Kutai Timur Perkuat Sektor Padat Karya: Transformasi SDA untuk Kesejahteraan Rakyat
- Selasa, 03 Februari 2026
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan kekayaan alam daerah dengan mengedepankan asas keadilan.
Kebijakan ini dirancang agar selaras dengan program prioritas Pemerintah Pusat, terutama dalam hal pemberdayaan masyarakat lokal dan penciptaan lapangan kerja seluas-luasnya.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Bogor, Senin (2 Februari 2026). Ia menegaskan bahwa semangat dari Presiden Prabowo Subianto menjadi dorongan moral bagi daerah untuk menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada rakyat.
Baca JugaUMPR Resmi Jadi Penyelenggara Program Pengembangan SDM Sawit Mulai 2026
Dua Skema Utama Penggerak Ekonomi Kutim
Dalam mengelola ekonomi daerah, Pemkab Kutim menjalankan dua pendekatan strategis yang saling melengkapi:
Sektor Padat Modal (Penopang Eksisting): Mengoptimalkan sektor Pertambangan dan Perkebunan skala besar yang selama ini menjadi mesin utama penggerak ekonomi di Kutai Timur.
Sektor Padat Karya (Inovasi & Pemberdayaan): Mendorong kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara langsung. Fokus utama diarahkan pada sektor pertanian dan perkebunan rakyat, seperti:
Hortikultura dan Persawahan.
Budidaya komoditas unggulan: Cokelat, Pisang, Nanas, dan lain-lain.
Visi Indonesia Emas 2045 dan Sinergi Daerah
Rakornas bertema "Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045" ini menjadi wadah penyelarasan bagi Pemkab Kutim. Bupati Ardiansyah meyakini bahwa arah pembangunan yang dijalankan saat ini sudah berada di jalur yang tepat (on the right track).
Poin Penting Hasil Rakornas bagi Kutim:
Keberpihakan pada Rakyat: Kebijakan daerah harus diterjemahkan secara konkret untuk memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat.
Kemandirian Ekonomi: Memaksimalkan kekayaan alam agar dikelola secara mandiri oleh masyarakat lokal guna meningkatkan taraf hidup.
Akselerasi Program: Penyelarasan kebijakan pusat dan daerah untuk mempercepat pencapaian target-target nasional.
Dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)
Kehadiran jajaran pimpinan Kutai Timur dalam Rakornas tersebut menunjukkan keseriusan koordinasi antar-instansi di daerah. Turut mendampingi Bupati dalam acara tersebut:
Mahyunadi (Wakil Bupati Kutim)
Jimmi (Ketua DPRD Kutim)
AKBP Fauzan Arianto (Kapolres Kutim)
Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto (Dandim 0909/KTM)
Regan
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kemendag Dorong UMKM Perempuan Indonesia Tembus Pasar Ritel Inggris 2026
- Selasa, 03 Februari 2026
Inggris Luncurkan Climate Finance Accelerator Dukung Investasi Proyek Hijau Indonesia
- Selasa, 03 Februari 2026
Pemerintah Siapkan Perpres Alihkan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung
- Selasa, 03 Februari 2026
Berita Lainnya
Pemprov Kaltim Siap Perketat Pengawasan SDA: Fokus Tangani Kebocoran Modal dan Harga Batu Bara
- Selasa, 03 Februari 2026
Sinergi Publikasi: BAZNAS dan RRI Bengkalis Perkuat Edukasi Zakat Melalui Udara
- Selasa, 03 Februari 2026
Wamen LH Apresiasi Banyumas Capai Capaian Tinggi Pengelolaan Sampah
- Selasa, 03 Februari 2026
Seskab Tegaskan Pertemuan Presiden Dengan Ormas Islam Agenda Rutin Berkala
- Selasa, 03 Februari 2026
Sinergi Strategis BAZNAS dan Media: Membangun Arsitektur Zakat demi Kedaulatan Ekonomi Nasional
- Selasa, 03 Februari 2026











.jpg)
