JAKARTA - Warga DKI Jakarta perlu kembali mewaspadai potensi hujan pada Selasa malam. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah ibu kota akan diguyur hujan ringan, meski intensitasnya tidak merata di semua kawasan.
Kondisi cuaca ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar rumah pada malam hari.
Perubahan cuaca yang terjadi sepanjang hari menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup aktif. Sejak pagi hingga malam, kondisi langit di Jakarta diperkirakan mengalami peralihan dari berawan tebal hingga hujan ringan, dengan karakteristik yang berbeda di setiap wilayah.
Baca JugaUMPR Resmi Jadi Penyelenggara Program Pengembangan SDM Sawit Mulai 2026
Potensi Hujan Ringan Pada Malam Hari
BMKG memprakirakan hujan ringan akan mengguyur sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Selasa malam. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, serta Jakarta Pusat. Kondisi ini menandakan bahwa hampir seluruh kawasan utama ibu kota memiliki peluang yang sama untuk diguyur hujan saat malam tiba.
Hujan dengan intensitas ringan umumnya tidak berlangsung lama, namun tetap berpotensi memengaruhi kelancaran aktivitas masyarakat, terutama arus lalu lintas. Jalanan yang basah kerap meningkatkan risiko kemacetan serta kecelakaan ringan, khususnya di titik-titik rawan genangan.
Berbeda dengan wilayah daratan Jakarta, Kepulauan Seribu diprakirakan tidak mengalami hujan pada malam hari. BMKG menyebut kawasan tersebut akan berada dalam kondisi berawan tebal. Meski tidak turun hujan, cuaca berawan tebal tetap berpotensi memengaruhi jarak pandang, terutama bagi aktivitas pelayaran dan nelayan setempat.
Kondisi Cuaca Sejak Pagi Hingga Siang
Sejak pagi hari, seluruh wilayah DKI Jakarta diperkirakan berada dalam kondisi berawan tebal. Langit yang tertutup awan ini menandakan adanya kelembapan udara yang cukup tinggi sejak awal hari, yang kemudian berkontribusi terhadap potensi hujan pada malam hari.
Memasuki siang hari, kondisi cuaca di Jakarta menunjukkan variasi antarkawasan. Jakarta Barat dan Jakarta Utara diprediksi berawan, tanpa indikasi hujan pada waktu tersebut. Sementara itu, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah berawan, memberikan sedikit ruang bagi sinar matahari untuk muncul di sela-sela awan.
Berbeda dengan wilayah lainnya, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprakirakan mengalami kondisi berawan tebal pada siang hari. Awan tebal ini menjadi salah satu indikator meningkatnya peluang hujan pada malam hari, seiring dengan akumulasi uap air di atmosfer.
Variasi cuaca ini mencerminkan karakteristik wilayah Jakarta yang dipengaruhi oleh kondisi geografis, kepadatan bangunan, serta perbedaan suhu permukaan yang dapat memicu pembentukan awan.
Suhu Udara Dan Kecepatan Angin
BMKG mencatat suhu udara di Jakarta pada Selasa berkisar antara 22 hingga 29 derajat Celcius. Suhu terendah umumnya terjadi pada pagi hari atau menjelang dini hari, sementara suhu tertinggi diperkirakan muncul pada siang hingga sore hari sebelum kembali menurun pada malam hari.
Rentang suhu tersebut masih tergolong normal untuk wilayah Jakarta yang beriklim tropis. Namun, kombinasi suhu hangat dan kelembapan tinggi dapat menimbulkan rasa gerah, terutama pada siang hari ketika aktivitas masyarakat sedang padat.
Selain suhu, faktor angin juga menjadi bagian penting dalam prakiraan cuaca. Kecepatan angin di Jakarta diperkirakan berada pada kisaran 1 hingga 21 kilometer per jam. Angin dengan kecepatan rendah hingga sedang ini berperan dalam pergerakan awan hujan serta distribusi kelembapan udara.
Pada beberapa kondisi, angin yang bertiup pelan dapat menyebabkan awan hujan bertahan lebih lama di suatu wilayah, sehingga meningkatkan peluang turunnya hujan meski dengan intensitas ringan.
Imbauan Bagi Warga Jakarta
Dengan adanya prakiraan hujan ringan pada malam hari, masyarakat Jakarta diimbau untuk lebih waspada dan mempersiapkan diri. Pengguna kendaraan bermotor disarankan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama sistem pengereman dan pencahayaan, guna mengantisipasi jalan licin akibat hujan.
Bagi pejalan kaki, membawa perlengkapan pelindung seperti payung atau jas hujan dapat membantu menjaga kenyamanan saat beraktivitas di luar ruangan. Sementara itu, warga yang tinggal di wilayah rawan genangan diharapkan tetap memantau kondisi lingkungan sekitar, meski hujan yang diprakirakan bersifat ringan.
BMKG juga mengingatkan bahwa prakiraan cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG agar dapat menyesuaikan rencana kegiatan dengan kondisi cuaca terkini.
Dengan memahami pola cuaca harian, diharapkan aktivitas masyarakat Jakarta tetap berjalan lancar dan risiko akibat perubahan cuaca dapat diminimalkan.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kemendag Dorong UMKM Perempuan Indonesia Tembus Pasar Ritel Inggris 2026
- Selasa, 03 Februari 2026
Inggris Luncurkan Climate Finance Accelerator Dukung Investasi Proyek Hijau Indonesia
- Selasa, 03 Februari 2026
Pemerintah Siapkan Perpres Alihkan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung
- Selasa, 03 Februari 2026
Berita Lainnya
Pemprov Kaltim Siap Perketat Pengawasan SDA: Fokus Tangani Kebocoran Modal dan Harga Batu Bara
- Selasa, 03 Februari 2026
Kutai Timur Perkuat Sektor Padat Karya: Transformasi SDA untuk Kesejahteraan Rakyat
- Selasa, 03 Februari 2026
Sinergi Publikasi: BAZNAS dan RRI Bengkalis Perkuat Edukasi Zakat Melalui Udara
- Selasa, 03 Februari 2026
Wamen LH Apresiasi Banyumas Capai Capaian Tinggi Pengelolaan Sampah
- Selasa, 03 Februari 2026
Seskab Tegaskan Pertemuan Presiden Dengan Ormas Islam Agenda Rutin Berkala
- Selasa, 03 Februari 2026












