JAKARTA - Persepsi wisatawan terhadap kebersihan sebuah kota ternyata dapat memberikan gambaran yang jauh berbeda dari citra yang selama ini dikenal publik. Hal inilah yang terlihat dalam laporan terbaru mengenai kota-kota terkotor di dunia, yang dihimpun berdasarkan ulasan pengunjung di Google.
Menariknya, beberapa kota yang sering menjadi destinasi impian justru masuk dalam daftar tersebut, bahkan salah satunya menduduki posisi teratas sebagai kota terkotor menurut persepsi wisatawan.
Temuan ini muncul dari riset Radical Storage, perusahaan penyimpanan bagasi global, yang menganalisis lebih dari 70.000 ulasan dengan kata kunci “bersih” dan “kotor” dari 100 kota tujuan wisata.
Baca JugaBahaya Memencet Jerawat di Area Wajah Ini yang Jarang Disadari Banyak Orang
Hasil penelitian ini memunculkan diskusi baru tentang bagaimana kebersihan kota—atau kurangnya kebersihan—dapat memengaruhi pengalaman wisata, terutama di era ketika ulasan digital sangat mudah diakses dan menjadi rujukan banyak orang. Banyak kota yang selama ini dipandang menawan ternyata tidak sepenuhnya bebas dari masalah lingkungan dan pengelolaan sampah.
Sorotan Negatif yang Menyeret Budapest hingga Roma
Dalam daftar yang dipublikasikan, Budapest di Hungaria menjadi sorotan utama karena dianggap sebagai kota terkotor menurut ulasan wisatawan. Lebih dari 37,9 persen ulasan menggambarkan kota ini dalam kondisi kotor, dengan pengelolaan limbah yang dinilai tidak mampu mengimbangi lonjakan wisatawan. Budapest yang dikenal dengan bangunan bersejarah dan panorama memukau, rupanya menghadapi tantangan serius dalam menjaga kebersihan ruang publiknya.
Di posisi berikutnya, Roma di Italia turut mendapat cap negatif dari wisatawan. Kota yang dikenal sebagai pusat sejarah dunia ini menerima 35,7 persen ulasan yang menyebut kondisi kotanya kotor. Beberapa pengunjung bahkan secara terang-terangan mengungkapkan kekecewaannya.
"Saya mengunjungi Roma (dari Irlandia) untuk ketiga kalinya dalam 20 tahun. Dari apa yang saya lihat, itu selalu kotor," keluh seorang wisatawan.
Komentar lain pun senada, menyoroti bagaimana tumpukan sampah bisa ditemukan di beberapa sudut kota.
"Roma adalah kota yang benar-benar indah, tetapi masalah sampahnya benar-benar menjijikkan," tulis pengulas lainnya.
Tak hanya Roma, tiga kota Italia lainnya turut masuk ke dalam daftar sepuluh besar kota terkotor dunia. Fakta ini cukup mengejutkan, mengingat Italia adalah salah satu destinasi favorit wisatawan global.
Las Vegas hingga Kota-Kota Eropa Lain yang Terseret
Las Vegas, kota yang dikenal dengan kehidupan malamnya yang gemerlap, menempati posisi berikutnya. Kota ini mendapatkan 35,7 persen ulasan yang menilai kebersihannya buruk.
Seorang pengulas TripAdvisor bahkan menyamakan Las Vegas dengan “tempat pembuangan sampah,” menyoroti keberadaan kotoran, urine, asap ganja yang mengepul dari berbagai sudut, dan banyaknya tunawisma yang memalak wisatawan.
“Mengingat kehidupan malam 24 jam dan pergantian pengunjung yang sangat besar, mungkin tidak mengherankan bahwa menjaga jalan yang bersih adalah sebuah tantangan,” tulis Radical Storage dalam laporannya.
Meski demikian, Las Vegas tidak tinggal diam. Otoritas setempat terus menggencarkan program Pick It Up Las Vegas yang berfokus membersihkan saluran pembuangan badai, terowongan, jalan-jalan umum, hingga taman.
Sementara itu, beberapa kota Eropa lain seperti Paris, Milan, dan Frankfurt juga masuk dalam daftar. Kota-kota yang selama ini dikenal sebagai pusat seni, mode, dan bisnis ternyata turut menerima kritik dari wisatawan mengenai kebersihan ruang publiknya. Dari tumpukan sampah, kurangnya fasilitas kebersihan, hingga vandalisme, berbagai faktor turut memengaruhi persepsi tersebut.
Daftar Lengkap Kota Terkotor Berdasarkan Ulasan Wisatawan
Hasil analisis Radical Storage menghasilkan daftar sepuluh kota terkotor berdasarkan persentase ulasan yang menilai kondisi kota tersebut kotor. Daftar ini menunjukkan betapa persepsi wisatawan dapat berbeda jauh dari citra publik sebuah kota, terutama bagi negara-negara yang dikenal populer sebagai destinasi wisata dunia.
1. Budapest, Hungaria (37,9 persen)
2. Roma, Italia (35,7 persen)
3. Las Vegas, AS (35,7 persen)
4. Florence, Italia (29,6 persen)
5. Paris, Prancis (28,2 persen)
6. Milan, Italia (26,8 persen)
7. Verona, Italia (26,2 persen)
8. Frankfurt, Jerman (24,6 persen)
9. Brussels, Belgia (24,4 persen)
10. Kairo, Mesir (23,6 persen)
Empat kota dari Italia yang masuk daftar ini menjadi catatan tersendiri, menunjukkan bahwa popularitas sebuah destinasi tidak otomatis sejalan dengan kualitas pengelolaan kebersihannya. Dengan semakin terbukanya akses terhadap ulasan publik, persepsi kebersihan kota akan semakin berpengaruh terhadap keputusan wisatawan di masa depan.
Muhammad Anan Ardiyan
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Layanan SIM Keliling Jakarta Siap Bantu Perpanjang SIM Di Lima Lokasi
- Jumat, 23 Januari 2026
BPBD Jakarta Peringatkan Hujan Lebat Potensial Guyur Ibu Kota Hingga 24 Januari
- Jumat, 23 Januari 2026
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Masih Dibuka di 14 Lokasi Jadetabek
- Jumat, 23 Januari 2026
Wamenag Tekankan Kualitas Layanan KUA Harus Meningkat dan Tidak Lambat
- Jumat, 23 Januari 2026
Berita Lainnya
Alasan Tekstur Makanan Basah Kucing Berserat Justru Lebih Sehat dan Bernutrisi Tinggi
- Jumat, 23 Januari 2026
Cara Cerdas Menikmati Nasi Putih Tanpa Takut Gula Darah Naik Drastis
- Jumat, 23 Januari 2026
Waspada Salah Kombinasi Buah, Ini Aturan Aman Konsumsi Agar Pencernaan Tetap Sehat
- Jumat, 23 Januari 2026
16 Oleh-Oleh Khas Okinawa yang Wajib Dibawa Pulang Saat Liburan ke Jepang
- Jumat, 23 Januari 2026
11 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Santai di Jawa Tengah
- Jumat, 23 Januari 2026
Terpopuler
1.
9 Tanda Tubuh Overdosis Garam yang Wajib Diwaspadai
- 23 Januari 2026
2.
Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat yang Efektif
- 23 Januari 2026
3.
Pakar Hati-Hati! Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump
- 23 Januari 2026












