Prabowo Tegaskan Pendidikan sebagai Fondasi Utama Kemajuan Bangsa Indonesia di Era Global
- Kamis, 22 Januari 2026
JAKARTA - Arah pembangunan nasional Indonesia kembali ditegaskan pemerintah dengan menempatkan pendidikan sebagai pilar utama kemajuan bangsa. Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam forum internasional di London.
Presiden Prabowo menyampaikan pandangan tersebut saat berbicara pada UK–Indonesia Education Roundtable. Forum itu dihadiri oleh perwakilan sejumlah universitas terkemuka dari Inggris.
Kegiatan diskusi pendidikan tersebut berlangsung di Lancaster House, London. Presiden Prabowo hadir pada Selasa, 20 Januari 2026, untuk memaparkan visi dan kebijakan pendidikan nasional Indonesia.
Baca JugaJamaah Haji 2026 Dilarang Jalan Kaki Dari Muzdalifah Menuju Mina
Dalam forum tersebut, Presiden menekankan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dari kualitas pendidikannya. Pendidikan disebut sebagai fondasi utama untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
“Saya yakin bahwa pendidikan adalah kunci keberhasilan suatu bangsa. Untuk menjadi bangsa yang sukses, kita harus memiliki pendidikan terbaik yang dapat dicapai,” ujar Presiden Prabowo.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan arah kebijakan pemerintah dalam membangun sumber daya manusia. Presiden menilai investasi di sektor pendidikan merupakan langkah strategis jangka panjang.
Pendidikan sebagai Jawaban Tantangan Abad ke-21
Menurut Presiden Prabowo, abad ke-21 merupakan era yang ditandai oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kondisi ini menuntut negara untuk memiliki sistem pendidikan yang adaptif dan berkualitas.
Presiden menyampaikan bahwa pendidikan menjadi instrumen terpenting dalam menghadapi tantangan global. Tanpa pendidikan yang kuat, suatu bangsa akan sulit bersaing di tingkat internasional.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam mengatasi kemiskinan. Melalui pendidikan, masyarakat dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk meningkatkan taraf hidup.
Selain sebagai alat pengentasan kemiskinan, pendidikan juga dinilai berperan dalam mewujudkan keadilan sosial. Presiden menegaskan bahwa akses pendidikan harus merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Presiden Prabowo menyoroti keterkaitan antara pendidikan dan layanan kesehatan. Kedua sektor tersebut dinilai saling melengkapi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Pendidikan yang baik tanpa dukungan kesehatan yang memadai dinilai tidak akan menghasilkan hasil optimal. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen memperkuat kedua sektor tersebut secara bersamaan.
Presiden juga menegaskan bahwa pembangunan manusia menjadi fokus utama pemerintahannya. Investasi pada manusia dianggap sebagai kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Dengan kualitas pendidikan yang baik, generasi muda diharapkan mampu menghadapi perubahan zaman. Presiden menilai hal ini sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju dan mandiri.
Pembangunan Sekolah Berasrama dan Transformasi Sistem Pendidikan
Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo memaparkan sejumlah kebijakan pendidikan nasional. Salah satu kebijakan utama adalah pembangunan sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program sekolah berasrama tersebut bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan. Pemerintah menilai lingkungan pendidikan yang terintegrasi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.
Hingga saat ini, pemerintah telah membangun dan mengoperasikan 166 sekolah berasrama. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Keberadaan sekolah berasrama diharapkan memberikan akses pendidikan yang lebih merata. Anak-anak dari keluarga prasejahtera dapat memperoleh pendidikan berkualitas tanpa hambatan ekonomi.
Selain sekolah berasrama untuk keluarga kurang mampu, pemerintah juga merencanakan pembangunan sekolah bagi peserta didik berprestasi. Sekolah ini dirancang untuk mengembangkan potensi akademik secara maksimal.
Pemerintah juga menyiapkan konsep sekolah terpadu bagi kelompok menengah. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berjenjang.
Di sisi lain, pengajaran digital jarak jauh terus diperluas. Kebijakan ini ditujukan untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.
Melalui sistem pembelajaran jarak jauh, sekolah-sekolah di daerah dapat mengakses guru-guru terbaik. Presiden menilai teknologi digital sebagai solusi pemerataan kualitas pendidikan.
“Inilah cara kita melakukan lompatan kemajuan karena kita mengakui masih tertinggal dalam standar pendidikan,” kata Presiden.
Pernyataan tersebut mencerminkan kesadaran pemerintah terhadap tantangan yang dihadapi sektor pendidikan. Presiden menekankan pentingnya keberanian untuk berbenah dan berinovasi.
Transformasi pendidikan dinilai tidak bisa dilakukan secara parsial. Pemerintah berupaya melakukan pembenahan menyeluruh dari sisi infrastruktur hingga metode pengajaran.
Peningkatan kualitas guru juga menjadi bagian penting dari agenda pendidikan nasional. Presiden menilai guru sebagai ujung tombak keberhasilan pendidikan.
Komitmen Kolaborasi Internasional untuk Pendidikan Indonesia
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kerja sama internasional. Kolaborasi global dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Dalam forum tersebut, Presiden menyampaikan komitmen untuk memperluas kerja sama dengan universitas-universitas unggulan Inggris. Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.
Presiden menilai universitas Inggris memiliki reputasi global dalam bidang akademik. Kolaborasi ini diharapkan dapat membawa transfer pengetahuan dan teknologi ke Indonesia.
Kerja sama internasional juga dipandang sebagai sarana memperkuat kapasitas riset nasional. Presiden menekankan pentingnya riset dalam mendukung inovasi dan daya saing bangsa.
Selain itu, kolaborasi global dapat membuka peluang pertukaran pelajar dan dosen. Program ini diharapkan memperkaya wawasan dan pengalaman akademik.
Presiden menutup pemaparannya dengan menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun pendidikan berkelas dunia. Pemerintah ingin memastikan generasi muda Indonesia siap bersaing secara global.
Pendidikan yang kuat dinilai sebagai investasi jangka panjang yang menentukan masa depan bangsa. Presiden menegaskan bahwa pembangunan pendidikan akan terus menjadi prioritas utama.
Dengan visi tersebut, Indonesia diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul. Pendidikan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Investasi dan Strategi Keuangan Cerdas Agar Gaji Rp 5 Juta Tetap Aman Sampai Akhir Bulan
- Kamis, 22 Januari 2026
Investasi Keamanan Bisnis Lewat Dana Darurat Agar Usaha Tetap Bertahan di Tengah Krisis
- Kamis, 22 Januari 2026
Investasi Arus Kas Sehat untuk Keuangan Pribadi dan Bisnis yang Stabil Jangka Panjang
- Kamis, 22 Januari 2026
Investasi Masa Depan Sejak Gaji Pertama, Strategi Keuangan Gen Z di 2026
- Kamis, 22 Januari 2026
Jadwal Terbaru Kereta Bandara YIA 22 Januari 2026 Lengkap dengan Tarif dan Rute
- Kamis, 22 Januari 2026
Berita Lainnya
Indonesia Resmi Bergabung Dewan Perdamaian Gaza Dukung Stabilitas Palestina
- Kamis, 22 Januari 2026
Indonesia dan Aljazair Jajaki Kerja Sama Strategis Pendidikan Tinggi Internasional
- Kamis, 22 Januari 2026
Persiapan Haji 2026: Garuda dan Saudi Airlines Siapkan Penerbangan untuk Jemaah
- Kamis, 22 Januari 2026


.jpg)









