Endress+Hauser Gandeng INGRAM Perkuat Pengelolaan Sampah Labuan Bajo
- Kamis, 29 Januari 2026
JAKARTA - Upaya menjaga kebersihan lingkungan di kawasan pariwisata prioritas terus membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, persoalan sampah bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut keberlanjutan pariwisata dan kualitas hidup masyarakat setempat.
Kesadaran inilah yang mendorong Endress+Hauser Indonesia mengambil peran aktif melalui program pengelolaan sampah berbasis komunitas yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Baca JugaPeluncuran TFCCA Tandai Komitmen Global Jaga Terumbu Karang Indonesia
Melalui inisiatif bertajuk “Empowering Communities for Better Waste Management”, Endress+Hauser Indonesia memperkuat komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan menggandeng PT Inovasi Gerakan Masyarakat (INGRAM).
Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai langkah berkelanjutan yang diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku dan penguatan sistem pengelolaan sampah di tingkat akar rumput.
Dukungan Perusahaan untuk Lingkungan Labuan Bajo
Dalam pelaksanaan program tersebut, Endress+Hauser Indonesia menyerahkan sebanyak 120 unit tong sampah kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat, Vincensius Gande S.Pd.
Jumlah tong sampah yang diserahkan merepresentasikan jumlah karyawan Endress+Hauser Indonesia, sebagai simbol keterlibatan dan komitmen kolektif seluruh insan perusahaan terhadap pelestarian lingkungan.
Vincensius Gande menegaskan bahwa persoalan sampah masih menjadi salah satu isu utama di Labuan Bajo. Status Manggarai Barat sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) menjadikan kebersihan lingkungan sebagai faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata.
“Sampah masih menjadi salah satu isu utama di Labuan Bajo. Sebagai kawasan pariwisata nasional, kebersihan lingkungan sangat menentukan keberlanjutan pariwisata dan kualitas hidup masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kami mengapresiasi dukungan Endress+Hauser Indonesia yang sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat program pengelolaan sampah berbasis komunitas,” ujarnya.
Dukungan ini dinilai sejalan dengan kebutuhan pemerintah daerah untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam mengatasi persoalan lingkungan yang kompleks dan terus berkembang.
Kolaborasi Bersama INGRAM Berbasis Pemberdayaan
Sebagai bagian dari program berkelanjutan tersebut, Endress+Hauser Indonesia menunjuk PT Inovasi Gerakan Masyarakat (INGRAM) sebagai mitra pelaksana.
INGRAM dikenal sebagai organisasi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat serta pengelolaan lingkungan berbasis komunitas dengan pendekatan praktis dan berkelanjutan.
Program ini dirancang berlangsung selama enam bulan dengan berbagai kegiatan utama. Fokus utama diarahkan pada pendampingan dan pelatihan pengelolaan sampah bagi 50 keluarga, pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, serta penguatan sistem pengangkutan sampah terpilah.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, program ini juga mencakup pengadaan satu unit motor roda tiga untuk pengangkutan sampah serta 200 ember organik yang digunakan sebagai fasilitas pemilahan sampah.
Pendekatan berbasis komunitas dipilih karena dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran dan kebiasaan jangka panjang. Melalui keterlibatan langsung masyarakat, program ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang mudah diterapkan dan berkelanjutan.
Komitmen Endress+Hauser terhadap Keberlanjutan
Corporate Sales Director Endress+Hauser Group Services untuk Asia Tenggara, Korea, dan Jepang sekaligus President Director Endress+Hauser Indonesia, Henry Chia, menegaskan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan nilai perusahaan sebagai perusahaan Eropa yang berkontribusi bagi industri penghasil kebutuhan sehari-hari.
“Endress+Hauser berperan dalam mendukung industri yang menghasilkan produk-produk kebutuhan sehari-hari, seperti susu, minuman, dan kelapa sawit. Di mana pun kami beroperasi, termasuk di Indonesia, kami selalu berupaya tumbuh bersama masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan di Labuan Bajo ini melibatkan sekitar 118 karyawan Endress+Hauser Indonesia yang berasal dari Jakarta, Medan, Surabaya, dan berbagai daerah lainnya. Keterlibatan langsung karyawan menjadi bagian penting dari implementasi nilai keberlanjutan perusahaan.
Lebih lanjut, Henry Chia menambahkan, “Kami bangga dan berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kesempatan kepada Endress+Hauser untuk berkontribusi secara berkelanjutan, termasuk melalui dukungan peralatan tambahan guna mendukung kegiatan lingkungan.”
Sementara itu, Sustainability Manager Endress+Hauser Indonesia, Frida Attila, menegaskan bahwa keberlanjutan telah menjadi komitmen perusahaan dalam seluruh operasionalnya.
“Keberlanjutan menjadi komitmen perusahaan dalam seluruh operasional. Program ini merupakan wujud kontribusi nyata Endress+Hauser kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab,” ujarnya.
Harapan Perubahan Perilaku Masyarakat Lokal
Dari sisi mitra pelaksana, Program Manager PT Inovasi Gerakan Masyarakat, Michaella Karina, menyampaikan komitmen INGRAM untuk mendukung penuh implementasi program tersebut.
“Kami berkomitmen mendampingi Endress+Hauser Indonesia dan masyarakat Labuan Bajo selama enam bulan ke depan melalui pendampingan intensif, penguatan praktik pemilahan sampah, serta pengelolaan sistem yang mudah diterapkan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan ini secara resmi ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Endress+Hauser Indonesia dan PT Inovasi Gerakan Masyarakat. Penandatanganan dilakukan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Labuan Bajo dan disaksikan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
Melalui inisiatif ini, Endress+Hauser Indonesia berharap dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat sekaligus memperkuat pengelolaan sampah berkelanjutan di Labuan Bajo.
Sebagai destinasi pariwisata prioritas nasional, keberhasilan program berbasis komunitas ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Syarat, Jenis, dan Cara Pengajuan KUR BRI 2026 Agar Modal Usaha Cepat Cair
- Kamis, 29 Januari 2026
Tabel KUR Mandiri 2026: Panduan Lengkap Pinjaman Modal Usaha UMKM Bunga Rendah
- Kamis, 29 Januari 2026
Cara Pintar Bayar Virtual Account Bank Gratis Pakai ShopeePay Setiap Bulan
- Kamis, 29 Januari 2026
Berita Lainnya
Kenaikan Harga Minyak Beri Sinyal Positif Stabilitas Energi Global Ke Depan
- Kamis, 29 Januari 2026
Pesantren Daarul Hawariyyin Jadi Contoh Model Pertanian Terpadu Berkelanjutan
- Kamis, 29 Januari 2026












