JAKARTA - Rotasi besar-besaran di tubuh Kementerian Keuangan kembali dilakukan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik puluhan pejabat baru, dengan fokus utama pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Langkah ini menandai komitmen pemerintah dalam memperkuat pengawasan arus barang serta menjaga pasar domestik dari tekanan global dan praktik impor ilegal yang kian marak.
Pelantikan yang digelar di Aula Djuanda Kemenkeu, Jakarta, 28 Januari 2026 melibatkan total 27 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II. Dari jumlah tersebut, 22 pejabat berasal dari lingkungan Bea dan Cukai.
Baca JugaPeluncuran TFCCA Tandai Komitmen Global Jaga Terumbu Karang Indonesia
Perombakan ini juga menyentuh posisi strategis di Pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Soekarno-Hatta, dua pintu utama keluar-masuk barang ke Indonesia.
Rotasi Besar di Tubuh Bea dan Cukai
Dalam rotasi kali ini, Bea dan Cukai menjadi institusi dengan jumlah pejabat terbanyak yang dilantik. Hal ini menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap peran DJBC sebagai garda terdepan pengamanan perdagangan dan industri nasional.
Selain 22 pejabat dari DJBC, pelantikan juga mencakup tiga pejabat dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan, satu pejabat dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, serta satu pejabat dari Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan.
Penyebaran rotasi ini dinilai sebagai bagian dari penataan ulang organisasi agar lebih responsif terhadap tantangan ekonomi global.
Perubahan kepemimpinan di wilayah strategis seperti Tanjung Priok dan Soekarno-Hatta menjadi sorotan. Kedua wilayah tersebut selama ini menjadi simpul utama arus impor dan ekspor nasional, sehingga dinilai krusial dalam upaya menekan penyelundupan dan praktik perdagangan tidak sehat.
Strategi Lindungi Pasar Dalam Negeri
Dalam arahannya, Purbaya menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar penyegaran jabatan. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari strategi besar untuk melindungi pasar domestik yang memiliki potensi permintaan sangat besar.
“Di dalam negeri kita punya domestic demand yang besar, ini harus didorong lewat kebijakan fiskal yang tepat. Tapi kalau banyak barang selundupan, maka yang menguasai pasar justru perusahaan-perusahaan dari luar negeri yang bersaing secara tidak fair,” kata Purbaya.
Menurutnya, masuknya barang ilegal ke Indonesia bukan hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga mematikan peluang industri dalam negeri untuk tumbuh. Bea dan Cukai diminta berada di barisan terdepan untuk mencegah praktik tersebut agar persaingan usaha berjalan secara adil.
“Kalau ini dibiarkan, industri kita tidak akan pernah kuat. Yang untung justru produk-produk dari luar negeri yang masuk lewat jalur tidak resmi,” ujarnya.
Amanah Negara Bukan Sekadar Seremoni
Purbaya juga mengingatkan bahwa pelantikan pejabat bukanlah acara formalitas belaka. Setiap jabatan yang diemban merupakan amanah negara sekaligus kepercayaan rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Ini adalah tugas negara dan kepercayaan rakyat. Jangan dilihat sebagai acara formalitas semata,” tuturnya.
Ia menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme aparatur negara, khususnya di sektor yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik dan dunia usaha.
Dengan kepemimpinan baru, Bea dan Cukai diharapkan mampu meningkatkan pengawasan sekaligus pelayanan, tanpa mengorbankan prinsip keadilan dan kepastian hukum.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Berikut daftar pejabat Kementerian Keuangan yang dilantik pada 28 Januari 2026:
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Gatot Sugang Wibowo, S.E., M.M. — Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Imik Eko Putro, S.E. — Direktur Teknis Kepabeanan
Susila Brata, S.E., M.M. — Direktur Fasilitas Kepabeanan
Dr. Djaka Kusmartata, S.A., M.M. — Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai
R. Fadjar Donny Tjahjadi, S.E., M.Si — Direktur Keberatan, Banding, dan Peraturan
Akhmad Rofiq, S.E., M.M. — Direktur Kepatuhan Internal
Priyono Triatmoja, S.E., M.M. — Direktur Penindakan dan Penyidikan
Parjiya, S.H. — Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi
Dwijo Muryono, S.A.P. — Kepala Kanwil DJBC Riau
Sodikin, S.E., M.A. — Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau
Ir. Agus Sudarmadi, M.Sc. — Kepala Kanwil DJBC Sumatera Bagian Timur
Real, S.H. — Kepala Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat
Hendri Darnadi, S.F. — Kepala Kanwil DJBC Jakarta
Agus Yulianto, S.E., M.Ak — Kepala Kanwil DJBC Jawa Tengah dan DIY
Muhamad Lukman, S.E., M.M. — Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur I
Pyan Rubiyanto, M.A. — Kepala Kanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT
Budi Harjanto, S.E., M.M. — Kepala Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat
Ragas Nugroho Tamtomo Putro, S.F., LL.M. — Kepala Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Timur
Martha Octavis, S.E., M.M., M.For.Accy — Kepala Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Selatan
Encap Dudi Ginanjar, S.H. — Kepala Kanwil DJBC Khusus Papua
Achang Noegrana Adhi, S.AP. — Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok
Goky San Parlindungan Aritonang, S.E. — Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Agung Yulianta, S.E., M.Si — Direktur Pengelolaan Kas Negara
Mundi, S.E., S.IP., M.S., Ph.D. — Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan
Tauknid, S.F., M.Sc., IB., M.B.A. — Kepala Kanwil DJPb DIY
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Kusuma Santi Wahyuningsih, S.E., M.Ec. — Tenaga Pengkaji Harmonisasi Kebijakan
Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan
Ayu Sukorini, S.E., M.A. — Direktur Stabilitas Sistem Keuangan dan Sinkronisasi Kebijakan Sektor Keuangan
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Syarat, Jenis, dan Cara Pengajuan KUR BRI 2026 Agar Modal Usaha Cepat Cair
- Kamis, 29 Januari 2026
Tabel KUR Mandiri 2026: Panduan Lengkap Pinjaman Modal Usaha UMKM Bunga Rendah
- Kamis, 29 Januari 2026
Cara Pintar Bayar Virtual Account Bank Gratis Pakai ShopeePay Setiap Bulan
- Kamis, 29 Januari 2026
Berita Lainnya
Kenaikan Harga Minyak Beri Sinyal Positif Stabilitas Energi Global Ke Depan
- Kamis, 29 Januari 2026
Pesantren Daarul Hawariyyin Jadi Contoh Model Pertanian Terpadu Berkelanjutan
- Kamis, 29 Januari 2026












