Proyek Kampung Nelayan Sangowo Timur Rampung, Nelayan Morotai Timur Apresiasi Kinerja PT Adhi Karya
- Kamis, 29 Januari 2026
JAKARTA - Pembangunan Proyek Kampung Nelayan di Desa Sangowo Timur, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, resmi rampung dan siap dimanfaatkan.
Tuntasnya proyek strategis ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, khususnya para nelayan yang selama ini menantikan hunian layak dan representatif di kawasan pesisir.
Proyek Kampung Nelayan Sangowo Timur merupakan bagian dari program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui penyediaan hunian permanen yang sehat, aman, dan layak huni. Pekerjaan konstruksi proyek tersebut dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan kini tinggal menunggu agenda peresmian resmi.
Baca JugaTOTL Tetap Optimistis Capai Target Pendapatan Rp 3,80 Triliun 2026
Libatkan Ratusan Tenaga Kerja Lokal
Selama masa pengerjaan, proyek ini melibatkan sekitar 110 tenaga kerja yang berasal dari berbagai daerah, baik dari luar maupun dalam wilayah Kabupaten Pulau Morotai. Tenaga kerja tersebut antara lain berasal dari Tidore Kepulauan, Bere-bere Morotai Utara, Desa Wewemo, serta warga lokal Desa Sangowo Timur.
Keterlibatan tenaga kerja lokal dinilai memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar, sekaligus meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang telah direalisasikan.
Meski dalam pelaksanaannya sempat dihadapkan pada sejumlah kendala, terutama terkait mobilisasi material bangunan, seluruh pekerjaan berhasil diselesaikan sesuai target.
“Alhamdulillah, pekerjaan berjalan lancar hingga selesai. Memang ada sedikit kendala pada transportasi material, namun semuanya dapat diatasi dengan baik,” ujar salah satu pihak pelaksana proyek.
Masyarakat Nelayan Sampaikan Apresiasi
Rampungnya proyek Kampung Nelayan Sangowo Timur mendapat apresiasi langsung dari masyarakat setempat. Salah satu warga, Abjan Naki, mengaku bangga dengan hasil pembangunan yang dinilai benar-benar menjawab kebutuhan dasar masyarakat pesisir.
“Kami sangat bangga. Proyek dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ini dikerjakan dengan baik oleh PT Adhi Karya. Manfaatnya sangat dirasakan oleh nelayan, terutama dari sisi hunian yang lebih layak,” ungkap Abjan.
Menurutnya, keberadaan kampung nelayan yang tertata rapi akan memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga nelayan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir Morotai Timur.
Perhatian pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Koordinator Wilayah PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Naufal Harizuddien, menjelaskan bahwa selama masa pelaksanaan proyek, pihaknya memberikan perhatian serius terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Setiap tenaga kerja yang mengalami gangguan kesehatan langsung mendapatkan penanganan medis.
“Kami bekerja sama dengan pihak puskesmas setempat. Jika ada pekerja yang mengalami sakit ringan seperti demam, langsung ditangani dan dirujuk. Seluruh tenaga kerja juga sudah didaftarkan dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Naufal.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memastikan perlindungan dan keselamatan seluruh pekerja selama proyek berlangsung.
Kendala Mobilisasi Material dari Luar Daerah
Naufal juga mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam pelaksanaan proyek terletak pada keterbatasan ketersediaan material bangunan di Pulau Morotai. Sejumlah material utama seperti besi, keramik, dan atap bangunan harus didatangkan dari Makassar, Sulawesi Selatan.
“Ketersediaan material di Morotai saat itu tidak mencukupi, sehingga mau tidak mau kami harus mendatangkannya dari Makassar,” tambahnya.
Meski demikian, proses distribusi material tetap berjalan sesuai perencanaan sehingga tidak menghambat penyelesaian proyek secara keseluruhan.
Tinggal Tahap Akhir dan Peresmian
Diketahui, masa kontrak awal proyek Kampung Nelayan Sangowo Timur berakhir pada 31 Desember 2025. Namun, proyek tersebut mendapat perpanjangan waktu (addendum) hingga 30 Januari 2026 untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan tambahan.
Saat ini, sisa pekerjaan hanya berupa pembersihan area proyek dan penyempurnaan minor, yang dipastikan akan segera rampung sepenuhnya. Dengan selesainya proyek ini, Kampung Nelayan Sangowo Timur diharapkan menjadi simbol peningkatan kesejahteraan nelayan sekaligus mendukung pengembangan kawasan pesisir di Kabupaten Pulau Morotai.
Regan
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Penegasan BI soal Debt Switching 2026 Dinilai Aman dan Tak Guncang Pasar Keuangan
- Kamis, 29 Januari 2026
BEI Pastikan Aktivitas IPO di Indonesia Tetap Stabil Meski Isu MSCI Mencuat
- Kamis, 29 Januari 2026
Panduan Lengkap Mengurus Perpanjangan SIM Keliling di Kota Bekasi 2026
- Kamis, 29 Januari 2026
BMKG Imbau Masyarakat Bekasi dan Karawang Siap-siap Hadapi Hujan Ringan Pagi Hari
- Kamis, 29 Januari 2026
Berita Lainnya
Dyandra Optimistis Event Organizer Jadi Kontributor Pendapatan Terbesar 2026
- Kamis, 29 Januari 2026
Dishub Babel Pastikan Kesiapan Armada Damri Hadapi Imlek Idulfitri 2026
- Kamis, 29 Januari 2026
DAMRI Hadirkan Promo Twindate Februari Diskon Tiket AKAP Spesial Awal 2026
- Kamis, 29 Januari 2026












.jpg)
