JAKARTA - Perubahan harga bahan pangan menjadi perhatian penting bagi masyarakat, terutama di wilayah perkotaan seperti Yogyakarta. Fluktuasi harga sembilan bahan pokok atau sembako dapat berdampak langsung pada pengelolaan keuangan rumah tangga, khususnya bagi keluarga yang mengandalkan belanja harian.
Oleh sebab itu, memantau perkembangan harga sembako secara berkala menjadi langkah bijak agar pengeluaran tetap terkontrol. Pada Selasa, 3 Februari 2026, harga sejumlah komoditas pangan di Kota Jogja kembali menunjukkan pergerakan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dikelola Bank Indonesia, terdapat komoditas yang mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya relatif stabil atau justru melandai dibandingkan hari sebelumnya. Salah satu bahan pangan yang kembali mencatat kenaikan adalah cabai merah besar.
Baca JugaUMPR Resmi Jadi Penyelenggara Program Pengembangan SDM Sawit Mulai 2026
Cabai Merah Besar Kembali Mengalami Kenaikan Harga
Mengacu pada data PIHPS yang diperbarui pada Selasa, 3 Februari 2026 pukul 12.25 WIB, harga cabai merah besar di Kota Jogja tercatat mengalami kenaikan sebesar 1.250 rupiah per kilogram.
Harga komoditas ini naik dari sebelumnya Rp 44.000 menjadi Rp 45.250 per kilogram. Angka tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional yang berada di kisaran Rp 40.050 per kilogram.
Sementara itu, pergerakan harga cabai jenis lain menunjukkan arah yang berbeda. Cabai rawit merah dan cabai rawit hijau yang pada hari sebelumnya mengalami lonjakan, kini terpantau melandai.
Kondisi ini menunjukkan bahwa fluktuasi harga cabai masih cukup dinamis dan dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pasokan hingga distribusi.
Secara nasional, disparitas harga cabai merah besar juga cukup lebar. Provinsi dengan harga termurah tercatat berada di Sulawesi Barat dengan harga Rp 16.100 per kilogram. Di sisi lain, Papua menjadi wilayah dengan harga cabai merah besar termahal di Indonesia, yakni mencapai Rp 69.900 per kilogram pada hari ini.
Daftar Harga Sembako Jogja Versi PIHPS
Selain cabai, harga komoditas sembako lainnya di Kota Jogja juga tercatat mengalami variasi. PIHPS mencatat harga rata-rata yang dihimpun dari Pasar Beringharjo dan Pasar Kranggan sebagai acuan utama.
Perlu dicatat, harga final PIHPS biasanya tersedia pada hari kerja setiap pukul 13.00 WIB, meskipun dalam kondisi tertentu pembaruan data dapat berlangsung lebih lama.
Berikut daftar harga sembako Jogja hari ini Selasa, 3 Februari 2026:
Bawang merah ukuran sedang: Rp 42.750 per kilogram
Bawang putih ukuran sedang: Rp 42.000 per kilogram
Beras kualitas bawah I: Rp 13.150 per kilogram
Beras kualitas bawah II: Rp 12.150 per kilogram
Beras kualitas medium I: Rp 14.900 per kilogram
Beras kualitas medium II: Rp 14.150 per kilogram
Beras kualitas super I: Rp 16.000 per kilogram
Beras kualitas super II: Rp 15.000 per kilogram
Cabai merah besar: naik dari Rp 44.000 menjadi Rp 45.250 per kilogram
Cabai merah keriting: Rp 33.000 per kilogram
Cabai rawit hijau: Rp 60.000 per kilogram
Cabai rawit merah: Rp 65.000 per kilogram
Daging ayam ras segar: Rp 35.750 per kilogram
Daging sapi kualitas satu: Rp 145.000 per kilogram
Daging sapi kualitas dua: Rp 137.500 per kilogram
Gula pasir kualitas premium: Rp 18.400 per kilogram
Gula pasir lokal: Rp 18.000 per kilogram
Minyak goreng curah: Rp 18.400 per liter
Minyak goreng kemasan bermerek satu: Rp 21.750 per liter
Minyak goreng kemasan bermerek dua: Rp 21.000 per liter
Telur ayam ras segar: Rp 28.000 per kilogram
Faktor Penyebab Fluktuasi Harga Sembako
Perubahan harga sembako tidak terjadi tanpa sebab. Nur Azizah Nasution dalam tulisannya di Journal of Sharia and Law berjudul Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah menjelaskan bahwa terdapat faktor internal dan eksternal yang memengaruhi naik turunnya harga bahan pokok.
Dari sisi internal, produksi menjadi faktor penting. Ketersediaan bahan pangan di pasaran sangat dipengaruhi oleh kondisi produksi. Cuaca buruk yang menyebabkan gagal panen dapat membuat pasokan berkurang dan harga melonjak. Sebaliknya, saat produksi melimpah, harga cenderung turun.
Distribusi juga berperan besar dalam pembentukan harga. Biaya pengiriman bahan pangan ke pasar akan memengaruhi harga jual di tingkat konsumen. Semakin tinggi biaya distribusi, semakin besar pula harga yang ditetapkan pedagang untuk menutup biaya dan memperoleh keuntungan.
Sumber pasokan menjadi faktor internal lainnya. Jumlah pemasok yang terbatas dapat menyebabkan kelangkaan barang sehingga harga meningkat. Sebaliknya, jika pemasok lebih banyak dibandingkan pedagang, harga berpotensi turun.
Dari sisi eksternal, permintaan dan penawaran memegang peranan penting. Ketika permintaan lebih tinggi daripada penawaran, pedagang cenderung menaikkan harga. Sebaliknya, penawaran yang melimpah dengan permintaan rendah akan menekan harga turun. Selain itu, jumlah pesaing juga memengaruhi harga. Persaingan yang ketat antar pedagang biasanya mendorong harga menjadi lebih kompetitif.
Itulah gambaran harga sembako Jogja hari ini Selasa, 3 Februari 2026. Perlu diingat, harga di lapangan bisa berbeda antar pasar karena adanya disparitas wilayah dan waktu transaksi.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kemendag Dorong UMKM Perempuan Indonesia Tembus Pasar Ritel Inggris 2026
- Selasa, 03 Februari 2026
Inggris Luncurkan Climate Finance Accelerator Dukung Investasi Proyek Hijau Indonesia
- Selasa, 03 Februari 2026
Pemerintah Siapkan Perpres Alihkan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung
- Selasa, 03 Februari 2026
Berita Lainnya
Pemprov Kaltim Siap Perketat Pengawasan SDA: Fokus Tangani Kebocoran Modal dan Harga Batu Bara
- Selasa, 03 Februari 2026
Kutai Timur Perkuat Sektor Padat Karya: Transformasi SDA untuk Kesejahteraan Rakyat
- Selasa, 03 Februari 2026
Sinergi Publikasi: BAZNAS dan RRI Bengkalis Perkuat Edukasi Zakat Melalui Udara
- Selasa, 03 Februari 2026
Wamen LH Apresiasi Banyumas Capai Capaian Tinggi Pengelolaan Sampah
- Selasa, 03 Februari 2026
Seskab Tegaskan Pertemuan Presiden Dengan Ormas Islam Agenda Rutin Berkala
- Selasa, 03 Februari 2026












