutaan, bagi atase sains, atase budaya, dan tentu juga bagi saya untuk meningkatkan pertukaran mahasiswa,” ucap Ralf Beste.
Kunjungan ini diharapkan menjadi forum diskusi antara rektor perguruan tinggi Indonesia dan Jerman, membahas program-program kolaboratif, pertukaran mahasiswa, serta penelitian bersama yang relevan dengan kebutuhan nasional.
Dampak Positif Kolaborasi bagi Mahasiswa dan Penelitian
Dengan penguatan kerja sama, mahasiswa Indonesia memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengakses pendidikan berkualitas internasional. Program joint degree atau double degree memberi nilai tambah kompetensi akademik sekaligus memperluas jaringan profesional global.
Program doktoral dan riset bersama meningkatkan kapasitas ilmuwan dan peneliti Indonesia untuk mengembangkan solusi inovatif, misalnya dalam bidang energi terbarukan dan teknologi digital.
Selain itu, pertukaran akademisi memungkinkan transfer pengetahuan dan pengalaman, sehingga universitas di Indonesia dapat mengadopsi praktik terbaik dari institusi Jerman.
Kolaborasi riset ini juga mendukung pengembangan teknologi yang relevan dengan industri nasional dan kebutuhan publik, memperkuat ekosistem pendidikan tinggi, serta memperluas dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat luas.
Strategi Jangka Panjang dan Implementasi
Mendiktisaintek menekankan pentingnya strategi jangka panjang dalam implementasi kerja sama internasional. Selain menyasar mahasiswa, kolaborasi diarahkan pada pengembangan laboratorium riset bersama, program pendanaan proyek penelitian, serta integrasi teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pertukaran akademik.
Kemdiktisaintek berkomitmen memastikan setiap inisiatif memberi manfaat nyata bagi pendidikan tinggi, penelitian, dan pembangunan SDM di Indonesia.
Melalui sinergi dengan Jerman, diharapkan terjadi peningkatan kualitas pendidikan, perluasan jaringan akademik global, serta penguatan kapasitas riset yang dapat mendukung tujuan nasional.
Kerja sama ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta pendidikan tinggi internasional, meningkatkan reputasi perguruan tinggi, dan membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan negara-negara mitra lain di Eropa maupun Asia.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kian Menyala Dengan Kenaikan 28 Ribu Rupiah Hari Ini
- Jumat, 20 Februari 2026
Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 20 Februari 2026 Beserta Rekomendasi Saham Pilihan
- Jumat, 20 Februari 2026
IHSG Berpotensi Menuju Level Psikologis 8.500 Simak Deretan Saham Unggulan Analis Hari Ini
- Jumat, 20 Februari 2026
Sinergi DSLNG Dan Petani Honbola Bangkitkan Optimisme Budidaya Jagung Berkelanjutan
- Jumat, 20 Februari 2026
Berita Lainnya
Kemenag Percepat Penyaluran 100 Ton Kurma Bantuan Arab Saudi untuk Umat Indonesia
- Jumat, 20 Februari 2026
Kemenag Tekankan Peran Media Digital untuk Kuatkan Literasi Al-Quran di Era Modern
- Jumat, 20 Februari 2026
Warga Jakarta Dukung Perpanjangan Jalur LRT untuk Mobilitas Lebih Lancar
- Jumat, 20 Februari 2026
Menlu RI Tegaskan Peran Aktif Dukung Perdamaian Palestina Berkelanjutan
- Jumat, 20 Februari 2026




.jpg)







