BPJS Kesehatan Sediakan Skrining Gratis, Cara Mudah Deteksi Penyakit Sejak Dini
- Kamis, 22 Januari 2026
JAKARTA - Upaya pencegahan penyakit kini semakin mudah dilakukan oleh masyarakat tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan. BPJS Kesehatan menghadirkan layanan skrining kesehatan gratis yang bisa diakses secara mandiri.
Layanan ini ditujukan bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Tujuannya adalah mendeteksi gejala awal penyakit sejak dini.
Melalui layanan Skrining Riwayat Kesehatan atau SRK, peserta dapat mengetahui potensi risiko penyakit kronis. Proses skrining dilakukan dalam bentuk pengisian kuesioner.
Baca JugaJamaah Haji 2026 Dilarang Jalan Kaki Dari Muzdalifah Menuju Mina
Kuesioner tersebut harus diisi secara jujur sesuai kondisi kesehatan peserta. Data yang dimasukkan akan diolah secara otomatis oleh sistem.
Hasil skrining nantinya akan memberikan gambaran kondisi kesehatan peserta. Selain itu, sistem juga akan memberikan rekomendasi tindak lanjut.
Peserta dengan risiko tertentu akan diarahkan untuk berkonsultasi ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Langkah ini dilakukan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Fungsi Skrining Kesehatan bagi Peserta BPJS
Layanan skrining kesehatan ini dirancang sebagai upaya preventif. BPJS Kesehatan ingin mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya.
Dengan mengetahui risiko penyakit sejak awal, peserta dapat mengambil langkah pencegahan. Pola hidup sehat menjadi salah satu rekomendasi utama.
Sistem skrining membantu mendeteksi kemungkinan penyakit kronis. Penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung bisa teridentifikasi lebih awal.
Peserta tidak perlu melakukan pemeriksaan medis langsung untuk tahap awal. Cukup mengisi kuesioner yang tersedia secara online.
Kuesioner mencakup data diri dan riwayat kesehatan keluarga. Selain itu, terdapat pertanyaan mengenai kebiasaan dan pola hidup sehari-hari.
Jawaban peserta akan dianalisis oleh sistem BPJS Kesehatan. Hasilnya ditampilkan secara langsung setelah pengisian selesai.
Peserta dengan hasil risiko rendah tetap disarankan menjaga gaya hidup sehat. Pola makan, aktivitas fisik, dan istirahat menjadi faktor penting.
Bagi peserta dengan risiko sedang atau tinggi, tindak lanjut sangat dianjurkan. Konsultasi ke fasilitas kesehatan menjadi langkah berikutnya.
BPJS Kesehatan berharap skrining ini dimanfaatkan secara rutin. Deteksi dini dinilai lebih efektif dibanding penanganan saat penyakit sudah berkembang.
Cara Skrining Melalui Aplikasi Mobile JKN
BPJS Kesehatan menyediakan kanal skrining melalui aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini dapat diunduh dan digunakan oleh seluruh peserta.
Langkah pertama adalah membuka aplikasi Mobile JKN di perangkat. Pastikan aplikasi sudah terpasang dan diperbarui.
Peserta kemudian melakukan login menggunakan Nomor Induk Kependudukan dan kata sandi. Akun harus terdaftar terlebih dahulu.
Setelah berhasil masuk, peserta akan melihat halaman utama aplikasi. Menu “Skrining Riwayat Kesehatan” tersedia di dalamnya.
Peserta diminta memilih menu tersebut untuk memulai proses. Selanjutnya klik tombol “Mulai” pada halaman skrining.
Kuesioner akan ditampilkan secara bertahap di layar. Peserta diminta mengisi seluruh pertanyaan yang tersedia.
Pertanyaan mencakup data diri peserta secara umum. Selain itu, riwayat kesehatan pribadi juga menjadi bagian penting.
Riwayat kesehatan keluarga turut dimasukkan dalam kuesioner. Informasi ini membantu sistem dalam menganalisis risiko.
Pola hidup seperti kebiasaan merokok dan aktivitas fisik juga ditanyakan. Semua jawaban harus diisi sesuai kondisi sebenarnya.
Setelah seluruh pertanyaan selesai dijawab, peserta menekan tombol “Simpan” atau “Kirim”. Proses pengiriman data berlangsung singkat.
Hasil skrining akan langsung muncul di layar perangkat. Peserta dapat membaca hasil analisis secara mandiri.
Alternatif Skrining Melalui Situs Resmi
Selain aplikasi, skrining juga dapat dilakukan melalui situs resmi BPJS Kesehatan. Kanal ini dapat diakses melalui browser internet.
Peserta cukup membuka halaman web skrining BPJS Kesehatan. Halaman tersebut dapat diakses kapan saja.
Pada halaman awal, peserta diminta memasukkan NIK. Tanggal lahir dan kode captcha juga perlu diisi.
Setelah data dimasukkan, peserta menekan tombol “Cari Peserta”. Sistem akan memverifikasi data secara otomatis.
Jika data sesuai, peserta diarahkan ke halaman persetujuan. Peserta harus membaca dan menyetujui ketentuan yang ada.
Setelah menyetujui, kuesioner skrining akan ditampilkan. Proses pengisian dilakukan secara online.
Peserta harus menjawab seluruh pertanyaan dengan lengkap. Data diri dan riwayat kesehatan menjadi bagian utama.
Setelah selesai, peserta menekan tombol “Setuju” dan “Simpan”. Data skrining kemudian diproses oleh sistem.
Hasil skrining akan langsung ditampilkan di layar. Peserta dapat melihat kategori risiko yang diperoleh.
Peserta dengan hasil risiko rendah disarankan mempertahankan gaya hidup sehat. Pencegahan tetap menjadi langkah utama.
Bagi peserta dengan risiko sedang atau tinggi, BPJS Kesehatan menganjurkan kunjungan ke FKTP. Pemeriksaan lanjutan seperti tes darah dapat dilakukan.
Pemeriksaan tekanan darah rutin juga disarankan bagi peserta berisiko. Langkah ini bertujuan mencegah penyakit berkembang lebih parah.
Layanan skrining ini dapat dimanfaatkan secara berkala. BPJS Kesehatan berharap masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Investasi dan Strategi Keuangan Cerdas Agar Gaji Rp 5 Juta Tetap Aman Sampai Akhir Bulan
- Kamis, 22 Januari 2026
Investasi Keamanan Bisnis Lewat Dana Darurat Agar Usaha Tetap Bertahan di Tengah Krisis
- Kamis, 22 Januari 2026
Investasi Arus Kas Sehat untuk Keuangan Pribadi dan Bisnis yang Stabil Jangka Panjang
- Kamis, 22 Januari 2026
Investasi Masa Depan Sejak Gaji Pertama, Strategi Keuangan Gen Z di 2026
- Kamis, 22 Januari 2026
Jadwal Terbaru Kereta Bandara YIA 22 Januari 2026 Lengkap dengan Tarif dan Rute
- Kamis, 22 Januari 2026
Berita Lainnya
Indonesia Resmi Bergabung Dewan Perdamaian Gaza Dukung Stabilitas Palestina
- Kamis, 22 Januari 2026
Indonesia dan Aljazair Jajaki Kerja Sama Strategis Pendidikan Tinggi Internasional
- Kamis, 22 Januari 2026
Persiapan Haji 2026: Garuda dan Saudi Airlines Siapkan Penerbangan untuk Jemaah
- Kamis, 22 Januari 2026


.jpg)









