JAKARTA - Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Jumat, 6 Februari 2026 menunjukkan koreksi tajam dibanding hari sebelumnya. Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, harga jual emas Antam turun sebesar Rp 100.000 per gram, dari posisi Rp 2.956.000 per gram menjadi Rp 2.856.000 per gram pada perdagangan pagi ini. Sementara itu, harga buyback — yakni harga yang diberikan Antam jika pemilik emas ingin menjual kembali emas batangan — juga turut merosot tajam menjadi Rp 2.571.000 per gram, menurun dari Rp 2.720.000 per gram sebelumnya. Perubahan harga ini menunjukkan dinamika yang cukup signifikan dalam pasar logam mulia domestik hari ini, di tengah fluktuasi pasar global dan sentimen investor terhadap aset investasi seperti emas.
Rincian Harga Emas Antam Berdasarkan Gramasi
Penurunan harga emas Antam tidak hanya terlihat pada ukuran 1 gram, tetapi juga pada berbagai ukuran emas batangan lainnya, yang menunjukkan tren umum bearish pada logam mulia hari ini. Berikut ini harga emas Antam terbaru dari ukuran terkecil sampai terbesar berdasarkan data resmi:
0,5 gram: Rp 1.478.000
Baca JugaLaporan Keuangan Perusahaan Jasa: Komponen, Cara Buat, & Contohnya
1 gram: Rp 2.856.000
2 gram: Rp 5.652.000
3 gram: Rp 8.453.000
5 gram: Rp 14.095.000
10 gram: Rp 28.055.000
25 gram: Rp 70.012.000
50 gram: Rp 139.945.000
100 gram: Rp 279.812.000
250 gram: Rp 699.265.000
500 gram: Rp 1.398.320.000
1.000 gram (1 kg): Rp 2.796.600.000
Penurunan ini terjadi secara serentak setelah harga emas mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah pada 29 Januari 2026 di level Rp 3.168.000 per gram. Penurunan hari ini menjadi momentum koreksi yang cukup besar dalam waktu singkat.
Harga Buyback Emas Antam: Apa Artinya Bagi Pemilik Emas?
Buyback emas merupakan harga yang diterima oleh pemilik emas saat menjual kembali emas batangan ke Antam. Penurunan harga buyback menjadi Rp 2.571.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.720.000 per gram menunjukkan bahwa meskipun harga emas naik dalam beberapa pekan terakhir, laba atas investasi emas bisa berkurang jika dilepas pada periode harga turun.
Artinya, pemilik emas yang membeli ketika harga tinggi mungkin belum tentu meraih keuntungan maksimal jika menjual di masa harga turun. Meski demikian, harga buyback saat ini masih jauh lebih tinggi dibanding beberapa tahun lalu — misalnya pada November 2022, di mana harga per gram sekitar Rp 936.000 — sehingga pemilik emas lama tetap bisa memperoleh kenaikan nilai jika menjual sekarang.
Di sisi lain, pemilik emas yang sudah membeli sejak periode harga rendah justru bisa merasakan keuntungan ketika menjual di harga saat ini. Fenomena ini menunjukkan bahwa strategi waktu pembelian dan penjualan sangat penting dalam investasi emas batangan.
Dampak Penurunan Harga Emas terhadap Investor dan Pasar
Pergerakan harga emas Antam yang menurun tajam hari ini memberikan beberapa implikasi bagi investor maupun masyarakat luas yang tertarik pada logam mulia sebagai instrumen investasi. Pertama, tren korektif ini bisa memperlihatkan bahwa pasar emas saat ini sedang mengalami tekanan jual, kemungkinan dipengaruhi oleh sentimen global terhadap aset safe haven seperti emas.
Selain itu, penurunan harga buyback berarti bahwa margin bagi investor jangka pendek menjadi lebih tipis. Investor yang memikirkan strategi beli dan jual dalam waktu singkat harus mempertimbangkan adanya fluktuasi seperti ini, yang dapat memengaruhi potensi keuntungan dari selisih pembelian dan penjualan.
Namun demikian, harga emas yang telah tumbuh signifikan dalam tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa emas batangan masih menjadi pilihan investasi jangka panjang yang menarik bagi sebagian orang, terutama ketika risiko pasar meningkat.
Tips Bagi Pembeli dan Penjual Emas Antam Hari Ini
Bagi calon pembeli emas Antam, periode harga turun seperti ini bisa menjadi kesempatan menarik untuk membeli emas batangan dengan harga yang lebih rendah daripada beberapa hari atau minggu sebelumnya. Terlebih, jika tujuan Anda adalah investasi jangka panjang, membeli saat harga turun bisa memberikan potensi keuntungan lebih besar di masa depan.
Sementara itu, bagi pemilik emas yang mempertimbangkan untuk menjual di tengah turunnya harga, penting untuk melihat tren jangka panjang dan kebutuhan likuiditas pribadi. Menjual emas di harga turun mungkin kurang menguntungkan daripada menunggu kemungkinan rebound harga di masa mendatang.
Terakhir, selalu pantau situs resmi Logam Mulia dan berita harga terbaru setiap pagi karena harga jual dan buyback emas Antam bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar domestik dan global.
Fery
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pertumbuhan Investasi: Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Bertambah 702 Ribu
- Jumat, 06 Februari 2026
Investasi Global: BEI Siapkan 3 Langkah Perbaikan Pasar Modal Usai Pertemuan dengan MSCI
- Jumat, 06 Februari 2026
Strategi Investasi: Intip Rekomendasi Saham Pilihan dan Proyeksi IHSG Hari Ini
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Purbaya Nilai Kebijakan Terpadu Pemerintah Sukses Menguatkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
PPGL Kembali Diperdagangkan, Saham Logistik Masuk Papan Pemantauan Khusus FCA
- Jumat, 06 Februari 2026
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Data, Respons Tegas Masukan MSCI Global
- Jumat, 06 Februari 2026













