Menhan Kunjungi Pendidikan Militer di Perbatasan Indonesia-Timor Leste
- Jumat, 23 Januari 2026
JAKARTA - Pada Kamis, 22 Januari 2026, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja yang penting ke Fakultas Vokasi Logistik Militer (FVLM) Universitas Pertahanan, yang terletak di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat pendidikan vokasi yang terkait dengan kebutuhan pertahanan negara, serta untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di kawasan perbatasan Indonesia-Timor Leste.
Menurut Sjafrie, kunjungan tersebut memiliki tujuan strategis untuk memperlihatkan komitmen pemerintah dalam menciptakan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan nyata pertahanan negara.
Baca JugaLayanan SIM Keliling Jakarta Siap Bantu Perpanjang SIM Di Lima Lokasi
Selain itu, pendidikan tersebut diharapkan bisa menjadi sarana untuk membangun SDM yang kompeten, profesional, serta terampil di wilayah perbatasan yang menjadi garis depan pertahanan Indonesia.
Pendidikan Vokasi Militer di Perbatasan: Fokus pada Pengembangan SDM
Dalam kunjungannya, Sjafrie menerima paparan dari Dekan Fakultas Vokasi Logistik Militer tentang berbagai hal penting terkait dengan kegiatan pendidikan yang dilaksanakan di kampus tersebut.
Paparan ini mencakup kondisi kampus, pelaksanaan program pendidikan vokasi logistik militer, serta capaian akademik dan nonakademik para kadet yang ada di FVLM. Dekan juga menjelaskan tentang rencana pengembangan sarana dan prasarana yang berbasis praktik, guna meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.
Pendidikan vokasi militer di wilayah perbatasan memang memiliki tantangan tersendiri, mengingat pentingnya mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga paham akan kondisi geografis dan geopolitik yang sangat dinamis.
Dengan memberikan pelatihan praktis serta teoritis, FVLM bertujuan untuk menyiapkan para kadet dengan keterampilan yang langsung bisa diterapkan dalam situasi yang nyata di lapangan, khususnya dalam bidang logistik militer yang sangat diperlukan dalam operasional pertahanan negara.
Fasilitas dan Pengembangan Sarana Praktik di FVLM
Setelah menerima paparan tentang perkembangan akademik di FVLM, Menteri Sjafrie melakukan tur keliling kampus untuk mengecek berbagai fasilitas yang ada. Ia mengunjungi ruang perkuliahan, area praktik, serta fasilitas penunjang pendidikan yang ada di kampus tersebut.
Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk memastikan bahwa proses pendidikan berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan, relevan dengan kebutuhan pertahanan negara, serta seimbang antara teori dan praktik. Hal ini sangat penting, karena pendidikan vokasi militer tidak hanya mengajarkan pengetahuan teori saja, tetapi juga keterampilan praktis yang dibutuhkan oleh para kadet dalam mendukung pertahanan Indonesia.
Menteri Sjafrie juga menekankan pentingnya fasilitas yang dapat mendukung latihan praktis, seperti area untuk simulasi logistik militer, yang dapat menggambarkan situasi nyata yang mungkin dihadapi oleh tentara di lapangan.
Dengan adanya sarana ini, diharapkan para kadet bisa mendapatkan pengalaman langsung yang berguna saat mereka terjun ke dunia militer yang sesungguhnya.
Motivasi untuk Para Kadet: Menjadi Pengabdi Bangsa yang Berkarakter
Di sela-sela kegiatan tersebut, Menteri Sjafrie juga meluangkan waktu untuk bertemu dengan sejumlah kadet di kampus FVLM. Pada kesempatan ini, beliau memberikan motivasi dan pesan-pesan penting kepada para kadet.
Sjafrie menekankan bahwa sebagai insan pertahanan, penting bagi setiap kadet untuk memiliki disiplin yang tinggi, integritas yang kuat, serta semangat pengabdian yang tulus.
“Saya tekankan kepada para kadet untuk selalu menjaga disiplin, integritas, dan semangat pengabdian sebagai fondasi utama dalam menjadi insan pertahanan yang berkarakter. Ini adalah kunci untuk menjadi prajurit yang kompeten dan peduli pada bangsa,” kata Sjafrie.
Pesan ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi militer tidak hanya mengutamakan keterampilan teknis semata, tetapi juga pembangunan karakter yang menjadi landasan dari setiap tindakan seorang prajurit.
Kunker yang Menginspirasi dan Menegaskan Komitmen Pemerintah
Rangkaian kunjungan kerja Menteri Pertahanan di Fakultas Vokasi Logistik Militer ini ditutup dengan acara makan siang bersama para kadet. Hal ini menjadi simbol dari hubungan yang erat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan para calon prajurit yang akan membela negara di masa depan.
Kunjungan tersebut tidak hanya penting sebagai langkah pemerintah untuk memastikan kualitas pendidikan vokasi militer yang relevan dengan kebutuhan pertahanan negara, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam memperkuat SDM di wilayah perbatasan.
Sebagai salah satu titik penting dalam upaya membangun ketahanan nasional, pendidikan vokasi di daerah-daerah strategis seperti perbatasan menjadi sangat relevan dan diperlukan untuk memastikan bahwa negara memiliki pasukan yang tangguh, terlatih, dan siap menghadapi berbagai tantangan.
Dengan adanya pendidikan yang berkualitas di daerah perbatasan, Indonesia akan dapat meningkatkan kemampuan pertahanan di wilayah-wilayah yang rawan, sekaligus memberikan peluang bagi generasi muda di daerah tersebut untuk berkontribusi dalam menjaga kedaulatan negara.
Meningkatkan Kualitas Pendidikan untuk Pertahanan Negara
Secara keseluruhan, kunjungan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ke Fakultas Vokasi Logistik Militer di Kabupaten Belu, NTT, merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah untuk memperkuat sektor pendidikan vokasi di Indonesia.
Khususnya, pendidikan vokasi militer yang dapat menghasilkan SDM berkualitas untuk mendukung pertahanan negara, terutama di daerah-daerah yang menjadi garda terdepan seperti perbatasan Indonesia-Timor Leste.
Melalui berbagai upaya ini, Indonesia bertekad untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan siap menghadapi tantangan besar dalam menjaga kedaulatan negara.
Dengan demikian, pendidikan vokasi militer di perbatasan ini akan menjadi bagian integral dari strategi pertahanan nasional Indonesia yang lebih baik di masa depan.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
BPBD Jakarta Peringatkan Hujan Lebat Potensial Guyur Ibu Kota Hingga 24 Januari
- Jumat, 23 Januari 2026
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Masih Dibuka di 14 Lokasi Jadetabek
- Jumat, 23 Januari 2026
Wamenag Tekankan Kualitas Layanan KUA Harus Meningkat dan Tidak Lambat
- Jumat, 23 Januari 2026
Berita Lainnya
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Masih Dibuka di 14 Lokasi Jadetabek
- Jumat, 23 Januari 2026
Wamenag Tekankan Kualitas Layanan KUA Harus Meningkat dan Tidak Lambat
- Jumat, 23 Januari 2026
Terpopuler
1.
Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat yang Efektif
- 23 Januari 2026
2.
Pakar Hati-Hati! Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump
- 23 Januari 2026









