JAKARTA - Pelaku pasar memasuki perdagangan akhir pekan dengan harapan pemulihan indeks setelah koreksi sebelumnya.
Sejumlah analis melihat peluang teknikal yang masih terbuka meski risiko penurunan tetap perlu dicermati. Strategi selektif menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar hari ini.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Jumat, 20 Februari 2026. IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 8.440-8.503. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya? Proyeksi ini muncul setelah indeks mengalami tekanan pada sesi sebelumnya.
Baca Juga
IHSG melemah 0,43% ke posisi 8.274 dan disertai dengan munculnya tekanan jual dan tertahan oleh moving average (MA) 20 harian pada perdagangan saham Kamis, 19 Februari 2026. Tekanan tersebut mencerminkan aksi ambil untung dan sentimen yang masih berhati-hati. Meski terkoreksi, peluang rebound dinilai tetap ada.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, best case, apabila IHSG mampu bertahan di atas 8.170, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave © dari wave [x] ke posisi 8.440-8.503. “Namun, waspadai akan adanya potensi koreksi ke 8.059-8.119,” kata Herditya.
Level Support dan Resistance IHSG
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.170,8.025 dan level resistance 8.408,8.596 pada perdagangan saham Jumat pekan ini. Level ini menjadi batas teknikal penting bagi pergerakan indeks. Trader jangka pendek biasanya menjadikan area tersebut sebagai referensi.
Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, secara teknikal, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 8.200-8.360. Proyeksi ini menunjukkan ruang kenaikan tidak terlalu lebar. Investor tetap perlu mencermati potensi fluktuasi intraday.
Perbedaan pandangan analis mencerminkan dinamika pasar yang sedang berada di fase konsolidasi. Arah indeks sangat bergantung pada sentimen domestik dan global. Oleh sebab itu, disiplin dalam menerapkan batas risiko menjadi hal penting.
Secara umum, peluang penguatan masih terbuka selama IHSG mampu bertahan di atas area support kunci. Namun potensi koreksi tetap harus diantisipasi. Pendekatan teknikal dan manajemen risiko menjadi penentu strategi hari ini.
Rekomendasi Saham dari Analis
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE). Ketiga saham tersebut dinilai memiliki potensi teknikal menarik. Investor dapat mencermati pergerakan harga di area support terdekat.
Sedangkan Herditya memilih saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM). Rekomendasi ini didasarkan pada pola gelombang dan indikator teknikal terkini. Saham-saham tersebut dinilai memiliki peluang rebound.
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Buy on Weakness. Saham AMMN menguat 1,99% ke 7.675 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas cluster MA20 dan MA200.
“Selama masih mampu berada di atas 7,300 sebagai stoplossnya, maka posisi AMMN diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C,” kata Herditya. Buy on Weakness: 7.450-7.625. Target Price: 7.875, 8.050. Stoploss: below 7.300.
Rekomendasi Teknikal Saham Lainnya
PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) - Buy on Weakness. Saham CMRY terkoreksi 0,93% ke 5.350 dan masih didominasi oleh tekanan jual, meskipun volume cenderung mengecil. “Saat ini, kami memperkirakan posisi CMRY sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 5,” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 5.125-5.275. Target Price: 5.575, 5.850. Stoploss: below 5.050. Rekomendasi ini mempertimbangkan peluang pembalikan arah setelah koreksi terbatas.
PT Timah Tbk (TINS) - Buy on Weakness. Saham TINS menguat 1,01% ke 3.990 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami perkirakan, posisi pergerakan TINS sedang membentuk bagian dari wave 4 dari wave (5),” ujar dia. Buy on Weakness: 3.700-3.850. Target Price: 4.440, 4.670. Stoploss: below 3.400.
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) - Buy on Weakness. Saham TKIM menguat 2,78% ke 7.400 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus cluster MA20 dan MA60. “Kami mempekirakan, posisi TKIM saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c],” ujar dia. Buy on Weakness: 7.175-7.275. Target Price: 7.625, 7.825. Stoploss: below 6.975.
Penutupan IHSG dan Kondisi Pasar Sebelumnya
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan saham Kamis, (19/2/2026). Koreksi IHSG terjadi setelah Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan 4,75% dan mayoritas sektor saham melemah. Sentimen kebijakan moneter menjadi perhatian utama pelaku pasar.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melemah 0,43% ke posisi 8.274,08. Indeks saham LQ45 merosot 0,51% ke posisi 834,28. Sebagian besar indeks saham acuan melemah. Tekanan jual tampak mendominasi perdagangan.
Dalam riset Kiwoom Sekuritas menyebutkan, Bank Indonesia menahan suku bunga acuan 4,75%, deposit facility 3,75% dan lending facility 5,5% dengan inflasi tetap dalam target 2,5% plus minus satu persen serta cadangan devisa USD 154,6 miliar menegaskan stabilitas makro terjaga. “Untuk pasar saham, dampaknya netral-positif, tidak ada shock kebijakan, tetapi juga belum menjadi katalis kuat seperti penurunan suku bunga,” demikian seperti dikutip.
Selain itu, surplus perdagangan dan proyeksi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat menurunkan risiko eksternal sehingga penurunan IHSG relatif terbatas. Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Informasi Resmi Penerbangan Charter AT-802 PK-PAA Pelita Air Terbaru
- Jumat, 20 Februari 2026
Berita Lainnya
KB Bank Jalin Kerja Sama dengan BNI Asset Management Tawarkan Reksadana
- Jumat, 20 Februari 2026
Reformasi Pasar Modal Indonesia: BEI Tingkatkan Free Float dan Transparansi
- Jumat, 20 Februari 2026
Terpopuler
1.
BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Pada Jumat
- 20 Februari 2026
2.
Menko PM Lantik Dirut BPJS Kesehatan Dan Ketenagakerjaan Baru
- 20 Februari 2026
3.
Cak Imin Lantik Pimpinan Baru BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- 20 Februari 2026
4.
Puan Serukan Solidaritas Tanpa Sekat di Parlemen Ramadhan
- 20 Februari 2026











