Cara Menghitung Token Listrik Prabayar Supaya Pemakaian Energi Lebih Efisien
- Kamis, 29 Januari 2026
JAKARTA - Bagi pelanggan listrik prabayar, pembelian token listrik telah menjadi rutinitas yang dilakukan secara berkala.
Aktivitas ini biasanya dilakukan setiap bulan atau saat saldo energi hampir habis di meteran. Meski sering dilakukan, masih banyak pelanggan yang bertanya tentang kesesuaian antara nominal pembayaran dan energi yang diterima.
Kebingungan tersebut muncul karena token listrik tidak bekerja seperti pulsa seluler. Nominal rupiah yang dibayarkan tidak sepenuhnya berubah menjadi energi listrik. Ada sejumlah komponen biaya yang memengaruhi jumlah energi yang akhirnya masuk ke meteran.
Baca JugaPeluncuran TFCCA Tandai Komitmen Global Jaga Terumbu Karang Indonesia
Untuk memahami hal tersebut, pelanggan perlu mengetahui konsep dasar token listrik prabayar. Token listrik adalah bentuk pembelian energi, bukan sekadar pengisian saldo uang. Dengan pemahaman ini, pelanggan dapat lebih bijak dalam merencanakan konsumsi listrik sehari-hari.
Perbedaan Token Listrik Dan Pulsa Seluler
Token listrik sering disamakan dengan pulsa seluler, padahal keduanya memiliki konsep yang berbeda. Pulsa seluler merupakan saldo rupiah yang digunakan untuk layanan komunikasi. Sementara itu, token listrik adalah alokasi energi listrik dalam satuan kilowatt hour atau kWh.
Pada sistem prabayar, pelanggan membeli alokasi energi listrik dalam jumlah tertentu. Alokasi ini digunakan oleh seluruh peralatan listrik di rumah dan akan berkurang seiring pemakaian. Karena itu, total energi tersedia dalam satuan kilowatt hour (kWh), jelas EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto.
Perbedaan konsep ini membuat cara menghitung pemakaian menjadi tidak sama. Pulsa seluler habis berdasarkan waktu atau penggunaan layanan. Token listrik berkurang sesuai daya dan durasi penggunaan peralatan listrik.
Nominal Token Dan Komponen Potongan Biaya
PLN menyediakan berbagai pilihan nominal token listrik yang dapat dibeli pelanggan. Nominal tersebut mulai dari Rp20 ribu hingga Rp1 juta sesuai kebutuhan. Namun, nominal yang dibayarkan tidak sepenuhnya dikonversi menjadi energi listrik.
Terdapat potongan yang dikenakan pada setiap pembelian token listrik. Potongan tersebut meliputi Pajak Penerangan Jalan atau PPJ yang ditetapkan pemerintah daerah. Besaran PPJ umumnya sekitar 3 persen dari harga token.
Selain PPJ, terdapat pula biaya administrasi. Nilai biaya administrasi berbeda-beda tergantung kanal pembelian yang digunakan. Aplikasi digital dan minimarket memiliki besaran biaya layanan masing-masing.
Ilustrasi Perhitungan Token Listrik Prabayar
Sebagai ilustrasi, pelanggan rumah tangga golongan R-1/TR dengan daya 1.300 VA dapat dijadikan contoh. Jika pelanggan membeli token listrik sebesar Rp100 ribu, maka akan dikenakan PPJ 3 persen dan biaya administrasi. Nilai bersih yang diterima berkisar antara Rp90 ribu hingga Rp94 ribu.
Dengan tarif dasar listrik Rp1.444,70 per kWh, nilai bersih tersebut setara dengan sekitar 63 hingga 65 kWh. Jumlah inilah yang kemudian masuk ke meteran listrik pelanggan. Energi tersebut akan terus berkurang seiring pemakaian perangkat listrik di rumah.
Perkiraan nilai kWh ini bersifat ilustratif. Nilai sebenarnya dapat sedikit berbeda tergantung golongan daya pelanggan. Biaya administrasi tambahan juga dapat memengaruhi jumlah akhir energi yang diterima.
Cara Membeli Token Listrik Prabayar
Token listrik prabayar dapat dibeli melalui berbagai metode yang mudah diakses. Salah satu cara yang tersedia adalah melalui aplikasi DANA. Pelanggan cukup menginstal aplikasi, memilih menu listrik prabayar, dan memasukkan nomor meteran atau ID pelanggan.
Setelah memilih nominal token dan menyelesaikan pembayaran, kode token 20 digit akan ditampilkan. Kode tersebut kemudian dimasukkan ke meteran listrik di rumah. Proses ini memungkinkan pengisian dilakukan kapan saja melalui ponsel.
Selain aplikasi digital, pembelian juga dapat dilakukan di minimarket terdekat. Pelanggan cukup menyampaikan keinginan membeli token listrik kepada kasir. Setelah pembayaran selesai, struk berisi kode token 20 digit akan diterima untuk dimasukkan ke meteran.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pilihan 5 Tempat Kuliner Kaki Lima Cipete yang Paling Favorit dan Enak
- Kamis, 29 Januari 2026
Berita Lainnya
Kenaikan Harga Minyak Beri Sinyal Positif Stabilitas Energi Global Ke Depan
- Kamis, 29 Januari 2026
Pesantren Daarul Hawariyyin Jadi Contoh Model Pertanian Terpadu Berkelanjutan
- Kamis, 29 Januari 2026
Terpopuler
1.
Batas Aman Konsumsi Telur Harian Untuk Kesehatan Jantung
- 29 Januari 2026
2.
Pantai Melasti Bali Destinasi Favorit Liburan Sekolah Wisatawan
- 29 Januari 2026
3.
10 Destinasi Wisata Bali Ikonik Dari Pantai Hingga Desa
- 29 Januari 2026
4.
OpenAI Rilis Prism Asisten AI Pendukung Riset Ilmiah
- 29 Januari 2026
5.
Rekomendasi Suplemen Penting untuk Kesehatan Usia 50 Tahun
- 29 Januari 2026













