JAKARTA - Tekanan hidup sering kali datang tanpa tanda yang jelas, namun dampaknya dapat langsung dirasakan dalam keseharian. Respons tubuh, perubahan emosi, hingga kebiasaan kecil yang tiba-tiba berubah bisa menjadi sinyal bahwa seseorang sedang berada dalam kondisi tertekan. Di balik gejala yang tampak sepele, stres bekerja memengaruhi cara seseorang berpikir, berperilaku, dan merasakan keseharian.
Psikolog Sani B. Hermawan menjelaskan bahwa stres muncul ketika seseorang menghadapi tekanan tetapi merasa tidak memiliki cukup kemampuan untuk mengatasinya. Gambaran ini menunjukkan bahwa stres bukan hanya soal peristiwa besar, tetapi juga bagaimana seseorang menilai kemampuan dirinya sendiri.
“Makanya kadang-kadang kalau kita stres tuh ada perilaku (respons tubuh) yang muncul, misalnya, diri kita kagetan, kadang banyak bengong, kadang jadi sensitif,” ujar Psikolog Sani
Baca JugaBahaya Memencet Jerawat di Area Wajah Ini yang Jarang Disadari Banyak Orang
Ia menambahkan bahwa gejala stres bisa merembet ke aspek fisik, seperti tubuh menjadi lebih mudah lelah, hingga munculnya gangguan tidur. “Kita secara emosional jadi mudah marah, atau secara perilaku misalnya jadi enggak bisa tidur, terus secara fisik juga badan juga jadi kayaknya lemas terus, itu kan gejala stres,” jelas Direktur Lembaga Psikologi Daya Insani tersebut.
Melihat rentannya stres menyusup ke dalam aktivitas harian, memahami cara mengelola tekanan menjadi penting. Apalagi, setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam menanggapi tekanan, sehingga kemampuan mengenali gejala diri sendiri menjadi langkah pertama untuk mengembalikan keseimbangan.
Gejala Stres yang Sering Tak Disadari
Stres bukan kondisi yang selalu tampak mencolok. Banyak orang mengalaminya tanpa sadar, bahkan menganggap beberapa gejala sebagai hal biasa. Misalnya, mudah kaget, sulit berkonsentrasi, atau sering terdiam tanpa sebab. Dalam jangka panjang, tubuh pun mulai memberikan reaksi berupa ketegangan otot, napas terasa berat, dan tubuh lebih cepat lelah.
Beberapa perubahan perilaku juga dapat menjadi penanda. Seseorang mungkin lebih sensitif, cepat tersinggung, atau mengalami pola tidur yang berubah drastis. Gangguan tidur adalah salah satu tanda yang paling banyak muncul. Seiring waktu, kondisi ini berpotensi mengganggu produktivitas dan kualitas hidup.
Psikolog Sani menegaskan pentingnya menyadari perubahan kecil ini. Bagi sebagian orang, stres yang tak tertangani bisa memengaruhi kemampuan mengambil keputusan atau mengelola emosi. Oleh sebab itu, mengenali gejala stres sejak dini dapat membantu mencegah timbulnya gangguan yang lebih berat.
Langkah Praktis Meredakan Stres Sehari-Hari
Untuk membantu mengurangi tekanan mental yang menumpuk, berikut tips meredakan stres yang disampaikan Psikolog Sani serta beberapa praktik yang umum dilakukan dalam keseharian. Semua langkah ini tetap merujuk pada isi asli artikel, namun disajikan dengan format poin angka seperti yang diminta:
1. Tarik napas dalam dan lakukan relaksasi
Teknik napas dalam adalah cara sederhana namun efektif menurunkan ketegangan otot dan menenangkan pikiran. Menurut Psikolog Sani, teknik ini merupakan bentuk regulasi emosi yang bisa dilakukan kapan saja. Ia juga menekankan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan untuk ketenangan batin serta mencari dukungan dari orang-orang terpercaya.
2. Batasi paparan media sosial
Informasi yang berlebihan di media sosial dapat memicu kecemasan. Mengambil jeda dari konten yang membuat stres membantu pikiran lebih jernih dan mengurangi beban mental yang tak disadari.
3. Menekuni hobi dan aktivitas positif
Melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti membaca, memasak, atau berkebun dapat merangsang hormon bahagia seperti endorfin. Hobi bukan sekadar pengisi waktu, tetapi juga media menenangkan pikiran dan menurunkan tekanan.
4. Olahraga dan aktivitas fisik
Gerakan ringan seperti berjalan kaki, yoga, atau senam membantu melancarkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, serta memperbaiki kualitas tidur.
5. Mendekatkan diri kepada Tuhan dan berbagi dengan orang terpercaya
Bagi sebagian orang, spiritualitas memberikan ketenangan emosional. Doa, meditasi, atau sekadar berbicara kepada seseorang yang dipercaya dapat membantu meredakan rasa sesak yang muncul akibat tekanan.
6. Kenali gejala stres dan cari bantuan profesional bila perlu
Mengenali tanda stres menjadi langkah awal penanganan. Jika gejala semakin mengganggu aktivitas, berkonsultasi dengan psikolog dapat membantu menemukan akar masalah dan strategi pengelolaan yang tepat. Banyak layanan konsultasi psikologi yang tersedia dan dapat dimanfaatkan secara gratis.
Pentingnya Memahami Diri dalam Mengatasi Stres
Pada akhirnya, kunci mengatasi stres adalah kemampuan untuk memahami kondisi diri sendiri. Setiap individu memiliki sumber daya internal yang dapat dikembangkan, mulai dari teknik relaksasi sederhana hingga kebiasaan sehat yang dilakukan secara konsisten.
Psikolog Sani menekankan bahwa langkah-langkah kecil bisa memberi dampak besar jika dilakukan secara rutin. Dengan mengenali batasan diri, memanfaatkan dukungan sosial, serta menerapkan kebiasaan positif, seseorang dapat mengelola tekanan sehari-hari sebelum berkembang menjadi masalah kesehatan fisik maupun mental yang lebih serius.
Muhammad Anan Ardiyan
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Layanan SIM Keliling Jakarta Siap Bantu Perpanjang SIM Di Lima Lokasi
- Jumat, 23 Januari 2026
BPBD Jakarta Peringatkan Hujan Lebat Potensial Guyur Ibu Kota Hingga 24 Januari
- Jumat, 23 Januari 2026
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Masih Dibuka di 14 Lokasi Jadetabek
- Jumat, 23 Januari 2026
Wamenag Tekankan Kualitas Layanan KUA Harus Meningkat dan Tidak Lambat
- Jumat, 23 Januari 2026
Berita Lainnya
Alasan Tekstur Makanan Basah Kucing Berserat Justru Lebih Sehat dan Bernutrisi Tinggi
- Jumat, 23 Januari 2026
Cara Cerdas Menikmati Nasi Putih Tanpa Takut Gula Darah Naik Drastis
- Jumat, 23 Januari 2026
Waspada Salah Kombinasi Buah, Ini Aturan Aman Konsumsi Agar Pencernaan Tetap Sehat
- Jumat, 23 Januari 2026
16 Oleh-Oleh Khas Okinawa yang Wajib Dibawa Pulang Saat Liburan ke Jepang
- Jumat, 23 Januari 2026
11 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Santai di Jawa Tengah
- Jumat, 23 Januari 2026
Terpopuler
1.
9 Tanda Tubuh Overdosis Garam yang Wajib Diwaspadai
- 23 Januari 2026
2.
Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat yang Efektif
- 23 Januari 2026
3.
Pakar Hati-Hati! Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump
- 23 Januari 2026












