Jumat, 06 Februari 2026

Dominasi AI Global Mulai Tergeser, Google Saingi ChatGPT Lewat Gemini

Dominasi AI Global Mulai Tergeser, Google Saingi ChatGPT Lewat Gemini
Dominasi AI Global Mulai Tergeser, Google Saingi ChatGPT Lewat Gemini

JAKARTA - Peta persaingan kecerdasan artifisial global kembali mengalami pergeseran signifikan. Dominasi ChatGPT yang selama ini menjadi tolok ukur chatbot AI mulai mendapat tantangan serius dari pemain lama dunia internet. 

Google, yang dikenal sebagai raksasa teknologi dengan ekosistem digital luas, perlahan menunjukkan kebangkitan lewat pengembangan Gemini sebagai model AI andalannya.

Dalam beberapa bulan terakhir, pertumbuhan pengguna Gemini menunjukkan tren yang kuat. Angka pengguna aktif bulanan model AI milik Google tersebut kini mulai mendekati capaian ChatGPT. 

Baca Juga

Dokter Spesialis Bedah Onkologi Jelaskan Benjolan di Leher Belum Tentu Kanker, Ini Fakta Lengkapnya

Kondisi ini menandai babak baru kompetisi AI, di mana keunggulan tidak hanya ditentukan oleh inovasi teknologi, tetapi juga kemampuan menjangkau pengguna secara masif.

Gemini Makin Mendekati Dominasi ChatGPT

Google mulai menunjukkan taringnya dalam persaingan AI global. Model kecerdasan artifisial Gemini telah digunakan oleh lebih dari 750 juta pengguna aktif bulanan. Jumlah ini membuat Gemini menjadi penantang utama ChatGPT dari segi basis pengguna.

Di sisi lain, ChatGPT yang dikembangkan OpenAI diperkirakan mengantongi sekitar 810 juta pengguna aktif bulanan per akhir tahun lalu. Selisih yang kian tipis ini menunjukkan bahwa dominasi ChatGPT tidak lagi sepenuhnya tak tergoyahkan.

Sementara itu, Meta AI masih berada di bawah keduanya dengan jumlah pengguna aktif bulanan hampir menyentuh 500 juta. Meski angka tersebut tetap besar, jarak yang ada menegaskan bahwa persaingan utama saat ini mengerucut pada dua raksasa, yakni ChatGPT dan Gemini.

Pertumbuhan Gemini menjadi sinyal bahwa kehadiran Google dalam sektor AI tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebagai perusahaan dengan ekosistem produk yang luas, Google memiliki keunggulan dalam mengintegrasikan AI ke berbagai layanan yang sudah digunakan masyarakat secara sehari-hari.

Fokus Google Mengembangkan Ekosistem AI

Google diketahui cukup serius menggarap unit AI yang dibangunnya. Perusahaan ini terus memperluas kapabilitas Gemini, termasuk dengan meluncurkan Gemini 3 yang mendapatkan respons paling positif sejauh ini.

CEO Google, Sundar Pichai, secara terbuka menyoroti perkembangan Gemini 3 sebagai tonggak penting bagi perusahaan. Ia menilai bahwa kemajuan model AI ini tidak hanya berdampak pada produk chatbot, tetapi juga pada layanan inti Google lainnya.

Selain Gemini, layanan pencarian Google atau Search juga mengalami peningkatan penggunaan yang signifikan berkat integrasi AI. Teknologi kecerdasan artifisial dinilai mampu menciptakan pengalaman baru bagi pengguna dalam mengakses informasi secara lebih cepat dan relevan.

“Model pihak pertama kami, seperti Gemini, memproses lebih dari 10 miliar token per menit lewat penggunaan API langsung oleh pelanggan kami, dan aplikasi Geminis berkembang hingga lebih dari 750 juta pengguna aktif bulanan,” jelas Sundar Pichai.

Ia juga menambahkan bahwa pencarian mengalami lonjakan penggunaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, di mana AI mendorong terjadinya momen ekspansif dalam layanan tersebut.

Strategi Harga Dan Daya Tarik Konsumen

Selain fokus pada pengembangan teknologi, Google juga menyiapkan strategi harga untuk memperluas adopsi AI di kalangan pengguna. Perusahaan ini meluncurkan paket berlangganan yang lebih terjangkau bernama Google Plus AI.

Paket tersebut dibanderol dengan harga US$7,99 per bulan. Google berharap skema ini mampu mendorong pertumbuhan pengguna sekaligus menarik konsumen yang ingin merasakan layanan AI dengan biaya lebih rendah.

Pendekatan harga yang kompetitif menjadi salah satu faktor penting dalam persaingan AI. Dengan semakin banyaknya pilihan layanan kecerdasan artifisial, pengguna cenderung mempertimbangkan keseimbangan antara fitur, performa, dan biaya.

Langkah Google ini menunjukkan bahwa persaingan AI tidak hanya terjadi di level teknologi, tetapi juga pada strategi bisnis dan penetrasi pasar. 

Dengan harga yang lebih terjangkau, Google berupaya memperluas basis pengguna sekaligus memperkuat posisinya di tengah ketatnya kompetisi.

Kontribusi AI Terhadap Pertumbuhan Google

Di tengah persaingan yang semakin intens, AI justru menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis Google. Perusahaan mencatatkan pendapatan yang melampaui US$400 miliar untuk pertama kalinya.

Menurut Google, capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi divisi AI yang terus meluas dan mengalami peningkatan permintaan. Integrasi kecerdasan artifisial ke berbagai lini produk dinilai mampu menciptakan nilai tambah yang signifikan.

AI tidak hanya berfungsi sebagai fitur tambahan, tetapi telah menjadi fondasi penting dalam strategi bisnis perusahaan. Mulai dari layanan pencarian, komputasi awan, hingga API untuk pelanggan korporasi, AI memainkan peran sentral dalam mendorong efisiensi dan inovasi.

Kondisi ini menegaskan bahwa kebangkitan Google di sektor AI bukan sekadar upaya mengejar ketertinggalan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang. Dengan basis pengguna yang besar dan ekosistem produk yang kuat, Google memiliki peluang besar untuk terus memperkecil jarak dengan ChatGPT.

Persaingan antara Gemini dan ChatGPT kini menjadi sorotan utama industri teknologi global. Siapa yang akan memimpin dalam jangka panjang akan sangat bergantung pada kemampuan masing-masing dalam berinovasi, menjaga kepercayaan pengguna, serta menghadirkan nilai nyata dari kecerdasan artifisial.

Celo

Celo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Film Netflix ‘Dia Bukan Ibu’ Tampilkan Ketegangan Anak Hadapi Sosok Ibu yang Menakutkan

Film Netflix ‘Dia Bukan Ibu’ Tampilkan Ketegangan Anak Hadapi Sosok Ibu yang Menakutkan

Update WhatsApp Penting: Hindari File Berbahaya Otomatis Terunduh di Smartphone

Update WhatsApp Penting: Hindari File Berbahaya Otomatis Terunduh di Smartphone

Google Gemini Capai 750 Juta Pengguna Aktif Bulanan dan Dominasi Pasar AI Global

Google Gemini Capai 750 Juta Pengguna Aktif Bulanan dan Dominasi Pasar AI Global

Jadwal Peluncuran iPhone 17e Terungkap, Apple Siap Panaskan Persaingan Ponsel Kelas Menengah Awal 2026

Jadwal Peluncuran iPhone 17e Terungkap, Apple Siap Panaskan Persaingan Ponsel Kelas Menengah Awal 2026

Samsung Galaxy Tri-Fold 2026 Resmi Hadir, Inovasi Layar Lipat Tiga Bikin Dunia Gadget Terkejut

Samsung Galaxy Tri-Fold 2026 Resmi Hadir, Inovasi Layar Lipat Tiga Bikin Dunia Gadget Terkejut