Strategi MPPA Rights Issue dan Akuisisi Lahan Senilai Rp780 Miliar untuk Ekspansi Bisnis
- Jumat, 20 Februari 2026
JAKARTA - PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) menyiapkan aksi korporasi penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD VIII) atau rights issue. Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 24 miliar saham baru bernilai nominal Rp50 per saham untuk memperkuat struktur permodalan.
Saham baru tersebut akan memiliki hak yang sama dengan saham lama, termasuk hak dividen, dan jumlah final saham serta harga pelaksanaan akan ditetapkan dalam prospektus setelah pernyataan pendaftaran disetujui regulator. Pemegang saham utama, PT Multipolar Tbk. (MLPL), menyatakan komitmen untuk mengeksekusi seluruh haknya dan bersedia menjadi pembeli siaga hingga maksimum 7,56 miliar lembar saham.
Persetujuan RUPSLB dan Mekanisme Pelaksanaan Rights Issue
Baca Juga
Pelaksanaan rights issue baru dapat dilakukan setelah perseroan memperoleh persetujuan RUPSLB yang dijadwalkan pada 30 Maret 2026. Proses selanjutnya mencakup pengajuan dokumen pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan dan pernyataan efektif dari regulator.
Perseroan menargetkan seluruh proses sejak persetujuan rapat hingga efektif tidak melebihi 12 bulan sesuai ketentuan HMETD. Langkah ini diharapkan memberikan kepastian waktu dan transparansi bagi pemegang saham serta investor yang tertarik.
Penggunaan Dana untuk Ekspansi Aset dan Modal Kerja
Dana hasil rights issue akan diarahkan untuk ekspansi aset dan penguatan operasional perseroan. Rencana penggunaan dana meliputi pembelian bangunan di Mall City of Tomorrow, serta akuisisi tanah dan bangunan di Surabaya, Gresik, Bogor, Yogyakarta, dan Tangerang.
Transaksi tersebut melibatkan pihak afiliasi, tetapi telah dinilai wajar oleh penilai independen dan masing-masing nilai transaksi tidak melebihi 10% dari total aset perseroan. Sisa dana akan digunakan sebagai modal kerja dan penyertaan modal pada entitas anak untuk mendukung kegiatan usaha MPPA.
Dampak Rights Issue terhadap Kepemilikan Saham dan Keuangan
Jika seluruh saham baru terserap, jumlah saham ditempatkan dan disetor akan meningkat dari sekitar 12,96 miliar menjadi 36,96 miliar saham. Namun jika pemegang saham selain pemegang saham utama tidak mengeksekusi haknya, kepemilikan publik berpotensi terdilusi hingga maksimum 64,92%, sementara porsi Multipolar dapat meningkat hingga sekitar 80,15%.
Manajemen menilai penambahan modal ini akan meningkatkan aset dan ekuitas secara signifikan. Dengan struktur permodalan yang lebih kuat, MPPA diharapkan memiliki fleksibilitas lebih besar untuk mengakses pendanaan dan menjalankan strategi ekspansi guna mendorong pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, dan prospek usaha jangka panjang.
Akuisisi Lahan dan Gedung Senilai Rp780 Miliar untuk Ekspansi Usaha
Sebelumnya, MPPA telah mengumumkan rencana pembelian sejumlah lahan dan gedung di beberapa kota dengan total nilai transaksi mencapai Rp780 miliar. Corporate Secretary MPPA, Mirtha Sukanti, menyampaikan bahwa perjanjian jual beli tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha dan nilai tambah bagi pemegang saham perseroan.
Transaksi mencakup enam aset utama, antara lain: Plaza Gresik senilai Rp134,5 miliar dari PT Panca Megah Utama; Sinar Matahari Bogor Rp49,5 miliar dari PT Surya Asri Lestari; Mega M Kedung Badak Bogor Rp122 miliar dari SAL; Gedung Merah ex Matahari Malioboro Rp68 miliar dari PT Nusa Malioboro Indah; rumah susun seluas 16.138,06 m² di Kelurahan Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan senilai Rp351,5 miliar dari PT Citra Cito Perkasa; dan lahan seluas 38.169 m² di Sukamurni dan Tobat, Kecamatan Balaraja senilai Rp54,5 miliar dari PT Balaraja Sentosa.
“Seluruh penyelesaian transaksi ini masih tunduk pada persyaratan yang harus dipenuhi para pihak sesuai masing-masing perjanjian,” jelas Mirtha, Kamis, 19 Februari 2026. Akuisisi ini menegaskan strategi MPPA dalam memperkuat portofolio aset dan ekspansi jaringan gerai di berbagai kota.
Prospek Jangka Panjang dan Strategi Pertumbuhan
Dengan kombinasi rights issue dan akuisisi aset strategis, MPPA menyiapkan fondasi keuangan yang lebih solid. Langkah ini diharapkan mendukung pengembangan usaha jangka panjang, meningkatkan pendapatan dan profitabilitas, serta memperluas jangkauan pasar di berbagai wilayah.
Manajemen juga menekankan pentingnya pengelolaan aset baru secara efisien agar kontribusi terhadap kinerja keuangan optimal. Strategi ini sekaligus menegaskan posisi MPPA sebagai salah satu pemain ritel besar yang terus melakukan ekspansi untuk mendukung pertumbuhan usaha di Indonesia.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Informasi Resmi Penerbangan Charter AT-802 PK-PAA Pelita Air Terbaru
- Jumat, 20 Februari 2026
Berita Lainnya
Informasi Resmi Penerbangan Charter AT-802 PK-PAA Pelita Air Terbaru
- Jumat, 20 Februari 2026
Alifudin Dorong Penambahan Penerbangan Pontianak Jelang Imlek Dan Cap Go Meh
- Jumat, 20 Februari 2026
Terpopuler
1.
BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Pada Jumat
- 20 Februari 2026
2.
Menko PM Lantik Dirut BPJS Kesehatan Dan Ketenagakerjaan Baru
- 20 Februari 2026
3.
Cak Imin Lantik Pimpinan Baru BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- 20 Februari 2026
4.
Puan Serukan Solidaritas Tanpa Sekat di Parlemen Ramadhan
- 20 Februari 2026











